Badai Yang Pernah Terjadi di Dunia

Badai Yang Pernah Terjadi di Dunia
5 (100%) 1 vote

Badai merupakan bencana alam yang sering dan banyak terjadi di belahan bumi manapun. Badai dapat menimbulkan kerusakan dalam jumlah yang besar dan juga dapat memakan banyak korban jiwa. Berikut ini adalah beberapa badai yang terjadi yang terbilang cukup parah di dunia:

  • Badai Siklon Bhola (tahun 1970)

Badai siklob bhola yang terjadi pada tahun 1970 merupakan badai siklon tropis yang paling mematikan yang pernah tercatat dalam sejarah yang terjadi di Pakistan timur atau saat ini adalah Bangladesh dan juga Benggala Barat di India. Badai ini sangat  dahsyat karena dapat memakan korban jiwa yaitu sekitar 300 sampai 500 ribu jiwa. Kekuatan badai ini setara dengan badai kategori 3 karena memang sangat dahsyat sepanjang sejarah.

  • Badai Topan Nina (tahun 1975)

Badai topan nina merupakan salah satu badai topan yang paling mematikan yang terjadi di China pada tahun 1975. Dimana badai topan ini memakan cukup banyak korban yakni mencapai lebih dari 100 ribu jiwa.

  • Badai Pauline(tahun 1997)

Badai pauline adalah badai topan yang cukup mematikan di dunia, karena badai ini juga memuntahkan hujan yang lebat secara terus menerus sehingga menyebabkan kelongsoran di beberapa daerah yang ada di Meksiko pada tahun 1997. Badai ini memakan korban diperkirakan mencapai 250 sampai 400 ribu jiwa yang meninggal dunia serta 300 ribu lebih orang menjadi tunawisma.

  • Badai Katrina(tahun 2005)

Badai katrina ini merupakan badai yang mengerikan yang terjadi di Amerika serikat, yang tepatnya terjadi di kepuluan Karibia dan di negara bagian Florida pada 23-30 Agustus tahun 2005. Badai ini mencapai kategori pada level lima dan memiliki kecepatan angin mencapai 280 km/jam yang mana menurut informasi badai mengakibakan sebanya lebih dari 1800 orang tewas dan ribuan rumah hancur serta terendam banjir dengan nilai kerugian yang dapat ditafsir mencapai USD 81 Miliar.

  • Badai Reming(tahun 2006)
READ  Penyebab dan Tanda Kemunculan Tsunami

Badai ini adalah badai topan yang disebut juga topan durian, dimana badai angin topan ini terjadi di negara Asia Tenggara yakni Filipina pada tahun 2006. Badai ini meluluh lantakan wilayah Filipina yang terkena dampaknya. Kecepatan angin dari badai ini mencapai 150 km/jam sehingga masuk kedalam kategori level empat. Badai ini menyebabkan kurang lebih 1500 orang tewas dan juga puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal.

  • Badai Topan Fengshen(tahun 2008)

Badai topan fengshen terjadi pula di wilayah negara Filipina pada tahun 2008. Badai ini merupakan badai angin topan disertai dengan adanya banjir dan juga tanah longsor. Badai ini berada dalam kategori level tiga dimana kekuatan dari anginnya adalah mencapai 204 km/jam dan memakan korban sebanyak 1.300 korban jiwa.

  • Badai Sandy(tahun 2012)

Badai sandy merupakan badai siklon tropis yang melanda bagian timur dari negara Amerika serikat yang terjadi pada oktober 2012. Badai ini masuk kedalam kategori level dua, dimana kecepatan anginya adalah mencapai 185 km/jam dan memakan korban mencapai kurang lebih 130 korban jiwa.

  • Badai Haiyan(tahun 2013)

Badai haiyan merupakan badai topan siklon tropis yang sangat kuat yang pernah terjadi. Badai ini dapat menghancurkan sebagian negara Filipina yang mana menyebabkan ribuan orang meningal dunia. Topan ini sepanjang sejarah merupakan terdasyat yang pernah terjadi, karena topan ini telah meluluhlantakkan daerah yang dilaluinya.

  • Badai Lionrock(tahun 2016)

Badai ini merupakan badai topan yang menerjang hampir seluruh wilayah pada negara Jepang dan Korea Utara. Badai ini terjadi sekitar pada bulan Agustus 2016 yang menyebabkan lebih dari 550 orang meninggal dunia dan ribuan warga harus mengungsi. Kecepatan angin pada badai ini mencapai 222 km/jam sehingga masuk kedalam kategori badai level empat.

  • Badai Lan(tahun 2017)
READ  Tektonik Lempeng Di Bumi

Badai lan adalah badai angin topan yang kembali menerjang Jepang pada bulan sekitar Oktober 2017. Badai ini memiliki kecepatan hingga mencapi 250 km/jam dan menyebabkan 8 orang meninggal dunia dan ribuan orang harus mengungsi.

Tags: