Ibadah Haji yang Wajib dan Memiliki Banyak Manfaat

Ibadah Haji yang Wajib dan Memiliki Banyak Manfaat
5 (100%) 5 votes

Berhajilah bagi yang mampu, demikian anjuran dalam beberapa hadis yang harus dimengerti umat islam. Mampu memang menjadi syarat utama untuk menunaikan ibadah yang sudah dianjurkan dalam rukun islam. Maka jika memang belum mampu, jangan memaksakan diri untuk berhaji. Berikut adalah uraian tentang berhaji bagi umat islam.

A.   Pengertian Haji dan Hukum Berhaji

Ibadah haji adalah salah satu rukun islam yang wajib dikerjakan umat islam baik perempuan maupun laki-laki yang mampu dan telah memenuhi syarat. Semua itu dilakukan dengan memenuhi syarat-syarat, rukun dan wajib serta sunnah haji. Menurut pengertian secara bahasa, haji adalah menyengaja mengunjungi baitullah (ka’bah) di makkah untuk melakukan ibadah kepada allah swt pada waktu tertentu dan dengan cara tertentu secara tertib. Ibadah haji merupakan ibadah yang harus dilaksanakan oleh muslim sekali seumur hidup, jika mampu. Berhaji adalah ibadah dengan rangkaian panjang dan lama.

Hukum berhaji, sebenarnya, wajib sekali seumur hidup dan jika mampu. Hukum haji ini menjadi sunnah jika ternyata sudah dilakukan berhaji yang kedua, ketiga dan seterusnya.

B.   Syarat Haji

Syarat-syarat ibadah haji adalah sebagai berikut:

READ  Keutamaan-Keutamaan Al Quran yang Perlu Dipelajari

1.    Beragama Islam

Tentunya syarat utama dari beribadah haji yang mutlak dipenuhi. Hanya kaum muslim saja yang mempunyai hak melaksanakan ibadah haji di mekah.

2.    Berakal Sehat

Yang dapat melaksanakan ibadah haji adalah umat muslim yang berakal sehat atau tidak terganggu jiwanya agar dapat melaksanakan semua rukun haji dengan baik dan urut.

3.    Baligh atau Dewasa

Dewasa atau baligh ditandai dengan berbeda sesuai dengan jenis kelamin. Bagi wanita ditandai dengan sudah mendapati haid atau datang bulan sedangkan pria ditandai dengan sudah pernah bermimpi basah.

4.    Merdeka

Orang yang dapat melaksanakan ibadah haji adalah salah satunya orang yang merdeka. Merdeka dalam artian tidak terikat kebebasannya dalam menjalani kehidupan.

5.    Mampu Melakukannya

Mampu disini dapat diartikan dengan mampu secara materi maupun secara immateri. Secara materi berarti secara finansial, memiliki sejumlah uang untuk uang saku berangkat dan pembayaran haji serta biaya hidup keluarga yang ditinggalkan selama berhaji. Immateri berarti mampu secara kesehatan serta mental dalam menjalani ibadah haji. Berikut adalah ketentuan syarat haji yang mampu adalah sebagai berikut:

  1. Sehat
  2. Ada kendaraan untuk berangkat dan pulang kembali dari mekah.
  3. Aman dalam perjalanan
  4. Memiliki bekal yang cukup
  5. Bagi perempuan harus ditemani suami atau mahramnya

C.   Rukun Haji

Rukun haji yang harus dilakukan secara berurutan adalah sebagai berikut:

1.    Ihram

Adalah berniat ibadah haji atau umrah dengan memakai baju ihram warna putih serta tidak berjahit.

2.    Wukuf di Padang Arafah

Adalah datang pada waktu zuhur di padang arafah, tergelincir matahari di 9 dzulhijjah sampai terbit fajar di tanggal 10 dzulhijjah.

3.    Tawaf

Adalah mengelilingi ka’ bah sebanyak 7 kali putaran, dimulai dari hajar aswad dengan posisi ka’bah di sebelah kiri orang yang tawaf. Macam-macam tawaf yang perlu diketahui adalah tawaf qudum, ifadah, nazar, sunnah dan wada.

READ  Tanda-tanda terjadinya Lailatul Qadar

4.    Sai

Adalah rukun haji yang dilakukan dengan lari-lari kecil antara bukit safa dan bukit marwah sebanyak 7 kali.

5.    Menggunting Rambut

Adalah mengukur rambut sekurang-kurangnya tiga helai rambut.

6.    Tertib

Tahapan rukun ini adalah melakukan semua rukun haji dengan urut mulai ihram sampai tahallul menggunting rambut).

D.   Jenis-jenis Haji

Ada beberapa jenis haji yang dapat dilakukan oleh muslim yaitu:

1.    Haji Ifrad

Adalah pelaksanaan ibadah haji saja, jadi tidak diwajibkan membayar dam (denda). Haji ifrad ini dilakukan dengan cara bersuci, berpakaian ihram, sholat sunnah dua rakaat dan niat berhaji. Ibadah haji ini dapat dilakukan melalui empat cara:

  • Melakukan ibadah haji saja tanpa umrah
  • Melaksanakan haji lebih dulu daripada umrah
  • Melaksanakan umrah sebelum bulan-bulan haji, lalu berihram haji pada bulan haji
  • Melaksanakan umrah pada bulan-bulan haji lalu pulang ke tanah air dan kembali lagi ke tanah suci untuk berhaji.

2.    Haji Tamattu

Adalah merupakan melaksanakan ibadah umrah lebih dahulu baru melakukan ibadah haji. Pelaksanaan ibadah tamattu adalah sebagai berikut bersuci, berpakaian ihram, sholat sunnah dua rakaat, niat dari miqat, membaca talbiah sholawat dan doa, masuk mekah dan berdoa, masuk masjidil haram dan berdoa menghadap kiblat, melewati maqom ibrahim dan berdoa, tawaf 7 putaran, sai dari bukit safa ke bukit marwah sebanyak 7 kali, dan mencukur rambut sebagai tanda berakhirnya ibadah.

3.    Haji Qiram

Adalah melaksanakan haji dan umrah dalam satu niat dan pekerjaan sekaligus. Para jamaah haji qiram ini wajib membayar dam nusuk. Pelaksanaan haji qiram di mulai dengan bersuci, berpakaian ihram, sholat sunnah dua rakaat, dan berniat haji serta umrah.

E.    Wajib dan Sunnah dalam Berhaji

Dalam berhaji ada hal-hal yang harus dikerjakan untuk menjadi wajib dan sunnahnya berhaji, sebagai berikut:

READ  5 Keistimewaa Wanita dalam Pandangan Islam

1.    Wajib Haji

Wajib haji adalah perbuatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji dan apabila tidak dilaksanakan maka hajinya tidak sah, sebagai berikut:

  • Ihram dari miqat
  • Mabit di muzdalifah
  • Melontar tiga jumrah, yaitu ula, wusta dan aqabah
  • Mabit di mina
  • Tawaf wada bagi yang akan meninggalkan mekah (untuk wanita menstruasi tawaf wada nya gugur)
  • Menghindari perbuatan yang terlarang dalam keadaan berihram

2.    Sunnah Haji

Dalam mengerjakan ibadah haji, ada beberapa sunnah yang perlu dikerjakan sebagai berikut:

  • Sholat sunnah di hijir ismail
  • Membaca talbiyah
  • Sholat sunnah tawaf di belakang maqam ibrahim
  • Memasuki ka’bah sambil berdoa

F.    Larangan-larangan Dalam Berhaji

Adapun sejumlah larangan dalam berhaji bagi laki-laki dan perempuan adalah:

  • Dilarang memakai wangi-wangian sesudah niat berhaji
  • Tidak boleh memotong rambut atau bulu badan anggota badan yang lain
  • Dilarang memotong kuku
  • Dilarang mengadakan akad nikah
  • Tidak boleh memburu atau membunuh binatang yang ada di tanah suci
  • Tidak diperkenankan bersetubuh dan segala pendahuluannya
  • Bagi pria, tidak boleh memakai pakaian yang berjahit, memakai tutup kepala dan alas kaki yang menutup mata kaki
  • Bagi perempuan, dilarang menutup muka dan telapak tangan

Berhaji adalah perjalanan spritual seseorang untuk mengunjungi rumah allah swt. Jadi, semua yang berhubungan dengan ibadah haji baik syarat maupun rukunnya harus sepenuhnya dilakukan secara sempurna. Berhaji sama dengan mengenang usaha nabi muhammad saw beserta para sahabat dalam berjuang demi islam. Dapat pula disebut mengenang para nabi terdahulu seperti pengorbanan nabi ibrahim yang mengorbankan anak satu-satunya yaitu nabi ismail untuk disembelih yang akhirnya diganti dengan kambing. Wukuf arafah adalah untuk mengenang pertemuan antara nabi adam dan siti hawa, dan lain-lain.