Lichenes – Lumut Kerak

Lichenes – Lumut Kerak
4.9 (97.5%) 8 votes

Lichenes atau Lumut Kerak.

Lumut kerak sebenarnya adalah gabungan dari miselium jamur yang terdapat jalinan sel-sel alga dimana keduanya saling berinteraksi membentuk kehidupan simbiosis mutualisme, bentuk dari jalinan tersebut berupa kerak dan bewarna keperakan. Jamur golongan ini golongan Ascomycota dengan alga hijau/Chlorophyta atau alga biru/Cyanophyta yang uniseluler.

Terdapat banyak jenis dari Basidiomucotina dan Ascomycotina yang hidup bersimbiosis dengan alga hijau maupun alga biru yang mana pada umumnya bersel satu yang akan membentuk Lichenes yang dapat ditemukan pada kulit pohon atau dapat pula berupa lumut janggut.

Sudah terdapat lebih dari 18.000 linchenes yang telah terindentifikasi dimana Licehenes tersebut ditemukan di lingkungan yang kurang baik dan bebatuan sehingga Lichenes dapat dikatakan sebagai organisme perintis yang mampu hidup dibatu. Biasanya, Lichenes  mulai melakukan pembentukan tanah dengan cara melapukkan permukaan dari bebatuan serta menambahkan zat yang terkadung didalam diri mereka. Selain itu, Lichenes memiliki sifat endolitik dimana mereka dapat masuk kedalam pinggiran batu kemudian menghasilkan asam untuk melubangi batu sehingga lama kelamaan batu tersebut akan pecah.

Selain di tanah. Lichenes juga dapat menjadi indikator dalam pencemaran di udara. Hal tersebut dikarenakan Lichenes tidak mampu hidup pada udara yang telah tercemar, sehingga apabila tidak ada Lichenes dapat disimpulkan bahwa udara di lingkungan tersebut telah tercemar.

Lichenes tahan terhadap kekurangan air dalam jangka waktu yang lama, karena Lichenes dapat hidup di batu batuan kering, tidak mati, dan ketika hujan turun Lichenes akan hidup kembali.

  • Reproduksi Lichenes

Lichenes melakukan reproduksi secara seksual dan aseksual. Repoduksi seksual yakni dengan membentuk Basidiomucotina dan Ascomycotina yang bergantung kepada jenis fungsi yang bersimbiosis. Spora ini tidak dilengkapi dengan hifa sehingga fungi tidak akan tumbuh dan membentuk individu baru. Sedangkan Repoduksi aseksual yaitu dengan cara fragmentasi atau dengan menggunakan Soredium (sel alga yang terbungkus fungi).

READ  Sistem Reproduksi Manusia
  • Contoh Lichenes

Lichenes memiliki bentuk yag beraneka ragam. Berikut beberapa contoh Lichenes yang sering dijumpai di alam.

  1. Lobaria Virens

Lichenes ini memiliki talus (bentuk tubuh) foliose yang cukup lebar dan panjang. Lobaria memiliki warna hijau tua kebiruan ata kekuningan.

  1. Cladonia Ragiferina

Cladonia ini memiliki bentuk fruticose dan memiliki warna putih kehijauan. Cladonia ini merupakan makanan utama dari rusa yang berada di kutub.

  1. Usnea (Kerak Jenggot)

Bentuknya berupa fruticose berwarna putih kehijauan, hidup di bagian epifit dari pohon-pohon kering dan juga memiliki rambut yang kasar. Usnea ini dapat digunakan atau dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan atau jamu.

  1. Peltigera Collina

Lichenes ini memiliki bentuk tubuh foliose yang berwana kebiru-biruan pada permukaan atasnya dan memiliki warna putih di bagian permukaan bawahnya. Dimana paada permukaan bawahnya dipenuhi oleh rhizoid.

  1. Parmelia Sulcata

Parmelia memiliki Talus foliose, memiliki warna abu-abu atau putih kehijauam serta memiliki rhizie dibagian bawahnya sebagai alat pelekat. Bentuknya apabila diamati seperti lembaran-lembaran kulit.

Tags: