Mengapa Pendidikan Kesehatan Reproduksi Penting Untuk Remaja?

Rate this post

Sumber gambar: Liputan6.com

Remaja

adalah masa peralihan dari usia anak-anak menuju ke dewasa. Sehingga ini adalah masa usia yang kritis. Secara biologis, alat reproduksi remaja sudah mencapai masa kematangan, yakni bagi laki-laki sudah mengalami mimpi basah dan untuk perempuan sudah mengalami menstruasi. Masa ini artinya seseorang sudah bisa aktif secara seksual. Kesehatan reproduksi pun sangat penting untuk mulai dipelajari oleh remaja.

Masalah Remaja

Permasalahan pada remaja terkait kesehatan reproduksi dan seksualitas terjadi lantaran mereka yang minim mendapatkan informasi yang benar dan bisa dipercaya. Oleh sebab itu, inilah yang menjadi alasan mengapa pendidikan kesehatan reproduksi sangat penting untuk diajarkan pada remaja dan bahkan penting untuk masuk dalam kurikulum pendidikan di sekolah.

Sejatinya remaja penting untuk punya pengetahuan terkait kesehatan reproduksi tidak hanya demi menjaga kesehatan serta fungsi-fungsi dari organ reproduksi mereka saja. Akan tetapi informasi yang benar mengenai pembahasan kesehatan reproduksi dapat untuk meminimalisir para remaja melakukan hal-hal seksualitas yang tidak diharapkan.

Seorang remaja yang sudah memahami tentang pengetahuan kesehatan reproduksi secara tepat akan membuat mereka akhirnya memiliki rasa tanggung jawab yang lebih, terutama soal proses reproduksi dan berpikir lebih panjang untuk melakukan hal-hal seksualitas yang hanya dapat merugikan dirinya sendiri.

Pengetahuan kesehatan reproduksi sama-sama penting baik untuk remaja perempuan maupun laki-laki. Baik laki-laki maupun perempuan punya resiko yang sama apabila mereka kurang memahami kesehatan reproduksi mereka. Secara garis besar, berikut 5 alasan mengapa pendidikan mengenai kesehatan reproduksi sangat penting untuk para remaja:

  1. Mengenalkan mereka tentang bahaya seks bebas

    Pendidikan seksualitas yang disampaikan sejak dini kepada remaja bertujuan untuk salah satunya memperkenalkan kepada mereka terkait masalah bahaya seks bebas. Seorang remaja akan bisa lebih terlindungi dengan banyaknya informasi mengenai kesehatan reproduksi mereka.

  2. Meluruskan pemahaman mengenai seksualitas dan kesehatan reproduksi

    Minimnya informasi yang benar dan dapat dipercaya terkait seksualitas akan memperbesar kemungkinan seorang remaja salah paham. Sehingga akibatnya perilaku yang menyimpang pun menjadi resikonya. Dengan adanya pendidikan kesehatan repoduksi pada remaja, pemahaman mereka tentang seksualitas akan lebih lurus sehingga dapat terhindarkan dari perbuatan-perbuatan yang menyimpang.

  3. Mengurangi ketakutan dan kecemasan

    Salah satu yang menjadi alasan lain mengapa pendidikan kesehatan reproduksi penting untuk remaja. Adanya perkembangan serta penyesuaian seksual di usia remaja dapat memuculkan ketakutan serta kecematan untuk mereka. Namun, dengan adanya pendidikan kesehatan reproduksi yang disampaikan pada mereka akan bisa membuat mereka secara perlahan belajar untuk mengemban peran yang baru, peran yang berganti dari masa anak-anak menuju ke dewasa. Remaja akan lebih bertanggung jawab untuk menjadi pribadi yang dewasa.

  4. Menanamkan dasar yang penting pada remaja

    Penyampaian pendidikan kesehatan reproduksi pada remaja sekaligus akan dapat memberikan mereka pengertian serta dasar rasional yang penting untuknya. Hal tersebut menjadikan mereka lebih bijak dalam membuat keputusan terkait perilaku seksual.

  5. Menjaga remaja dari ekploitasi seksual

    Tentu dengan pendidikan kesehatan reproduksi akan bermanfaat untuk menjaga remaja dari ekploitasi seksual dan membuat mereka tidak terjerumus pada pergaulan bebas.

READ  Momen Inersia, Pengertian dan Penerapannya
Tags: