Apa itu Korosi dan Penjelasannya

Apa itu Korosi dan Penjelasannya
5 (100%) 2 votes

Korosi

Korosi adalah suatu proses alamiah yang mengonversikan sebuah logam refined ke bentuk yang lebih stabil secara kimiawi, contohnya seperti oksida, hidroksida, maupun sulfide. Korosi ini merupakan suatu proses bertahap yang menghancurkan material logam lewat reaksi-reaksi kimia maupun elektrokimia yang terjadi di lingkungan sekitar logam tersebut.

Penjelasan korosi

Korosi adalah suatu masalah yang berbahaya dan butuh penanganan yang mahal. Karena korosi ini, bangunan maupun jembatan bisa runtuh, pipa-pipa minyak di laut rusak, dan bahkan sampai masalah paling sepele yaitu kamar mandi yang tergenang air dari jaringan pipa metalnya. Adapun dalam bidang kelistrikan, alat yang mengalami korosi dapat menyebakan api dan masalah-masalah lainnya, Belum lagi alat perawatan medis yang dapat menyebabkan keracunan pada darah jika terkorosi, serta merusak hasil karya seni. Korosi pun bisa menjadi masalah utama pada sisa atau buangan radioaktif yang harus disimpan di dalam kontainer metal selama ratusan tahun.

Sebagian besar korosi yang terjadi merupakan hasil dari reaksi elektrokimia. Korosi secara umum terjadi ketika mayoritas atom pada permukaan logam yang sama teroksidasi, merusak ke seluruhan permukaan logam tersebut. Sebagian besar logam sangat mudah teroksidasi. Logam cenderung kehilangan elektronnya jika berkontak dengan oksigen dan juga substansi-substansi lain di udara maupun di air. Ketika oksigen tereduksi (meningkat jumlah elektronnya), oksigen tersebut akan membentuk suatu oksida dengan sang logam. Contohnya Fe2O3 (Besi (III) oksida), ZnO (Seng oksida), dan lain sebagainya.

Proses galvanisasi penyebab korosi

Ketika reduksi dan oksidasi terjadi di logam lain yang masih berkontak dengan logam tersebut, proses ini disebut sebagai galvanic corrosion atau korosi galvanic. Pada korosi elektrolitik, yang biasanya terjadi di peralatan elektronik, air atau cairan lain terperangkap di antara dua kontak listrik yang terjadi tegangan listrik di antara dua kontak tersebut. Hasilnya adalah sel elektrolit yang tidak diinginkan, inilah salah satu penyebab korosi terjadi.

READ  Penyebab Efek Rumah Kaca yang Terlupakan

Ambil saja contoh suatu struktur logam, misalkan Patung Liberty. Patung ini terlihat kuat dan permanen, padahal dibuat sudah nyaris satu setengah abad yang lalu. Seperti kebanyakan objek metal lainnya, patung ini bisa menjadi tidak stabil ketika bereaksi dengan substansi di lingkungannya dan mengalami penurunan kualitas. Terkadang, korosi ini tidak mmembahayakan atau bahkan menguntungkan: platina biru kehijauan yang melapisi sang Patung Liberti yang terbuat dari tembaga tersebut melindunginya dari kerusakan akibat cuaca. Bagian dalam sang patung, meski begitu, korosi menyebabkan masalah besar seiring bertambahnya tahun. Besi (Fe) dan tembaga (Cu) yang menyusunnya bertindak seperti dua elektroda raksasa dan menjadi sel galvanic. Sebagian besar rangka tersebut telah berkarat pada 1986, seratus tahun pembuatan Patung Liberty. Ini tentu merupakan sesuatu yang membahayakan. Patung tersebut bisa runtuh sewaktu-waktu.

Tags: