Penulisan Daftar Pustaka Dari Jurnal

Rate this post

Ada banyak cara penulisan daftar pustaka dalam karaya ilmiah. Ini dikarenakan banyaknya sumber-seumber yang digunakan oleh pembuat karya ilmiah untuk memperkuat karya ilmiahnya. Selain itu, sumber-sumber tersebut juga menandakan bahwa penelitian ataupun karya ilmiah tersebut adalah up to date (terbaru informasinya).

Sumber-sumber yang terbarulah, dilihat berdasarkan tahun terbit sumber-sumber tersebut, yang paling dicari dan digunakan oleh pembuat karya tulis atau peneliti. Sumber-sumber tersebut dapat berupa buku, majalah, koran (surat kabar), makalah, artikel dan jurnal.

Untuk sumber yang paling terakhir, yaitu jurnal, ini terdapat dua macam jurnal yaitu jurnal cetak (tertulis) dan jurnal online. Jurnal tercetak sudah barang tentu nyata dalam bentuk buku, sedangkan jurnal online hanya terbit lewat website yang bisa dikunjungi setiap saat.

Jurnal online ini selalu menjadi yang terbaru karena para penulis jurnal selalu update tulisan atau penelitian yang mereka tulis lewat jurnal online setiap saat. Nah, maka dari itu terdapat perbedaan penulisan dalam daftar pustaka pengutip antara jurnal yang cetak (tertulis) dengan jurnal online dari website. Ini yang akan dibahas lebih lanjut oleh penulis dengan memaparkan cara penulisan daftra pustaka dan contoh penulisan yang bisa dijadikan referensi penulisan daftar pustaka dari jurnal.

A. Cara Penulisan Daftar Pustaka Dari Jurnal

Sebelum melangkah pada cara penulisan daftar pustaka dari jurnal cetak maupun jurnal online, terlebih dahulu kita mengetahui arti dari jurnal tersebut. Jurnal adalah tulisan khusus yang yang dikeluarkan oleh seseorang yang kompeten dalam bidang ilmu tertentu yang dikeluarkan oleh suatau lembaga (instansi). Jurnal ilmiah ini meliputi semua bidang ilmu seperti ilmu alam, ilmu sosial, ilmu humaniora, kedokteran, teknologi dan jurnal ELSA. Isi dari jurnal meliputi semua data dan informasi penting hasil penelitian mulai dari awal penelitian, pelaksanaan penelitian dan terutama hasil penelitian yang akan mempengaruhi subjek penelitian. Berikut adalah cara-cara penulisan daftar pustaka dari jurnal cetak maupun jurnal online.

READ  Hal-hal yang Harus Diperhatikan di dalam Daftar Pustaka dan Cara Membuat Daftar Pustaka

1. Jurnal cetak

Tata cara penulisan jurnal cetak adalah sebagai berikut:

  • Nama pengarang ataupun peneliti atau penulis jurnal ditulis dengan dengan membalik nama belakang ditulis di depan sendiri kemudian tanda koma lalu tuliskan nama depan pengarang ataupun peneliti atau penulis jurnal.
  • Nama bulan dan tahun penerbitan adalah yang harus dicantumkan setekahnya dengan dipisahkan tanda tanda koma.
  • Judul jurnal setelah tanda tanda koma.
  • Nama penerbit dan diberi tanda titik.
  • Setelah tanda titik, tuliskan volume atau edisi dari jurnal yang digunakan.

Kesimpulan yang dapat diambil adalah unsur-unsur yang digunakan dalam penulisan daftar pustaka jurnal cetak sebagai berikut: nama pengarang atau peneliti atau penulis, nama bulan dan tahun terbit jurnal, judul jurnal, nama penerbit jurnal dan terakhir adalah volume atau edisi jurnal yang digunakan.

2. Jurnal online

Pada jurnal online tidak jauh berbeda, yang membedakan ada tambahan alamat website jurnal yang digunakan dan tanggal pengambilan jurnal online tersebut. Berikut adalah tata cara penulisan daftar pustaka untuk jurnal online selengkapnya:

  • Nama pengarang atau peneliti jurnal online dituliskan terlebih dahulu. Tata cara penulisannya adalah dengan membalik nama belakang pengarang atau peneliti di depan setelah itu baru nama depan pengarang, tentunya setelah ditambahkan tanda koma.
  • Dengan pemisah tanda koma, tuliskan bulan dan tahun terbit jurnal online tersebut.
  • Judul jurnal online dituliskan dengan pemisah tanda koma.
  • Dengan pemisah tanda titik, tuliskan nama penerbit dari jurnal online tersebut.
  • Lalu tuliskan volume atau edisi jurnal setelah dipisahkan tanda titik.
  • Selanjutnya tuliskan alamat website jurnal online tersebut diunggah dengan pemisah tanda kona.
  • Yang terakhir adalah menuliskan tanggal pengambilan data dari jurnal online tersebut dengan pemisah koma.
READ  Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Tepat, Lengkap

