Gaya Gesek, Pengertian, Sifat, Jenis, Rumus, serta Keuntungan dan Kerugiannya

Gaya Gesek, Pengertian, Sifat, Jenis, Rumus, serta Keuntungan dan Kerugiannya
5 (100%) 3 votes

Pengertian Gaya Gesek

Gaya gesek adalah gaya yang berlawanan arah dengan arah gerak suatu benda yang terjadi karena adanya sentuhan benda dengan bidang lintasan dan membuat adanya gesekan antara keduanya ketika benda mulai bergerak hingga benda bergerak.

Besarnya gaya gesek ditentukan berdasarkan kekasaran permukaan kedua bidang yang bersentuhan. Maka, semakin kasar permukaan suatu bidang, semakin besar juga nilai gaya geseknya.

Sifat-sifat Gaya Gesek

Berikut ini adalah sifat gaya gesek (friction force) secara umum.

  1. Gaya gesek mempunyai arah yang selalu berlawanan dengan gaya luar yang bekerja pada benda sehingga gaya gesek menghambat gerak benda.
  2. Gaya gesek mempunyai arah yang selalu berlawanan dengan arah gerak benda. Jika benda bergerak ke kanan, maka gaya gesek bearah ke kiri, sedangkan jika benda bergerak ke bawah, maka gaya gesek bergerak ke atas, begitu seterusnya.
  3. Pada benda padat yang bergerak di atas benda padat, maka gaya geseknya dipengaruhi oileh tingkat kekasaran benda yang bersinggungan. Semakin kasar permukaan suatu benda, maka semakin gaya gesek semakin besar, dan berlaku sebaliknya.
  4. Pada benda yang bergerak di udara, contohnya gerak jatuh bebas, maka besarnya gaya gesek dipengaruhi oleh luas bidang sentuh benda.

Jenis-jenis Gaya Gesek

Seorang matematikawan dan fisikiwan Swiss bernama Leonhard Euler membagi gaya gesek menjadi 2 jenis berdasarkan keadaan benda yang dikenai, yaitu gaya gesek statis dan gaya gesek kinetis.

  • Gaya Gesek Statis (GGS)

Gaya gesek statis adalah gaya yang bekerja ketika benda dalam keadaan diam hingga tepat ketika benda akan bergerak. Gaya gesek statis dapat mencegah Anda untuk tergelincir dari tempat Anad berpijak, dan dapat mencegah sebuah benda meluncur ke bawah pada bidang yang miring.

READ  Konfigurasi Eletron, Pengertian, dan Macam-macamnya

Besar gaya gesek statis didapatkan dari hasil perkalian antara koefisien gesek statis dengan gaya normal suatu benda.

Rumus gaya gesek statis:

fs = µx . Fn

Dengan: fs = gaya gesek statis (N)

µx= koefisien gesek statis

N = gaya normal (N)

  • Gaya Gesek Kinetis (GGK)

Gaya gesek kinetis adalah gaya yang bekerja pada suatu benda yang bergerak. Besar gaya gesek kinetis bergantung pada gaya normal dan tingkat kekasaran permukaan benda dan bidang yang bersinggungan (koefesien gesekan). Koefisien gesekan kinetis adalah koefisien gesekan yang terjadi pada benda yang bergerak, yang disimbolkan dengan µk.

Rumus gaya gesek kinetis:

fk =µk. N

Dengan: fk = gaya gesek kinetis (N)

µk= koefisien gesekan kinetis

N =gaya normal (N)

Nilai koefisien gaya gesek statis dan gaya gesek kinetis adalah sama, yaitu tidak lebih dari 1, namun besarnya koefisien gaya gesek statis umumnya lebih besar daripada koefisien gesek kinetis (µs> µk)

Keuntungan dan Kerugian Gaya Gesek

  1. Saat Anda berjalan, terjadinya gesekan antara kaki dan jalan yang menyebabkan Anda dapat berjalan. Namun, ketika tanpa sengaja Anda terjatuh dan mengenai aspal, maka gesekan dapat mengakibatkan luka pada tubuh Anda.
  2. Ban kendaraan sengaja dibuat beralur untuk memperbesar gaya gesek dengan jalan agar tidak mudah terjadi kecelakaan. Namun, hal ini mengakibatkan ban menjadi aus dan memudahkan kendaraan tergelincir.

Tags: