Formula dan Fungsi Dasar Microsoft Excel (Part 1)

Rate this post

Microsoft Excel

Pada dasarnya didesain sebagai sebuah program lembar kerja atau spreadsheet, Microsoft Excel memang bisa diandalkan dalam mengkalkulasikan angka dan menyelesaikan matematika serta permasalahan keteknikan. Excel memungkinkan Anda untuk menjumlahkan hingga merata-ratakan suatu kolom berisi angka-angka dalam satu kejapan mata.

Terlepas dari hal itu, Anda juga bisa mengkomputasikan bunga dan lain sebagainya, misalkan untuk mendapatkan budget paling optimal untuk mengiklankan produk, meminimalisir biaya pengiriman, bahkan membuat jadwal terorganisir untuk karyawan di perusahaan Anda. Ini bisa dilakukan dengan memasukkan formula di sel-sel Excel, salah satunya seperti yang akan dijelaskan di bawah ini. Selamat membaca.

Formula-formula Excel dasar

Sebelum menjabarkan daftar formula dasar Excel, mari kita simak penjelasan tentang kata-kata kunci di dalam bahasan Microsoft Excel kali ini. Jadi, apa yang disebut sebagai formula Excel dan fungsi Excel?

Formula adalah sebuah istilah yang berarti untuk mengkalkulasi nilai dari suatu sel. Contohnya adalah =A2+A2+A3+A4yang mana merupakan sebuah formula untuk  menambahkan nilai dari sel A2 hingga A4.

Sementara itu, fungsi diartikan sebagai “penyingkat formula”. Cara kerjanya sama seperti fungsi yang ada di pelajaran matematika dasar saat berada di tingkat SMP dan SMA. Kegunaan fungsi adalah untuk “re-definisi” formula. Fungsi bekerja untuk suatu perhitungan tertentu. Misalkan saja untuk penambahan sel A2 hingga A4 seperti pada formula di atas, daripada cukup repot menambahkan selnya satu-satu, Anda bisa menggunakan fungsi –SUM(A2:A4) dan hasilnya akan sama.

Anda bisa melihat fungsi-fungsi lainnya di Function Librarydi tab Formula. Di bagian itu bahkan akan ada penjelasan tentang kegunaannya, coba lihat gambar di bawah.

READ  Cara Mudah Membuat Grafik/Chart di dalam Microsoft Excel

Ada lebih dari 400 fungsi di Excel dan jumlah ini bertamah dari versi satu ke versi lainnya yang lebih baru. Tentu saja agak tidak mungkin untuk mengingat semuanya, dan sebenarnya Anda tidak perlu menghafalkannya. Fitur bernama Function Wizard di seri Excel yang baru akan membantu Anda menemukan fungsi paling sesuai untuk suatu tugas tertentu.

Sementara itu, Excel Formula Intellisenseakan memunculkan syntax fungsi dan sejenis auto-service segera setelah Anda mengetikkan nama dari fungsi yang diawali dengan tanda sama dengan di sel. Contohnya =SUM(lalu Excel Formula Intellisenseini akan memunculkan auto-service SUM(number1,[number2], …)

Meng-klik nama dari fungsi akan membuatnya secara otomatis berubah dengan hyperlinkbiru, yang akan membuka topic Help atau bantuan untuk fungsi tersebut.

Saran:Anda tidak perlu mengetik fungsinya dalam capslock. Microsoft Excel akan secara otomatis mengkapitalkan fungsi tersebut setelah Anda selesai mengetik formulanya dan menekan Enter.

SUM

SUM adalah penjumlahan. Formulanya adalah SUM(number1,[number2], …) Di dalam perhitungan fungsi-fungsi Excel, komposisi yang masuk di dalam brackets atau tanda [] adalah opsional, sementara itu yang tidak dikurung menggunakan brackets ini berarti harus ada. Maksudnya, dalam hal SUM ini, number1 harus ada, jadi untuk menjalankan formula SUM Anda harus menambahkan setidak-tidaknya 1 angka.

Kerennya dari fungsi ini adalah SUM punya beberapa variasi contohnya adalah sebagai berikut.

Ini adalah contoh dari =SUM(D1:D6)yang berarti menambahkan semua angka dari sel D1 hingga D6. Jika Anda mengetikkan =SUM(D1,D6)berarti Anda sedang menambahkan sel D1 dan D6 saja. Sementara itu, misalkan jika Anda mengetikkan =SUM(D1:D6)/5Anda berarti sedang menambahkan sel D1 hingga D6 lalu membaginya dengan 5.

READ  Cara Mengatur Nomor Halaman Pada Microsoft Word 2013

Lalu bagaimana dengan fungsi =SUM(D1:D6)*5? Apa hasilnya? Coba lakukan di Microsoft Excel Anda.

Tags: