Macam-macam Hormon Reproduksi Manusia dan Fungsinya

Rate this post

Sumber gambar: Pixabay

Hormon Manusia

Hormon adalah bagian yang tidak dapat terpisahkan dalam sistem reproduksi manusia. Segala kondisi seseorang yang berkaitan dengan alat reproduksi tidak jauh karena adanya pengaruh hormon. Seperti perubahan fisik saat memasuki masa pubertas, mulai dari untuk anak perempuan mulai mengalami perubahan berupa payudara mulai membesar, kemudian untuk anak laki-laki mengalami dada yang lebih bidang. Kondisi lainnya lagi adalah wanita yang mengalami menstruasi, juga kemudian kehamilan. Itu semua terjadi karena adanya pengaruh hormone reproduksi.

Hormon Reproduksi

Hormon reproduksi sendiri ada macam-macam dengan fungsi yang juga berbeda-beda tentunya. Luteinzing hormonealias LH dan juga Follicle stimulating hormonealias FSH adalah dua hormon reproduksi yang paling umum dikenal punya peranan besar dalam terjadinya perubahan fisik pada seseorang ketika masuk pada masa pubertas.

Akan tetapi pada kenyataannya hormon reproduksi tidak hanya ada dua saja. Ada juga Hormon testosterone dan hormon estrogen. Lantas, apa saja fungsi dari masing-masing hormon reproduksi tersebut? Ini ulasan lebih lengkapnya:

  1. Luteinzing Hormone

Juga disebut LH, hormon ini diproduksi oleh kelenjar pituitari, kelenjar yang ada di otak dengan ukuran kurang lebih seperti kacang polong. Hormon ini punya korelasi dengan hormon FSH, juga saling melengkapi. Pada wanita, LH punya pengaruh terhadap fisiologis ovarium, kemudian produksi sel telur, kesuburan sampai dengan siklus menstruasi. Sedangkan pada pria, LH berfungsi untuk membantu produksi testosterone, dimana itu mempengaruhi tingkat produksi sperma.

  1. Follicle Stimulating Hormone

FSH, hormon reproduksi yang satu ini juga diproduksi pada kelenjar pituitari. FSH punya peranan yang penting pada perkembangan seksual seseorang. Bukan hanya mempengaruhi perkembangan fisik saat masuk masa pubertas saja, namun hormon ini pada wanita juga berperan dalam membantu prose pembentukan sel telur di ovarium. Kalau untuk pria, FSH sendiri berguna untuk mengontrol produksi sperma serta perkembangan organ kelamin.

  1. Hormon Testosteron

Baik wanita maupun pria sama-sama memiliki hormon testosterone. Hanya saja, kadar hormon testosterone pada pria lebih tinggi ketimbang pada wanita. Hormon yang satu ini akan mengalami peningkatan kadar secara drastis pada pria ketika masa pubertas dan akan perlahan menurun saat memasuki usia lanjut yakni 30 tahun.

READ  Besaran, Satuan, dan Dimensi dalam Ilmu Pengukuran Fisika

Pada pria, hormon testosterone berguna untuk membantu dalam produksi sperma, kemudian menjaga massa otot, kepadatan tulang sampai dengan mengendalikan gairah seksual. Sehingga hormon ini dapat mempengaruhi perubahan fisik maupun psikis pria dengan signifikan.

Sedangkan pada wanita, hhormon testosterone berguna untuk menjaga tulang tetap kuat, meminimalisir nyeri, juga berguna untuk menjaga kesehatan kognitif.

  1. Hormon Estrogen

Kebalikan dari hormon testosterone, untuk hormon estrogen kadarnya lebih banyak pada wanita ketimbang pria. Pada wanita, hormon estrogen memiliki peran dalam mengendalikan pertumbuhan dinding rahim saat siklus menstruasi dan juga saat tengah hamil. Hormon ini pun ikut mempengaruhi proses kenaikan dan penurunan berat badang.

Sedangkan pada pria, hormon estrogen berfungsi untuk mengendalikan kesehatan sperma. Akan tetapi apabila hormon estrogen ini terlalu tinggi pada pria, maka hal tersebut dapat membuat pria mengalami penurunan kualutas sperma.

Menjadi keharusan untuk kita semua agar dapat menjaga kesehatan hormon reproduksi yang ada di dalam tubuh kita. Caranya adalah dengan membiasakan hidup sehat, baik dari pola makan sampai dengan intensitas ektivitas badan setiap harinya.

Tags: