Cara Melaksanakan Shalat Idul Fitri

Diposting pada
Cara Melaksanakan Shalat Idul Fitri
5 (100%) 1 vote

Di akhir ramadhan seluruh umat muslim akan bersuka cita karena akan menyambut hari yang bahagia yaitu hari lebaran, meskipun di sisi lain merasa sedih karena telah ditinggal oleh ramadhan sementara belum tentu dapat berjumpa lagi di ramadhan selanjutnya.

Hari raya idul fitri adalah hari kemenangan bagi umat islam karena telah berhasil berjuang selama satu bulan penuh melawan hawa nafsu dan fokus pada amalan-amalan yang baik serta memperbanyak ibadah.

Pada malam lebaran, akan diadakan takbiran di mesjid-mesjid atau pun takbir keliling di jalan-jalan. Para wanita jika tidak ikut takbiran biasanya akan mempersiapkan segala keperluan untuk besok juga perlengkapan shalat idul fitri dan baju lebaran.

Tata Cara Melaksanakan Shalat Idul Fitri

Shalat idul fitri hukumnya sunnah muakkad. Rasulullah SAW. selalu melakukannya setiap tahun. Shalat hari raya idul fitiri disunnahkan untuk dikerjakan oleh semua orang muslim baik mukim ataupun musafir, merdeka ataupun budak, laki-laki maupun perempuan.

READ  6 Rukun Iman dan Penjelasannya

Waktu shalat hari raya ini adalah ketika mulai terbitnya matahari hingga masuknya waktu zuhur, namun dianjurkan untuk mengakhirkannya ketika ketinggian matahari seukuran tombak atau sekitar 16 menit sejak terbitnya matahari.

Berikut tata cara’ pelaksanaan shalat hari raya idul fitri.

  1. Dikerjakan secara berjamaah.

  2. Niat shalat.

  • Niat shalat idul fitri sebagai imam.

“Saya niat shalat sunnah idul fitri dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

  • Niat shalat idul fitri sebagai makmum.

“Saya niat shalat sunnah idul fitri dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

  1. Takbir sebanyak 7x di rakaat pertama selain takbiratul ihram, dan takbir 5x di rakaat kedua selain takbir berdiri dan sujud.

  2. Setiap kali takbir mengangkat kedua tangan hingga sejajar pundak, lalu meletakkannya di bawah dada dengan tangan kanan menggenggam pergelangan tangan kiri.

  3. Memisahkan bacaan takbir dengan bacaan Albaqiyatus shalihat yaitu bacaan “Subhanallah walhamdulillah, walailaha illallah, wallahu akbar.

  4. Mengeraskan bacaan takbir.

  5. Setelah membaca surat Al-Fatihah, pada rakaat pertama disunnahkan untuk membaca surat Qaf, lalu pada rakaat kedua surat Qamar, atau surat Al-A’la.

  6. Berkhutbah seteleh selesai shalat seperti khutbah jum’at pada rukunnya dan sunnahnya, namun tidak dengan syaratnya.

Itulah tata cara melaksanakan shalat idul fitri. Shalat hari raya idul fitri boleh dikerjakan di mesjid atau pun di tanah lapang lainnya seperti lapangan.

Sebelum berangkat menuju tempat shalat hari raya idul fitri, ada beberapa hal yang disunnahkan untuk dilakukan di antaranya mandi hari raya sebelum berangkat, menyempatkan diri untuk makan dan minum terlebih dahulu, menggunakan pakaian yang terbaik yang dimiliki, memakai wangi-wangian, menempuh jarak yang berbeda pada saat berangkat dan pada saat pulang kembali dari shalat hari raya.

READ  7 Tips Menghilangkan Kesedihan dalam Islam