Manajer, Pengertian, Tugas, Fungsi, dan Tingkatannya

Rate this post

Pengertian Manajer

Manajer adalah orang yang mempunyai pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan yang diakui oleh organisasi untuk dapat memimpin, mengatur, mengelola, dan mengembangkan organisasi untuk mencapai tujuannya.

Manajer perusahaan adalah seseorang bertanggung jawab untuk seluruh bagian dalam perusahaan atau organisasi yang dipimpinnya dan manajer haruslah seseorang mempunyai wawasan luas.

Setiap perusahaan memiliki manajemen yang memegang peranan penting dalam menentukan keberhasilan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dan agar dapat diwujudkan bersama serta ada banyak peran yang harus dikerjakan oleh para manajer sehingga membutuhkan orang-orang yang tepat untuk menjalankan peran-peran tersebut dan diharapkan dapat memacu laju perkembangan perusahaan tersebut.

Tugas Manajer

Terdapat 8 tugas seorang manajer, seperti berikut ini.

  1. Memimpin organisasi atau perusahaan.

  2. Mengatur organisasi atau perusahaan.

  3. Mengembangkan organisasi atau perusahaan.

  4. Mengendalikan organisasi atau perusahaan.

  5. Mengatasi berbagai masalah yang terjadi dalam organisasi atau perusahaan.

  6. Meningkatkan rasa tanggung jawab sebagai manajer.

  7. Mengevaluasi kegiatan-kegiatan organisasi atau perusahaan.

  8. Menggali dan mengembangkan sumber daya yang ada dalam organisasi atau perusahaan.

Fungsi Manajer

Pada awal abad ke-20, seorng industrialis dari Perancis bernama Henry Fayol, menjelaskan bahwa semua manajer menjalankan fungsi-fungsinya, yaitu sebagai perencanaan, pengorganisasian, pemberi arahan, dan pengawas.

  • Planning (Perencanaan)

Planning adalah kegiatan menyusun rencana, tujuan, budget, dan program perusahaan. Para manajer berusaha untuk melihat ke depan, memperhitungkan kemungkinan-kemungkinan dan membuat urutan prioritas untuk mencapai sasaran.

READ  BAGAIMANA ASET PERBANKAN INDONESIA?
  • Organizing (Pengorganisasian)

Organizing adalah proses menciptakan struktur-struktur dengan bagian-bagian yang telah terintegrasi sehingga semua bagian tersebut menyatu. Dalam organizing termasuk juga membagi pekerjaan antara satu orang dengan orang lain atau antara satu bagian dengan bagian yang lain.

  • Actuating (Penggerakan/Pengarahan)

Pengarahan adalah proses yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja secara maksimal dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan dinamis.

  • Controlling (Pengawasan)

Pengawasan adalah kegiatan yang dilakukan untuk menilai dan mengendalikan jalannya rencana agar dapat mencapai tujuan seperti yang diinginkan. Seorang manajer bertugas untuk mengawasi apakah pelaksanaan dan hasilnya sesuai dengan yang telah direncanakan dan apakah masih perlu adanya perbaikan dan lain sebagainya.

Tingkatan Manajer

Berdasarkan luasnya aktivitas-aktivitas organisasional sesuai dengan tanggung jawabnya, tingkatan manajer dibagi menjadi dua, yaitu manajer fungsional dan manager umum.

  • Functional Manager

Manajer fungsional ialah manajer yang hanya bertanggung jawab untuk aktivitas organisasional, seperti pemasaran, produksi, pemasaran, penjualan, dan keuangan.

  • General Manajer

Manajer umum ialah manajer yang mengawasi suatu unit yang kompleks, seperti suatu divisi atau perseroan yang berdiri sendiri dan bertanggung jawab untuk semua aktivitas dari semua unit, baik produksi, pemasaran, ataupun keuangan.

Pada organisasi atau perusahaan yang berstruktur tradisional, manajer sering dikelompokkan menjadi manajer puncak, tingkat menengah, dan lini pertama (biasanya digambarkan dalam bentuk piramida dimana jumlah karyawan lebih besar dibagian bawah dibandingkan dengan di puncak).