Apakah Mikrometer Sekrup Itu? Inilah Penjelasannya

Apakah Mikrometer Sekrup Itu? Inilah Penjelasannya
3.5 (70%) 4 votes

Pengertian Mikrometer Sekrup

Mikrometer sekrup adalah salah satu alat ukur yang berbentuk unik dengan bagian kepala terdapat bentuk setengah lingkaran dan bergagang. Mikrometer sekrup merupakan alat ukur untuk mengukur panjang, tebal dan diameter luar dari sebuah benda yang tingkat ketelitiannya 0,001 milimeter.

Mikrometer sekrup ini mempunyai fungsi sama seperti halnya jangka sorong tetapi lebih tinggi tingkat ketelitiannya dibandingkan dengan jangka sorong dalam hal pengukuran benda. Hal ini dikarenakan mikrometer sekrup mempunyai tingkat ketelitian sampai dengan 0,001 milimeter sedangkan jangka sorong ketelitiannya hanya sampai 0.01 milimeter.

Ini berarti ketelitian mikrometer adalah sepuluh kali lipat lebih tinggi daripada jangka sorong. Meskipun dari nama alat terdapat kata mikro yang berarti kecil namun sebenarnya mikrometer tidak dapat digunakan untuk mengukur benda yang berukuran mikro atau sangat kecil. Alat ukur yang lebih presisi dari jangka sorong ini, ditemukan pertama kali oleh seorang ilmuwan yang bernama William Gascoigne pada abad ke 17.

Pada awal ditemukannya alat ukur ini, mikrometer hanya digunakan untuk mengukur benda-benda dari luar angkasa ataupun jarak antar bintang melalui teleskop. Seiirng berkembangnya jaman dan alat ukur, mikrometer mulai digunakan oleh para ilmuwan untuk mengukur panjang benda, tebal benda ataupun diameter suatu benda dikarenakan keakuratannya dalam perhitungan pengukuran.

Bagian-Bagian Mikrometer Sekrup Beserta Fungsinya 

Alat ukur berbentuk unik ini mempunyai bagian-bagian yang juga mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Bagian-bagian dari mikromter sekrup adalah sebagai berikut.

  1. Rangka (Frame)

Berbentuk unik meyerupai huruf C ataupun huruf U, bagian paling besar dari mikrometer ini berfungsi untuk menghindari terjadinya pemuaian panjang yang dapat mengganggu proses pengukuran. Frame ini terbuat dari logam tahan panas dengan bentuk cukup tebal serta kuat, dibagian luarnya dilapisi plastik sebagai isolator dari tangan pengukur terhadap logam saat pengukuran.

  1. Poros tetap (Anvil)
READ  Lensa Cekung, Pengertian, Jenis, Sinar Istimewa, Sifat, dan Rumusnya

Poros tetap ini karena tidak akan bergeser-geser saat pengukuran maka berfungsi sebagai penahan saat benda akan diukur.

  1. Poros Gerak (Spindel)

Fungsi poros gerak adalah untuk mengarahkan maju-mundur atau menjauh-mendekatnya benda yang akan diukur pada poros tetap. Poros gerak ini bentuknya berupa silinder logam.

  1. Pengunci (Lock Nut)

Sesuai nama bagian tersebut, maka fungsi pengunci ini adalah untuk menahan dengan cara mengunci benda yang akan diukur agar tidak bergerak atau terlepas saat pengukuran.

  1. Skala utama (Sleeve)

Berfungsi sebagai penunjuk angka dalam milimeter saat pengukuran. Sleeve ini terletak pada batang logam mikrometer sekrup.

  1. Skala putar (Thimbel)

Thimbel ini dapat diputar dan terdapat skala nonius dalanm satuan milimeter dinsatu tempat. Pukuran Thimbel ini lebihbesar dari bagian Sleeve.

  1. Rachet knob

Fungsi dari bagian poros mikrometer sekrup ini untuk mengencangkan poros gerak jika sudah menyentuh benda yang akan diukur. Dengan pemutaran searah jarum jam hingga terdengar bunyi tik semacam ketukan logam, ini berarti benda sudah pas sempurna berada diposisinya dan tidak akan bergeser-geser lagi.

Macam-Macam Mikrometer Sekrup 

Mikrometer sekrup terdiri dari bermacam-macam jenis berdasarkan skala dan fungsinya, berikut akan dijelaskan lebih detail tentang mikrometer sekrup berdasarkan skala yang digunakan.

  • Mikrometer sekrup manual

Pada mikrometer sekrup manual, pembacaan hasil setelah pengukuran harus dihitung secara manual melalui hasil perhitungan skala utama dan skala nonius.

  • Mikrometer sekrup digital

Pada mikrometer sekrup digital, tidak perlu lagi perhitungan yang panjang dengan menambahkan skala utama dan skala nonius karena hasil pengukurannya langsung dapat terbaca pada layar yang terdapat pada bagian tubuh mikrometer sekrup digital.

Selanjutnya yaitu penjelasan tentang jenis-jenis mikrometer sekrup berdasarkan fungsinya yang akan dibahas sebagai berikut.

  • Mikrometer sekrup luar
READ  Mengenal Lebih Jauh Tentang Gelombang Elektomagnetik

Fungsi mikrometer sekrup luar adalah untuk mengukur diameter luar suatu benda.

  • Mikrometer sekrup dalam

Mikrometer sekrup dalam ini berfungsi sebagai alat ukur diameter suatu lubang.

  • Mikrometer sekrup kedalaman

Mikrometer sekrup ini mempunyai fungsi sebagai alat untuk mengukur kedalaman suatu lubang.

Kegunaan Mikrometer Sekrup 

Kegunaan mikrometer sekrup ini sudah diketahui sebagai alat pengukuran benda. Tetapi alat ini memiliki spesifikasi pengukuran terhadap ketebalan benda yang sangat tipis (lempeng baja), pengukuran terhadap diameter luar benda yang sangat kecil (kawat), pengukuran diameter lubang pada benda yang sangat kecil serta pengukuran kedalaman lubang yang cukup kecil (lubang pipa).

Berdasarkan paparan di atas, mikrometer sekrup mampu melakukan pengukuran sampai pada benda sangat kecil disebabkan mikrometer sekrup termasuk alat ukur dengan sangat presisi 0,001 milimeter dengan batas maksimal panjang benda adalah 25 milimeter. Mikrometer sekrup adalah bentuk alat ukur dengan tingkat kesempurnaan pengukuran melebihi alat ukur sejenis, termasuk jangka sorong.

Prinsip Kerja Mikrometer Sekrup 

Sama seperti jangka sorong, mikrometer sekrup juga memiliki skala utama atau disebut bagian Sleeve dan skala nonius atau bagian Thimbel. Prinsip kerja mikrometer sekrup adalah bergantung pada putaran bagian Thimble. Skala nonius pada bagian Thimble yang berisi angka 1 sampai dengan 50 dalam kelipatan 5, skala tersebut akan bertambah atau berkurang sesuai jumlah putaran yang dilakukan pada bagian Thimbel.

Dimana setiap satu kali putaran penuh, bagian skala nonius ini akan bertambah atau berkurang sekitar 0,5 milimeter. Maka 1 skala sama dengan jumlah skala yang dihasilkan dalam berapa kali putaran penuh dibagi dengan angka terakir kelipatan 5 pada skala nonius (yaitu 50). Sedangkan pada bagian skala utama pada Sleeve, terdapat dua bagian angka, yaitu angka atas dan angka bawah.

READ  Titrasi, Pengertian, Perubahan pH, dan Rumusnya

Pada bagian atas (angka atas) terdapat angka hitung 1 sampai dengan yang tertera pada Sleeve dan pada bagian bawah (angka bawah) terdapat angka 0,5 sampai dengan yang tertera pada Sleeve. Angka bawah ini merupakan jarak antara 2 skala terkecil pada skala utama dengan nilai adalah 0,5 milimeter per 2 skala terkecil pada Sleeve. Demikian prinsip kerja dari mikrometer sekrup yang akan dapat diaplikasikan dalam bentuk perhitungan pengukuran.

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup 

Berikut adalah langkah-langkah cara menggunakan mikrometer sekrup secara sederhana:

  1. Pengunci pada mikrometer sekrup dalam keadaan terbuka untuk persiapan peletakan benda yang akan diukur.
  2. Memeriksa poros geser dapat bertemu dengan poros tetap mikrometer sekrup pada angka nol ataukah belum. Kalau belum, maka ulangi pengeseran dan penempatan dengan sempurna.
  3. Rahang mikrometer harus dibuka untuk memasukkan benda yang akan diukur.
  4. Posisikan benda yang akan diukur diantar poros geser dan poros tetap lalu tutuo rahang sampai terdengar bunyi klik.
  5. Putar pengunci mikrometer agar pemutar dan benda tidak bergerak ataupun bergeser-geser lagi.
  6. Setelah semua pas sempurna, mulailah penghitungan benda yang ada di rahang mikrometer sekrup.

Mikrometer sekrup ini banyak digunakan pada pembelajaran fisika ataupun pada pembelajaran dasar kejuruan pada sekolah menengah kejuruan jurusan otomotif. Semoga materi ini bermanfaat bagi yang sedang mempelajari mikrometer sekrup dan dapat diterapkan pada pelajaran praktek.