Berdasarkan paparan di atas, komponen-komponen yang harus ada dalam penulisan daftar pustaka jurnal online adalah sebagai berikut: mnama pengarang atau peneliti jurnal online, bulan dan tahun tebit jurnal online, judul jurnal online, nama penerbit jurnal online, volume atau edisi jurnal online, website jurnal online dan terakhir tanggal pengambilan dari jurnal online tersebut.

B. Gaya Penulisan Dalam Daftar Pustaka Jurnal 

Gaya penulisan yang dapat digunakan sebagai referensi penulisan jurnal ada dua yaitu:

1. APA Style

Penulisan APA style diterbitkan oleh American Psychological Association ini biasa digunakan dalam bidang psikologi, pengetahuan alam kognitif seperti: ilmu saraf, filsafat, linguistik, antropologi dan lain-lain. Format penulisan APA style adalah nama akhir pengarang, nama depan pengarang. (tahun terbit). Judul artikel. Nama jurnal, volume (edisi atau halaman jika ada).

2. MLA style

Sedangkan MLA Style (Modern Language Association) adalah penulisan yang sangat sederhana dibandingkan APA style atau penulisan daftar pustaka lainnya. Gaya penulisan MLA ini biasa digunakan dalam bidang: seni, bahasa dan sastra, bidang agama, pancasila, kewiraan, ilmu alamiah dasar dan ilmu budaya dasar. Format penulisan MLA Style adalah nama akhir pengarang, nama depan. “judul artikel.” Nama jurnal Volume. Edisi (tahun terbit): penerbit (media).

C. CONTOH-CONTOH PENULISAN DAFTAR PUSTAKA DARI JURNAL

Berikut adalah contoh-contoh penulisan daftar pustaka dari jurnal, baik cetak maupun online:

1. Jurnal cetak

  • lim Roswantoro. 2016. Studi islam: konsepsi, kemunculan-kemunculan polemic-ideologis dan filsafat ilmu pengembangannya. Jurnal ilmu-ilmu ushuludin. 17(2).
  • Dudung Hamdun. 2017. Pendidikan Keluarga sebagai Manifestasi Basic Nilai-Nilai Plurasime di Dukuh Kalipural Kendal. Jurnal Pendidikan Dasar Islam. 9(2): 14-15.
  • Ali. 2016. Islam agama semua nabi dalam prespeltif al-qur’an. Jurnal ilmu-ilmu ushuludin. 17(2).
  • Khoirul maisah. 2016. Relevansi hermeneutic Jorge dengan kaidah kaidah penafsiran al-qur’an. Jurnal ilmu-ilmu ushuludin. 17(2).
  • 2016. Memahami sejarah intelektual isalah berlin. Jurnal ilmu-ilmu ushuludin. 17(2).
READ  Pengertian Daftar Pustaka dan Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Penulisan Daftar Pustaka

2. Jurnal online

  • Ridjanović, Midhat. PhD, July 2013, “Naive Translation Equivalent”. Translation Journal. Volume 17, No. 3, http://translationjournal.net/journal/65naive.htm, 10 July 2013.
  • Mullane, Jennifer & Stuart J. McKelvie, 2001, “Effects of removing the Time Limit on First performance”, Practical Assesment, Research & Evaluation, Vol. 7 No, 23, dalam “http;//PAREonline.net/getvn.asp?v=7&_n=23,2001, diakses 18 Mei 2015.
  • Henry, Gates. 2001. Advancing Quality Through Additional Intention About Result. Chronicle. Vol. 2 number 21, January 2. Diambil dari: http://www.chea.org/chronicle/vol.1/no.11/index.html. (20 Desember 2007)
  • Kawoan, Selviyanti, 2015, “Pemerkosaan Anak Kandung Oleh Orang Tua Dalam Pandangan Islam”, Journal Irfani, 11 (1), 128-141, dalam http://journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/ir/article/view/382, diakses 18 Mei 2016.

Paparan di atas adalah contoh penulisan jurnal berdasarkan tempat terbit jurnal tersebut beserta beberapa model gaya penulisan yang dapat digunakan sebagai referensi dalam penulisan daftar pustaka jurnal. Secara garis besar sama saja penulisan daftar pustaka jurnal beserta komponen-okomponen yang harus tercantum di dalam penulisan daftar pustaka jurnal.