Kalor dan Perpindahan Kalor

Rate this post

Pengertian Kalor

Kalor adalah suatu energi yang mudah diterima oleh suatu zat dan mudah juga dilepaskan sehingga dapat mengubah temperatur zat tersebut menjadi naik turun. Kalor dapat berpindah dari suatu zat ke zat yang lain melalui perantara. Kalor adalah energi yang tidak dapat dilihat yang ternyata dapat berubah menjadi bentuk energi yang lain, seperti energi listrik, energi gerak, energi cahaya, dan lain sebagainya.

Contoh dari kalor, ketika dua zat dengan temperatur berbeda dicampurkan di dalam suatu wadah, maka temperatur kedua zat tersebut akan menjadi sama. Besarnya temperatur akhir adalah temperatur yang berada antara temperatur awal kedua zat tersebut. Dalam hal ini, kalor dengan temperatur lebih tinggi berpindah ke temperatur yang lebih rendah hingga mencapai titik temperatur kesetimbangannya.

Perpindahan Kalor

Terdapat 3 jenis perpindahan kalor yang mungkin terjadi, yaitu perpindahan kalor secara konduksi, perpindahan kalor secara konveksi, dan perpindahan kalor secara radiasi.

  • Perpindahan Kalor Secara Konduksi

Perpindahan kalor secara konduksi yaitu perpindahan kalor yang terjadi melalui suatu zat perantara seperti logam tanpa diikuti oleh perpindahan pertikel-partikel zat tersebut secara permanen. Contohnya, ketika Anda memanaskan saah satu ujung logam, maka ujung logam yang lain akan ikut panas karena terjadi penghantaran kalor dari suhu tinggi ke suhu rendah.

Ketika salah satu ujung logam dipanaskan, partikel yang ada pada ujung logam akan bergetar yang membuat partikel yang terhubung dengannya ikut bergetar. Karena itulah partikel logam tersebut bergetar meskipun yang dipanaskan hanya satu ujung logam saja. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya perpindahan kalor.

  • Perpindahan Kalor Secara Konveksi

Perpindahan kalor secara konveksi yaitu perpindahan kalor yang terjadi melalui suatu zat dan diikuti dengan perpindahan bagian-bagian zat tersebut. Biasanya konveksi terjadi pada zat cair atau gas.

READ  Pengertian Gelombang Elektromagnetik : Sifat, Spektrum, Manfaat dan Efek

Ada dua jenis perpindahan kalor secara konveksi yaitu konveksi alamiah dan konveksi paksa.

  1. Konveksi Alamiah

    Konveksi alamiah adalah konveksi yang terjadi karena dipengaruhi oleh gaya apung tanpa faktor luar dan karena adanya perbedaan massa jenis. Contohnya, pada proses pemanasan air, massa jenis partikel air yang sudah panas naik menjauh dari api, lalu digantikan dengan partikel air lainnya yang suhunya lebih rendah. Proses konveksi alamiah yang terjadi pada air akan membuat seluruh partikel zat cair tersebut panas sempurna.

  2. Konveksi Paksa
    Konveksi paksa adalahkonveksi yang terjadi karena dipengaruhi oleh faktor luar seperti tekanan dan juga bisa terjadi karena disengajakan atau dipaksa. Contohnya, kipas angin membawa udara dingin ke tempat yang panas.
  • Perpindahan Kalor Secara Radiasi

Perpindahan kalor secara radiasi terjadi tanpa menggunakan zat perantara. Agar dapat terjadinya perpindahan kalor, kedua benda tidak harus bersentuhan, karena kalor akan dipancarkan ke segala arah melalui sumber panas. Contohnya, ketika Anda berada di dekat api unggun dari sudut manapun, Anda tetap akan merasa kehangatan yang bersumber dari api tersebut.

Tags: