Momen Inersia, Pengertian dan Penerapannya

Momen Inersia, Pengertian dan Penerapannya
5 (100%) 1 vote

Pengertian Momen Inersia

Hukum Newton mengatakan bahwa “Benda yang bergerak akan cenderung bergerak, dan benda yang diam akan cenderung diam.” Sedangkan, Inersia mempunyai pengertian sebagai kecenderungan suatu benda untuk mempertahankan keadaannya, baik tetap dalam keadaan diam ataupun bergerak. Inersia juga berarti kelembaman suatu benda, sehingga hukum Newton 1 juga disebut dengan hukum Inersia atau hukum kelembaman. Contohnya, benda yang sukar bergerak dikatakan mempunyai inersia yang besar, dan bumi yang selalu berada dalam keadaan rotasi dikatakan mempunyai inersia rotasi.

Sedangkan pengertian momen atau momen gaya adalah hasil kali antara gaya dengan momen lengannya. Jadi dapat disimpulkan bahwa, momen inersia adalah ukuran kecenderungan atau kelembaman suatu benda untuk berotasi pada porosnya.

Ada 4 faktor yang mempengaruhi besarnya momen inersia suatu benda, yaitu massa benda, bentuk benda (geometri), letak sumbu putar, dan jarak ke sumbu putar benda (lengan momen).

Berikut tabel momen inersia berbagai benda yang diputar terhadap sumbu yang melalui pusat massanya.

BendaMomen Inersia

Keterangan

Batang

lpm = £ ml 2l = panjang batang

Segitiga sama sisi

J 1 2

Ipm = – ma pm12

a = panjang sisi segitiga

Segiempat beraturan

lpm = 6 ma 2

a = panjang sisi segiempat

Segienam beraturan

l  5 2

lpm = -ma pm 12

a = panjang sisi segienam

Selinder pejal

lpm = 1 mR2 pm2

R = jari-jari selinder

Bola tipis2 2 lpm = 3 mR2

R = jari-jari bola

Bola pejallpm = 3 mR2

R = jari-jari bola

Penerapan Momen Inersia

  • Momen Inersia pada Pemain Ski Es

Momen inersia adalah sifat yang dimiliki oleh sebuah benda untuk mempertahankan posisinya dari gerak berotasi, dan juga merupakan ukuran resistansi atau kelembaman suatu benda terhadap perubahan dalam gerak rotasi.

Momen inersia bergantung pada massa benda relatif terhadap sumbu rotasi benda. Karena torsi es kecil, maka momentum anguler pemain ski mendekati konstan. Ketika pemain ski menarik tangannya ke arah badannya, maka sumbu vertikal yang melalui badannya berkurang. Karena momentum angularnya L = lw harus tetap dalam keadaan konstan, jika I berkurang, maka kecepatan angularnya w akan bertambah, itu berarti pemain ski berputar dengan laju yang lebih cepat.

  • Momen Inersia pada Elemen Mesin

Momen inersia yang diterapkan pada elemen mesin yang disebut juga dengan “Roda Gila” pada mesin-mesin internal combustion seperti mesin diesel dan mesin 4-takt. Jenis mesin tersebut mempunyai prinsip mengubah energi mekanis sistem berbasis tranlasi pada piston menjadi sistem rotasi yang ditransmisikan ke roda kendaraan.

Contohnya, pada mesin 4-Takt, momen inersia yang ada pada elemen roda gila diperlukan untuk menyimpan sebagian enegri mekanisnya agar dapat melakukan langkah-langkah kerja mesin dalam proses penghisapan, kompresi, dan pembuangan.

Itulah informasi tentang Momen Inersia, Pengertian dan Penerapannya. Semoga bermanfaat.

READ  Hukum Kekekalan Energi, Pengertian, Rumus, dan Penerapannya
Tags: