Cara Menggunakan Jangka Sorong, Lengkap Dengan Contoh

Diposting pada
Cara Menggunakan Jangka Sorong, Lengkap Dengan Contoh
5 (100%) 3 votes

Menggunakan jangka sorong sebenarnya tidak sulit melainkan pengguna harus teliti dalam proses sebelum dan sesudah menggunakannya. Berikut adalah poin-poin utama yg harus dipahami dan dilakukan sebelum dan pada waktu mengunakan jangka sorong.

Hal-hal yang harus dilakukan sebelum memulai penggunaan jangka sorong

Awalan penggunaan jangka sorong akan disebutkan secara terperinci sebagai berikut:

1. Pengguna mengetahui dan memahami bagian-bagian jangka sorong

Dengan memahami bagian-bagian jangka sorong, pengguna dapat dengan mudah mengetahui cara penggunaan dan pengukuran suatu benda.

  • Pengguna dianjurkan memeriksa skala utama maupun suatu skala vernier pada jangka sorong. Hal ini untuk memastikan terbacanya angka pada skala utama maupun vernier. Pengguna juga harus memeriksa detail skala tersebut apakah dapat digeser sampai angka nol atau masih belum.
  • Bersihkan benda yang akan diukur

Membersihkan benda yang akan diukur sangat penting agar benda terhindar dari suatu hambatan yang dapat mempengaruhi pengukuran benda tersebut. Jika memungkinkan mencuci benda yang akan diukur maka cuci terlebih dahulu. Namun jika tiak memungkinkan cukup dilap memakai minyak atau bensin agar kotoran yang menempel hilang.

2. Periksa kunci sekrupnya

Memeriksa bagian ini juga penting agar pas digunakan pada waktu pengukuran. Untuk mengencangkan sekrup putar ke kanan atau searah jarum jam, sedangkan untuk mengendurkannya putar ke kiri atau berlawanan arah jarum jam.

READ  Konfigurasi Eletron, Pengertian, dan Macam-macamnya

3. Buka dan tutup rahang jangka sorong

Sebelum menggunakan jangka sorong terlebih saat pengukuran, tutup dan rapatkan rahang dan tahan pada angka 0. Langkah ini bertujuan jika pada waktu pengukuran ternyata jangka sorong tidak dimulai dari angka nol yang berimpit berarti terjadi kesalahan. Maka pengecekan buka tutup rahang jangka sorong ini penting menunjang proses pengukuran nantinya.

Tahapan menggunakan jangka sorong

Tahapan penggunaan jangka sorong ini merupakan kelanjutan setelah proses pembersihan dan pengecekan bagian-bagian jangka sorong. Tahapan ini dimulai dengan mempersiapkan benda yang akan diukur dan jangka sorong sebagai alat pengukurnya. Berikut runtutan penggunaan jangka sorong secara umum.

  1. Memeriksa ketepatan tanda atau garis nol skala vernier dengan garis nol skala utama. Cara ini dilakukan dengan menutup rapat-rapat rahang jangka sorong sampai didapati skala vernier segaris dengan garis nol dengan skala utama. Jika sudah benar segaris maka langkah berikutnya dapar dilanjutkan, namun bila belum segaris maka perlu dilakukan pengecekan rahang jangka sorong berkali-kali sampai mendapatkan segaris dengan garis nol skala utama.
  2. Posis jangka sorong harus benar lurus dan tidak boleh miring karena akan mempengaruhi hasil pengukuran. Menggunakan jangka sorong harus dengan dua tangan, tangan satu memegang jangka sorong sedangkan tangan satu memegang benda yang diukur.
  3. Pada pengukuran diameter luar benda, maka posisi benda harus sedekat mungkin dengan skala luar. Ini bertujuan agar angka pengukuran yang didapatkan benar dan akurat.
  4. Pada pengukuran benda berdiameter dalam, posisikan rahang atas dari jangka sorong sedalam mungkin di dalam lubang atau benda. Posisis jangka sorong harus lurus atau sedapat mungkin tegak lurus terhadap benda yang diukur.
  5. Untuk pengukuran kedalaman suatu benda, posisi jangka sorong harus lurus atau sejajar dengan benda yang diukur atau lubang.
READ  Titrasi, Pengertian, Perubahan pH, dan Rumusnya

Langkah-langkah menggunakan jangka sorong sesuai bagian benda yang akan diukur

Langkah-langkah pada tahap ini akan dijabarkan per bagian dari benda yang bisa atau biasa diukur dengan jangka sorong. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Mengukur bagian luar benda

Pengukuran bagian luar benda meliputi pengukuran panjang, lebar, tebal ataupun diameter luar benda. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Buka rahang bawah jangka sorong dengan menggeser rahang gerak bawah ke belakang secukupnya benda yang akan diukur.
  • Tempatkan benda yang akan diukur di antara rahang bawah yang telah terbuka.
  • Geserlah rahang gerak bawah sampai menyentuh benda yang akan diukur.
  • Agar rahang gerak tidak bergeser-geser saat pengukuran maka putar sekrup pengunci.
  • Longgarkan bagian pengunci rahang tersebut, kemudian keluarkan objek.
  • Mulailah pembacaan posisi benda yang sudah diukur tadi dan lanjutkan pada proses pengukuran

2. Mengukur bagian dalam benda

Pengukuran bagian dalam suatu benda yang dapat dilakukan oleh jangka sorong meliputi bagian diameter lubang, diameter pipa, ataupun lebar alur benda. Di abwah in adalah urutan penggunaan jangka sorong secara lengkap:

  • Posisikan rahang-rahang atas jangka sorong di dalam bagian lubang benda yang akan diukur.
  • Rahang geraj atas harus dibuka lebar dengan menggeser rahang gerak ke arah belakang sampai menyentuh dinding benda yang akan diukur.
  • Lalu kunci rahang gerak agar tidak bergeser lagi dengan sekrup pengunci.
  • Buka pengunsi rahang agar benda yang sudah diukur dapat terlepas.
  • Lakukan pembacaan hasil pengukuran jangka sorong tersebut.

 

3. Mengukur kedalaman lubang

Langkah-langkah pengukuran kedalaman dari lubang, alur ataupun suatu celah benda dapat dilakukan oleh jangka sorong dengan menggunakan jangka sorong tangkai kedalaman. Langkahnya adalah sebagai berikut:

READ  Cermin Cembung, Pengertian, Sinar Istimewa, Sifat Bayangan, dan Rumusnya

  • Gunakan ujung batang jangka sorong di bagian atas lubang yang akan diukur kedalamannya.
  • Untuk mencapai kedalaman yang akan diukur, perpanjang tangkai kedalaman jangka sorong dengan cara menggeser rahang gerak ke arah belakang sampai ujung tangkai kedalaman menyentuh dasar lubang.
  • Untuk mengunci rahang dan tangkai kedalaman jangka sorong, putar sekrup pengunci.
  • Setelah selesai pengukuran, tarik ke atas jangka sorong dari lubang yang telah diukur.
  • Pembacaan hasil pengukuran tadi dapat dimulai.

 

4. Mengukur bagian bertingkat dari benda

Bagian benda bertingkat yang akan diukur memang harus dicari posisi yang tepat agar pengukuran dapat dilakukan dengan benar. Bagian bertingkat benda dapat diukur dengan menggunakan tepi lapan jangka sorong dan bagian kiri rahang gerak atas. Berikut langkah-langkahnya:

  • Tempelkan bagian tepi kepala dari jangka sorong ke didnding atas benda bertingkat.
  • Rahang gerak atas di geser sampai menyentuh bagian bawah benda bertingkat.
  • Untuk penguncian rahang gerak, putar sekrup pengunci.
  • Untuk mengakhiri pengukuran, lepas rahang jangka sorong dari bagian bertingkat benda yang diukur tadi.
  • Lakukan pembacaan dari hasil pengukuran tadi.

Demikian penjabaran dari penggunaan jangka sorong dengan berbagai bagian benda yang diukur seperti diameter luar dan dalam, kedalaman benda ataupun benda bertingkat. Yang kesemuanya dapat menghasilkan ukuran yang benar dan presisi jika langkah-langkah di atas dilakukan secara urut dan mengikuti prosedur kerja. Setelah penggunaan jangka sorong di atas, langkah lanjutan dari jangka sorong adalah pembacaan dan penghitungan hasil pengukuran yang sudah dilakukan. Penghitungan pada jangka sorong melibatkan skala vernier dan skala utama. Dengan hasil penambahan angka hasil kedua skala tersebut, maka didapat hasil pengukuran dari jangka sorong terhadap beberapa bagian benda tadi.