8 Keutamaan Menyegerakan Berbuka Puasa

Rate this post

Berbuka Puasa

Puasa ramadhan merupakan suatu kewajiban bagi orang islam. Dari 5 kewajiban dalam rukun islam, puasa menempati urutan ketiga. Puasa merupakan kegiatan menahan lapar dan haus serta hawa nafsu dari sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Salah satu nikmat bagi orang yang menjalankan puasa ramadhan adalah ketika waktu berbuka  puasa telah tiba. Waktu berbuka adalah hal yang ditunggu-tunggu setelah seharian penuh berpuasa.

Keutamaan Berbuka Puasa

Biasanya berbuka puasa dilakukan secara bersama-sama dengan anggota keluarga. Berikut beberapa keutamaan berbuka bagi orang yang menyegerakannya.

  1. Keberkahan

Dapat kita bayangkan bagaimana orang-orang yang bahkan tidak mampu mendapatkan makanan dalam sehari, mereka harus menahan lapar dan haus. Kemudian ketika waktu berbuka puasa telah tiba,  bisa menyantap hidangan bersama-sama merupakan berkah tersendiri.

  1. Menyegerakan Berbuka

Rasulullah menganjurkan umatnya untuk menyegerakan berbuka puasa ketika waktu berbuka telah tiba. Rasulullah bersabda, “Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari no. 1957 dan Muslim no. 1098)

  1. Doa tidak akan Tertolak

Waktu berbuka adalah waktu dikabulkan doanya oleh Allah karena orang  tersebut telah menyelesaikan puasanya dengan tunduk dan merendah diri di hadapan Allah.

  1. Berbuka dengan Hidangan Ringan

Anas bin Malik r.a mengakatakan bahwa, “Rasulullah berbuka dengan ratbh (kurma basah) sebelum menunaikan shalat. Jika tidak ada ratbh, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Dan jika tidak ada yang demikian, maka beliau berbuka dengan seteguk air.” (HR. Abu Daud no. 2356 dan Ahmad 3/164, hasan shahih).

READ  Adab Wanita Keluar Rumah dalam Islam

Rasulullah mengajurkan untuk berbuka dengan hidangan yang ringan dan manis ketika agar pencernaan tidak terganggu, dan perut yang dipenuhi dengan makanan akan mengundang malas untuk bangun dan mengerjakan shalat.

  1. Saling Berbagi

Bagi orang yang tidak berpuasa, misalnya para wanita yang sedang haid, tetap dapat memperoleh pahala yang sama seperti orang yang berpuasa ketika ia memberikan atau menyajikan makanan untuk orang-orang yang berbuka puasa.

  1. Waktu yang bermanfaat

Sejak sahur hingga waktu berbuka tiba, orang yang berpuasa menggunakan waktunya dengan maksimal untuk beribadah dan beramal. Waktu ketika menunggu berbuka juga dapat digunakan untuk beramal seperti mengaji, menyiapkan dan membagikan hidangan berbuka puasa.

  1. Tidak Makan dan Minum secara Berlebihan

Berpuasa mengajarkan kita untuk tidak berbuka secara berlebihan. Esensi dari ramadhan sendiri ialah mengajarkan kita kesederhanaan. Banyak yang menjadikan waktu berbuka untuk menyantap semua hidangan yang diinginkan. Ini akan berakibat buruk pada pencernaan.

Maka, meskipun sudah menahan lapar dan haus selama sehari penuh, tidak boleh makan dan minum yang berlebihan ketika berbuka agar perut tidak dipenuhi dan tetap kuat untuk melaksanakan shalat Maghrib dan tarawih pada malam harinya.

  1. Tidak Melupakan Adab Makan

Seseorang bisa saja melupakan adab makan karena sudah sangat lapar dan ingin langsung menyantap hidangan makanan yang sudah tersedia. Ini bertentangan dengan islam. Di dalam islam, segala sesuatu telah diatur dan memiliki adab agar bernilai kebaikan. Sebelum makan hendaknya mengucapkan basmallah dan makanlah dengan pelan-pelan dan teratur.

Itulah keutamaan-keutamaan bagi orang-orang yang menyegerakan berbuka puasa. Semoga dapat bernilai ibadah.

Tags: