Kartu ATM  dan Kartu Kredit

Rate this post

ATM dalam bahasa inggris dikenal sebagai Automatic Teller Machine, yang diartikan sebagai  Anjungan Tunai Mandiri dalam bahasa indonesia. ATM merupakan alat elektronik berupa kartu plastik yang diberikan oleh bank kepada pemilik rekening yang dapat digunakan untuk bertransaksi secara elektronik seperti mengecek saldo, mentransfer uang dan juga mengambil uang dari mesin ATM tanpa perlu menunggu untuk dilayani oleh seorang teller. Dari pengertian asli kartu ATM, maka mesin ATM dapat diartikan sebagai sebuah mesin yang otomatis bekerja menggantikan perang teller yang sering kita jumpai di bank, baik untuk urusan setor tunai, tarik tunai, pembayaran dan lain-lainnya. Jadi, kartu ATM adalah kartu yang kita butuhkan untuk mengoperasikan mesin ATM. Setiap pemegang kartu nantinya akana diberikan PIN (Personal Identification Number) atau nomor pribadi yang bersifat rahasia untuk keamanan dalam penggunaan ATM.

Kartu ATM meupakan kartu plastic yang dikeluarkan oleh perbankan yang paling banyak diterbitkan di seluruh dunia. Kartu ATM ini juga merupakan kartu yang paling banyak dimiliki dan diminati oleh masyarakat karena hampir semua bank mulai dari bank asing, bank pemerintah, bank swasta nasional sampai bank pembangunan daerah (BPD) pun menerbitkan kartu seperti ini. Memiliki kartu ini pun sangatlah mudah. Yang perlu dilakukan hanya melakukan tabungan di sebuah bank dan mengajukan kepemilikan dari kartu ATM.

Yang membedakan kartu ATM dengan kartu debit adalah cara penggunaannya. Yang mana jika digunakan untuk bertransaksi di mesin ATM, maka disebut kartu ATM. Sedangkan jika diunakan untuk melakukan transaksi pembayaran dan perbelanjaan non tunai dengan menggunakan mesin EDC (Electronic Data Capture) maka kartu tersebut dikenal sebagai kartu kredit.

READ  Pengertian Kebijakan Fiskal Contoh dan Tujuannya

Selain berfungsi untuk mengambil uang tunai, manfaat lain kartu ATM yang lain adalah dapat digunakan sebagai sarana transfer, cek saldo, melakukan pembayaran pulsa, pembayaran PLN dan lain sebagainya berdasarkan ketersediaan menu yang terdapat di mesin tersebut. Saat mengambil uang tunai, kartu ATM biasanyaada batasnya atau limit dari jumlah pengambilan. Contohnya adalah kartu ATM dari bank BCA yang dikenal dengan nama Paspor BCA tipe gold hanya bisa tarik tunai maksimal Rp10 juta dalam sehari. Kalau sudah mencapai angka tersebut tapi ingin menambah jumlah penarikan, harus menunggu hari berikutnya. Dan yang paling penting adalah kartu ATM yang kita ini gunanya adalah untuk mengambil uang pada tabungan kita.

  • Kegunaan kartu ATM

Kartu Debit dan Kartu ATM memiliki fungsi sebagai alat bantu dalam melakukan transaksi dan memperoleh informasi perbankan secara elektronis.

Jenis transaksi yang tersedia antara lain:

  1. Penarikan tunai
  2. Setoran tunai
  3. Transfer dana
  4. Pembayaran
  5. Pembelanjaan

Jenis informasi yang tersedia antara lain:

  1. Informasi saldo
  2. Informasi kurs

Namun, seiring dengan kemajuan teknologi jenis dari transaksi dan informasi yang tersedia akan terus bertambah.

Keuntungan menggunakan kartu ATM, antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Dalam artian kita tidak perlu datang ke bank untuk melakukan transaksi atau memperoleh informasi
  2. Tidak perlu membawa uang tunai untuk melakukan transaksi belanja di toko.
  3. Transaksi penarikan secara tunai/pembelanjaan via ATM/EDC dapat dilakukan dijaringan bank sendiri, jaringan lokal dan internasional.
  4. Dapat bertransaksi setia saat meskipun hari libur sehingga ketika dalam urusan mendesak dan mendadak kita dapat dengan mudah melakukan transaksi melalui ATM.
  • Pengertian Kartu kredit

Kartu Kredit adalah salah satu alat pembayaran dan pinjaman tunai yang simple, efesien dan memberikan nilai lebih bagi si pemegang kartu. Kartu kredit merupakan suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail), yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut sebagai alat pembayaran yang dapat digunakan dalam membayar suatu transaksi. Kartu Kredit juga merupakan kartu yang mana dikeluarkan oleh pihak bank yang dapat digunakan oleh penggunanya untuk membeli segala keperluan dan barang-barang serta pelayanan tertentu secara utang atau tidak tunai. Bisa juga diartikan secara langsung bahwa kartu kredit adalah kartu pinjaman. Atau kartu yang memberikan kesempatan kepada penggunanya untuk mendapatkan pinjaman.

READ  BAGAIMANA ASET PERBANKAN INDONESIA?

Pengertian kartu kredit yang tercantum dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 7/52/PBI/2005  Pasal 1 Angka 4 yang diubah menjadi Peraturan Bank Indonesia Nomor 10/8/PBI/2008 mengenai Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran Dengan Menggunakan Kartu, yaitu :

“ Kartu Kredit adalah alat pembayaran dengan menggunakan kartu yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atas kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi, termasuk transaksi pembelanjaan dan/atau untuk melakukan penarikan secara tunai yang mana kewajiban pembayaran dari pemegang kartu dipenuhi terlebih dahulu oleh acquirer atau penerbit, dan pemegang kartu berkewajiban melakukan pelunasan kewajiban pembayaran tersebut pada waktu yang disepakati baik secara sekaligus (charge card) ataupun secara angsuran.”

  • Jenis-jenis Kartu Kredit

  1. Berdasarkan fungsinya, yaitu :
  2. Change card adalah kartu kredit dimana pemegang kartu harus melunasi semua tagihan yang terjadi atas transaksinya sekaligus pada saat jatuh tempo.
  3. Credit card yaitu kartu kredit dimana pemegang kartu dapat melunasi penagihan yang terjadi atas dirinya secara cicilan (angsuran) pada saat jatuh tempo.
  4. Debet card ialah kartu kredit yang pembayaran atas penagihan nasabah melalui pendebitan rekening nasabah yang ada di bank pada saat membuka kartu kredit. Dengan pendebitan tersebut maka otomatis rekening nasabah akan berkurang sejumlah transaksi yang dilakukan dengan kartu kreditnya.
  5. Cash card merupakan kartu yang berfungsi sebagai alat penarikan tunai pada ATM ataupun langsung pada teller atau kasir bank. Namun pembayaran cash ini tidak dapat dilakukan diluar kedua lembaga yang disebutkan di atas.
  6. Check Guarantee adalah kartu yang digunakan sebagai jaminan dalam penarikan cek dan dapat pula digunakan untuk menarik uang tunai.
  7. Berdasarkan wilayah, yaitu :
  8. Kartu kredit lokal ialah kartu kredit yang hanya dilakukan dalam suatu wilayah tertentu. Misalnya hanya berlaku di satu negara saja.
  9. Kartu kredit internasional merupakan kartu kredit yang dapat digunakan di berbagai negara, tergantung dari bank yang mengeluarkannya. Contohnya Master Card, Visa card, Dinner card atau American card.
  • Fungsi Kartu Kredit

Kartu kredit memiliki beberapa fungsi penting, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Sebagai Dana Emergency : dana emergency beda dengan dana cadangan atau dana tambahan. Dana emergency maksudnya adalah untuk keperluan-keperluan yang sifatnya memang gawat darurat, seperti perlu operasi mendadak, mau melahirkan belum ada dana, dsb.
  2. Sebagai Dana Opportunity : yaitu mengambil kesempatan atau peluang bisnis atau investasi yang belum tentu ketika peluang itu datang, kita ada dana untuk mengambilnya.
  3. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran dari belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan jadi dapat lebih efisien. Bahkan terdapat juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik, dan tagihan air.
  4. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
  5. Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bisa untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
  6. Kartu kredit tertentu memberi servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, ataupun kerusakan barang yang dibeli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank pada saat transaksi).
READ  Pengertian Pasar

Tags: