Penting dan Besarnya Manfaat dari Zakat

Rate this post

Zakat adalah salah satu dari rukun Islam yang harus dikerjakan sebagai salah satu upaya menegakkan syariah Islam. Zakat sama dengan berbagi kebahagian berupa materi kepada orang lain yang tidak mampu. Zakat dapat berupa beras seberat 2,5 kg atau uang setara pembelian beras 2,5 kg. Berikut adalah ulasan tentang zakat.

A.     Pengertian Zakat Dan Hukum Memberi Zakat

Pengertian zakat ditinjau dari segi istilah adalah sejumlah harta yang wajib dikeluarkan oleh umat Islam untuk diberikan kepada orang yang berhak menerimanya sesuai ketentuan syariat Islam. Zakat, dari segi bahasa, adalah bersih, suci, subur dan berkembang.

Hukum zakat adalah wajib (fardlu ‘ain) tanpa pengecualian bagi setiap umat Islam yang mampu. Dikarenakan hukumnya yang wajib maka bila seorang muslim yang berharta banyak tidak berzakat maka dia akan berdosa besar.

B.     Jenis-Jenis Zakat

Zakat dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu zakat fitrah dan zakat maal, sebagai berikut:

READ  7 Adab Berpakaian Bagi Lelaki Muslim

1.      Zakat Fitrah

Zakat ini sering disebut zakat jiwa (Nafs), yaitu zakat yang wajib dikeluarkan oleh muslim pada saat menjelang Idul Fitri. Batas akhir dari pembayaran zakat fitrah ini adalah sebelum sholat sunnah Ied (Idul Fitri). Jika melebihi batasan tersebut, masih tetap diterima zakatnya namun bukan bernama zakat fitrah lagi melainkan sodaqoh biasa. Jadi, sebagai muslim harus memahami waktu penyampaian zakat fitrah juga agar terhindar dari terlewatkan waktunya. Tujuan utama berzakat fitrah adalah membersihkan diri dengan memberikan beras atau makanan pokok kepada yang membutuhkan. Besaran zakat fitrah adalah minimal 2,5 kg atau 3,5 liter makanan pokok daerah tersebut.

2.      Zakat Maal

Zakat maal adalah zakat harta. Pemberian zakat dari pendapatan umat Islam, dapat berupa: hasil dari perdagangan, pertanian, ternak dan lain-lain. Perhitungannya secara tersendiri menurut asal hasil dari harta tersebut.

C.     Syarat dan Rukun Berzakat

Syarat berzakat adalah sebagai berikut:

1.      Islam

Zakat wajib dikeluarkan oleh orang orang Islam dan penerimanya pun juga seorang muslim.

2.      Berakal dan Baligh

Zakat tidak diwajibkan jika seorang muslim telah hilang akal dan anak kecil yang belum baligh.

3.      Telah Mencapai Nishab

Pengertian nishab adalah batas minimal dari jumlah yang harus dikeluarkan untuk berzakat. Hal ini disesuaikan dengan barang yang akan dizakatkan termasuk juga dilihat jenis zakatnya.

4.      Merdeka

Zakat tidak diwajibkan bagi seorang budak.

5.      Mencapai Haul

Zakat tidak wajib dikeluarkan dari harta yang belum genap satu tahun kepemilikannya.

6.      Kepemilikan penuh

Harta yang dizaktkan merupakan hak penuh bagi pemilik harta sehingga dapat dibelanjakan atau dipergunakan.

7.      Barang produktif atau bisa diproduktifkan

Barang-barang produktif yang dapat diambil manfaatnya wajib dikeluarkan zakatnya.

8.      Bebas hutang

Bebas hutang bagi pemberi zakat.

Rukun berzakat secara umum tidak banyak disebutkan selain niat. Berikut adalah rukun zakat fitrah:

  1. Niat
  2. Muzakki (pemberi zakat)
  3. Mustahiq (penerima zakat)
  4. Besar zakat
READ  5 Adab Safar atau Bepergian Jauh dalam Islam

A.     Penerima Hak Zakat (Mustahiq)

Dalam zakat selain jumlah yang harus dikeluarkan juga terdapat daftar orang-orang yang berhak sebagai penerima zakat. Berikut ini adalah golongan-golongan dalam islma yang berhak menerima zakat:

1.      Fakir

Yaitu golongan masyarakat yang nyaris tidak memiliki apapun sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokoknya.

2.      Miskin

Yaitu termasuk golongan masyarakat yang masih mempunyai harta meskipun sedikit dan masih dapat memenuhi kebutuhan pokoknya.

