Pemberontakan Oleh Gerakan Aceh Merdeka

Pemberontakan Oleh Gerakan Aceh Merdeka
5 (100%) 1 vote
Sumber: Wikipedia

Gerakan Aceh Merdeka

Salah satu pemberontakan terkenal di Indonesia adalah pemberontakan yang terjadi di Aceh. Pemberontakan tersebut dikenal dipelopori oleh Gerakan Aceh Merdeka yang biasa disingkat menjadi GAM. Peristiwa ini berlangsung antara tahun 1976 hingga tahun 2005. Peristiwa ini merupakan lanjutan dari pemberontakan DI/TII pada tahun 1953.

Pada mulanya, gerakan inihanya terdiri dari sekelompok intelektual, tetapi lambat laun mendapatdukungan dari masyarakat Aceh, terutama dari kalangan pemuda dan pemuka agama.

Penyebab terjadinya pemberontakan

Penyebab terjadinya pemberontakan yang paling terkenal adalah perbedaan budaya. Di Aceh, agama Islam dianut secara sangat konservatif. Berbeda dengan banyak wilayah di Indonesia yang menerapkan Islam secara moderat. Islam secara moderat berarti menghindari perilaku yang terlalu ekstrem tentang Islam.

Artinya, kebijakan-kebijakan pemerintahan yang memisahkan antara agama dan pemerintahan, yang dikenal dengan kebijakan sekuler, banyak ditentang oleh tokoh-tokoh Aceh. Kebijakan ini terjadi pada masa Orde Baru oleh Presiden Soeharto antara tahun 1965 hingga tahun 1998.

Kedua, adalah faktor ekonomi yang bagi masyarakat Aceh tidak adil. Dari GDP Nasional yang ada, Aceh hanya menerima 1% dari anggaran yang ada, padahal, kontribusi yang dihasilkan Aceh sebesar 14%.

Ketiga, rakyat Aceh tidak menerima jika Aceh harus dilebur ke Propinsi Sumatera Utara. Menurut janji Soekarno pada 16 Juni 1948, Aceh akan diberi kebebasan mengurus rumah tangganya sendiri.

Selain kekecewaan terhadap pemerintahan pusat dan budaya, penyebab lainnya adalah karena anggapan bahwa budaya pemerintahan Indonesia yang ‘neo-kolonial’, dan pendapatan yang tidak adil dari sumber daya alam substansial Aceh.

READ  Penjajahan Portugis dan Spanyol di Indonesia

Tujuan pemberontakan

Pemberontakan yang terjadi di Aceh bertujuan untuk mendapatkan kemerdekaaan dari Indonesia, yang artinya lepas dari Indonesia.

Kronologi pemberontakan

Mulanya, Pada tanggal 4 Desember 1976, seorang tokoh masyarakat Aceh yang bernama Hasan di Tiro, membentuk Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan mendeklarasikan kemerdekaan Aceh. Kemudian, ia mengeluarkan pernyataan perlawanan terhadap pemerintah RI yang dilangsungkan di perbukitan Halimon, Kabupaten Pidie, bersama para pengikutya.

Tentu saja, gerakan itu mendapat perlawanan dari pemerintahan RI. Pemerintah pusat mengirim pasukan bersenjata dengan Daerah Istimewa Aceh yang menjadi tujuannya. Operasi militer ini dikenal dengan DOM (Daerah Operasi Militer).

Saat perubahan politik Indonesia yang terjadi pada tahun 1998, gerakan ini hidup kembali. Awalnya bersifat tertutup, tetapi lambat laun menjadi terbuka.

Timor-Timur yang telah merdeka di tahun 1999, memunculkan tuntutan referendum di selurug wilayah Aceh. Sebagai info, referendum adalah penyerahan suatu masalah kepada orang banyak supaya mereka menentukan sendiri permasalahan mereka tanpa diputuskan oleh rapat atau oleh parlemen.

Namun, tuntutan itu ditolak dan membuat Hasan di Tiro sempat menghilang.

Saat pertengahan tahun 2002, Hasan di Tiro beserta para petinggi GAM muncul kembali dari pengasingan. Mereka semua merencanakan pemberontakan kembali dengan Hasan tetap sebagai pemimpin tertinggi.

Hal ini menyebabkan perlawanan militer dari pihak pusat kembali terjadi. Pertemuan informaal pada masa Presiden Abdurrahman Wahid pernah dilakukan, tetapi gagal. Selanjutnya, Megawati juga melakukan hal yang sama. Tetapi hasilnya juga sama saja.

Pada tanggal 26 Desember 2004, terjadilah tsunami yang meluluh-lantakkan pesisir barat Aceh. Hal ini ternyata dapat melunakkan hatipara pimpinan GAM dan pemimpin Indonesia. Mereka pun melakukan genjatan senjata.

Kemudian, pemerintah RI berusaha melakukan perundingan maraton yang akhirnya mendapatkan kesepakatan damai antara pemerintah pusat dan pimpinan pusat GAM. Penandatanganannya dilakukan pada tanggal 15 Agustus 2005 di Helsinki, Finlandia.

READ  Tokoh-tokoh Pendiri dan Sejarah Perkembangannya Budi Utomo

Selanjutnya, Tentara Neugara Aceh resmi dibubarkan.

Tags: