Adab Wanita Keluar Rumah dalam Islam

Diposting pada
Rate this post

Adab Wanita

Islam menetapkan batasan-batasan yang mengatur kehidupannya sehari-hari, termasuk adab wanita ketika keluar dari rumahnya. Berikut ini adab-adab yang harus diperhatikan wanita ketika keluar rumah.

Berdoa

Baik wanita maupun laki-laki dianjurkan untuk berdoa terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitasnya, termasuk ketika akan keluar rumah. Doa diharapkan dapat menghindarkan seseorang dari mara bahaya dan fitnah yang disebabkan oleh manusia maupun syaitan sehingga ia dapat kembali dengan selamat.

Rasulullah bersabda: “Tiada sesuatu yang lebih mulia dalam pandangan Allah selain do’a.”

Menutup Aurat

Wanita dan laki-laki wajib menutup auratnya sesuai dengan batasan yang telah ditetapkan dalam Islam.

“Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak darinya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain tudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, tau wanita-wanita muslim, atau budak-budak yang mereka miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan terhadap wanita atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (Q.S. An-Nur: 31)

Tidak Memakai Wangi-wangian

Wanita dilarang memakai wangi-wangian ketika keluar rumah karena dapat menggugah syahwat laki-laki, dan dikhawatirkan mendorong terjadinya zina.

READ  8 Keutamaan Shalat Witir, Lengkap

“Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.” (HR. An-Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad.)

 

Tidak Sengaja Bertingkah yang Menggugah Syahwat

Tidak hanya pakaian sexy yang menampakkan tubuh, sikap wanita juga dapat mengundang syahwat laki-laki, seperti berlenggak-lenggok dengan sengaja.

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: suatu kaum yang memiliki cambuk seperti seekor sapi untuk memukul manusia, dan para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)

 

Ditemani oleh Mahramnya

Rasulullah bersabda: “Janganlah sekali-kali seorang pria berkhalwat dengan seorang wanita kecuali jika wanita itu disertai seorang mahramnya. Tidak boleh pula seorang wanita melakukan perjalanan kecuali disertai mahramnya.”

Maka, ketika seorang wanita muslimah keluar rumah, hendaknya ia ditemani  oleh mahram yang bertanggung jawab atas diri dan kehormatannya.

Tidak Tabarruj

Tabarruj adalah perilaku wanita untuk memperlihatkan perhiasan dan kecantikannya serta segala sesuatu yang seharusnya ditutup agar tidak membangkitkan syahwat lelaki. Islam melarang wanita bertabarruj ketika keluar rumah.

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah-laku seperti orang-orang jahiliyah terdahulu.” (Q.S. Al-Ahzab: 33)

 “Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.” (Q.S. An-Nuur: 31)