3.      Amil

Yaitu orang-orang yang mengumpulkan zakat dan membagikannya kepada yang berhak mendapatkannya.

4.      Mu’allaf

Yaitu orang-orang yang baru memeluk agama Islam serta masih membutuhkan bantuan untuk menyesuaikan diri.

5.      Gharimin

Yaitu orang-orang yang memiliki hutang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan tidak sanggup membayar hutangnya tersebut.

6.      Fisabilillah

Yaitu orang-orang yang berjuang di jalan Allah, sebagai pendakwah atau prajurit yang berperang.

7.      Ibnus sabil

Yaitu orang-orang yang kehabisan bekal atau uang selama dalam perjalanan.

8.      Hamba sahaya

Merupakan budak atau orang-orang yang ingin memerdekakan dirinya dari tuannya.

Golongan orang-orang di atas sudah sesuai syariat Islam sebagai yang berhak menerima zakat dikarenakan keadaan yang dialaminya.

B.     Manfaat Zakat

Berzakat tentunya ada manfaatnya bagi diri mislim tersendiri dan orang-orang yang diberi zakat. Manfaat-manfaat tersebut antara lain adalah:

1.      Dapat Mempererat Tali Persaudaraan

Zakat diberikan agar membantu saudara sesama muslim yang tidak mampu serta berhak menerimanya. Dengan demikian akan memupuk tali persaudaraan dan silahturahmi antar sesama muslim, sehingga rasa saling memiliki terhadap saudara muslim semakin tebal dan erat.

2.      Dapat Mengurangi Kesenjangan Sosial

Tentu zakat sudah terbukti mengurangi kesenjangan sosial antara muslim yang mampu dan tidak mampu. Yang mampu berkewajiban membantu saudara muslim yang kurang atau bahkan tidak mampu sehingga tidak tercipta gap/jurang sosial yang sangat dalam.

3.      Dapat Membantu Mengubah Perilaku Buruk Seseorang Menjadi Lebih Baik

Mengubah perilaku buruk seseorang berkaitan dengan rasa iri kepada orang yang lebih mampu. Jangan iri kepada orang yang mempunyai harta banyak namun irilah kepada orsng yng selslu berusaha mendermakan kekayaan hartanya kepada saudara muslim yang kurang mampu. Dengan berzakat akan membuat orang menjadi welas asih dan tidak selslu melihat keadaan di atasnya karena sesungguhnya masih banyak yag harus kita lihat dibawah kita, kekekurangan dan kesulitan orang lain dalam pemenuhan kebutuha pokok hidup.

READ  7 Amalan yang dapat Melancarkan Rezeki

4.      Dapat Membersihkan Diri Dan Terhindar Dari Tamak

Zakat dapat membersihkan diri kita dan menjadi penangkal hal-hal buruk pada kita maupun keluarga kita. Zakat mengajarkan kita berbagi, dengan berbagi kita dapat terhindar dari sifat tamak harta. Sesungguhnya harta-harta kita itu tidak akan pernah dibawa mati.

5.      Salah Satu Cara Rasa Bersyukur Kepada Allah SWT

Mensyukuri nikmat dari Allah SWT sangat banyak caranya, salah satunya adalah dengan berzakat. Berterima kasih kepada Allah SWT dengan membantu sesama saudara muslim sangat dianjurkan untuk selalu dikerjakan. Jangan takut berzakat atau bersedekah akan mengurangi harta kita melainkan justru menambah nikmat yang kita dapat dalam banyak bentuk, tidak uang saja.

6.      Memberi Dukungan Moril Kepada Mu’allaf

Dukungan kepada orang yang baru memeluk agama Islam sangat disarankan untuk diberikan selama proses adaptasi tersebut. Termasuk pemberian zakat, ini merupakan bentuk kepedulian kita dan mengajarkan juga kepada mu’allaf tersebut agar sesering mungkin melakukan hal-hal baik sesuai tuntunan Islam yaitu sedekah atau zakat.

Bab zakat menjadi salah satu yang prinsip untuk dikerjakan umat muslim dimanapun berada. Dengan berzakat selain membantu saudara muslim lain juga dapat membuat pelaku atau pemberi zakat ketebalan iman kepada Allah SWT. Bahkan pemerintahpun juga menganjurkan berzakat dan membuka badan khusus zakat yang bernama badan amil dan zakat (BAZIS). Dengan adanya BAZIS, pemeberi zakat tidak perlu khawatir bahwa zakatnya tidak diterima oleh semestinya penerima zakat dan terhindar dari penyelewengan dana. Insyaallah, aman untuk berzakat melalui BAZIS tersebut.