5 Keistimewaa Wanita dalam Pandangan Islam

Rate this post

Islam

Allah menurunkan agama Islam untuk menyempurnakan akhlak dan mengatur kehidupan manusia agar damai dan harmonis, termasuk memperbaiki derajat kaum wanita agar tidak bisa diperlakukan sesuka hati.

Keistimewaan Wanita dalam Islam

Dalam Islam, wanita adalah makhluk yang istimewa, bahkan di dalam Al-Quran ada sebuah surat bernama An-Nisa yang berarti Perempuan. Ada beberapa keistimewaan wanita dalam Islam, yaitu sebagai berikut:

Sama dengan Laki-laki

Allah menciptakan wanita sebagai pendamping bagi laki-laki.

 “Hai manusia, sungguh kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh yang mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa. Sungguh Allah maha mengetahui, maha teliti.” (Q.S. Al-Hujarat:13)

Dari ayat tersebut kita dapati bahwa posisi wanita muslimah dalam islam adalah sebagai pendamping laki-laki. Wanita diciptakan bukan untuk menjadi bawahan ataupun atasan, namun diciptakan sebagai teman hidup yang sejajar. Yang membedakan antara wanita dan laki-laki seperti yang Allah tegaskan di akhir ayat, yaitu orang yang paling bertaqwa diantara mereka.

Kedudukan Lebih Tinggi dari Laki-laki 3 Derajad

Seseorang bertanya kepada Rasulullah tentang siapa yang harus dicintainya terlebih dahulu. Rasulullah menjawab, “Ibumu.” Orang tersebut mengulang pertanyaan yang sama hinga 3 kali, jawaban Rasulullah juga tetap sama, “Ibumu.” Lalu, orang tersebut bertanya untuk kali ke-4, barulah Rasulullah menjawab, “Ayahmu.” Begitu tinggi Islam menempatkan wanita, sehingga ketika ia telah menjadi seorang ibu, maka derajadnya 3 kali lebih tingi dari laki-laki.

READ  Momen Indah Hari Lebaran

Bebas Masuk Surga dari Pintu Manapun

Wanita muslimah yang bertaqwa kepada Allah, akan Allah balas dengan jaminan masuk surga dan bebas memilih masuk melalui pintu manapun yang disukainya.

 “Dari Abi Hurairah, Rasulullah bersabda, ‘Apabila seorang wanita telah mengerjakan shalat lima waktu, menjalankan puasa, menjaga kemaluannya, dan taat kepada suaminya, maka ia akan masuk surga melalui pintu manapun yang disukainya.”

Mendapat Warisan

Pada zaman jahiliyah, wanita dipandang dengan rendah sebagai tempat pemuasan nafsu, bahkan diangap sama seperti harta yang bisa diwariskan. Lalu Islam datang dan memberikan hak kepada wanita untuk mendapatkan harta warisan dengan pembagian yang telah ditetapkan.

“Bagi laki-laki ada hak bagian dari harta yang ditinggalkan ibu bapak dan kerabatnya. Dan bagi perempuan juga ada hak bagian dari harta peninggalan ibu bapak dan kerabatnya, baik sedikit ataupun banyak dari harta yang telah ditetapkan.” (Q.S. An-Nisa: 7)

Melindungi Kehormatan Wanita

Allah mewajibkan wanita untuk menutup aurat agar terhindar dari pandangan laki-laki yang bukan mahramnya karena syahwatnya dapat merenggut kehormatan wanita. Allah juga mengatur wanita boleh dinikahi maksimal 4 orang, namun laki-laki harus adil membagi waktu untuk 4 istrinya, agar wanita tidak dinikahi sesuka hati dan sebanyak yang diinginkan hanya karena nafsu.

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan semua wanita orang-orang mukmin, agar mereka mengulurkan jilbab mereka. Hal ini agar mereka mudah dikenal (sebagai wanita muslimah yang terhormat dan merdeka), sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah senantiasa maha pengampun lagi maha penyayang.” (Q.S Al-Azhab ayat 59)

Wanita muslimah harusnya bersyukur dan lebih taat kepada Allah karena dengan adanya Islam kehidupanya terjaga.

Tags: