Adab Makan dan Minum dalam Islam

Adab Makan dan Minum dalam Islam
5 (100%) 1 vote

Makan dan Minum

Termasuk salah satu hal yang tidak baik adalah kebiasaan makan dan minum sambil berdiri dan dengan menggunakan tangan kiri, serta melupakan doa, dan membuang-buang makanan. Padahal Islam sudah mengatur semua aktivitas kehidupan manusia, namun manusia sering mengabaikannya. Di dalam Islam, berpergian ada adabnya, bertamu ada adabnya, dan banyak hal lainnya yang juga mempunyai adabnya, termasuk adab makan dan minum.

Nah, berikut ini beberapa adab makan dan minum yang telah diatur dalam Islam.

Makan Makanan yang Halal

Allah SWT memerintahkan kepada manusia untuk memakan makanan yang baik, yaitu makanan yang halal dan tidak merusak kesehatan.

Firman Allah dalam surat Al-Mu’minun ayat 51 yang artinya:

“Hai para Rasul, makanlah yang baik-baik dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Tidak Mencela Makanan

Rasulullah SAW. tidak pernah mencela makanan sama sekali. Jika Rasul menyukainya, maka beliau akan memakannya. Namun jika beliau tidak suka terhadap makanan tersebut, maka beliau meninggalkannya. (HR. Muslim)

Sering kita dapati orang yang suka mencela makanan. Ketika mencoba suatu jenis makanan, maka mengatakan, ‘Makanan apa ini, sungguh tidak enak.’ Padahal mencela makanan dalam Islam adalah satu hal yang dilarang. Jika tidak menyukai makanan tersebut, cukuplah dengan tidak memakannya tanpa mencelanya.

Mendahulukan Makan daripada Shalat

Rasulullah SAW. bersabda: “Jika makan malam telah dihidangkan dan shalat malam sudah dimulai, maka mulailah dengan makan malam, dan janganlah tergesa-gesa pergi untuk shalat hingga makanmu selesai.” (Muttafaqun ‘alaih)

READ  Syarat Dan Tata Cara Berwudlu

Jika makanan telah siap untuk disantap sedangkan shalat sudah mulai dikerjakan, maka sebaiknya untuk menyempatkan waktu makan terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar ketika mendirikan shalat, hati menjadi tenang tanpa memikirkan rasa lapar dan makanan yang telah dihidangkan.

Menggunakan 3 Jari Ketika Makan

Makan dengan menggunakan 3 jari adalah sunnah Rasulullah SAW. 3 jari yang digunakan adalah ibu jari, telunjuk, dan jari tengah. Setelah selesai makan, dianjurkan untuk menjilati jari tersebut.

Ka’ab bin Malik berkata, “Saya melihat Rasulullah SAW. makan dengan menggunakan 3 jarinya. Maka, ketika telah selesai makan, beliau menjilati jarinya.” (HR. Muslim).

Berdoa Sebelum Makan

Rasulullah SAW. bersabda: “Jika salah seorang di antara kalian makan, maka hendaklah ia membaca basmallah atau dengan menyebut nama Allah. Jika ia lupa membacanya sebelum makan, maka ketika sedang makan ucapkanlah ‘Bismillahi fii awwalihi wa aakhirihi’ yang artinya ‘Dengan menyebut nama Allah pada awal dan akhir aku makan.”(HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

Membaca basmallah sebelum makan untuk menjaga agar setan tidak ikut memakan makanan yang kita makan.

Suatu hari, Rasulullah SAW. sedang duduk bersama seseorang yang sedang makan. Orang tidak menyebut nama Allah dari sebelum ia makan hingga makanannya tinggal sesuap. Lalu ketika membuka mulutnya untuk suapan terakhir, ia mengucapkan ‘Bismillahi fii awwalihii wa aakhirihi’. Maka Rasulullah SAW. tertawa dan berkata, ‘Masih saja setan makan bersamanya, namun ketika ia menyebut nama Allah, setan itu pun memuntahkan semua yang ada dalam perutnya.” (HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i

Tags: