Pengertian dan Jenis Mikroorganisme

Diposting pada
Pengertian dan Jenis Mikroorganisme
5 (100%) 2 votes

Pengertian Mikroorganisme

Mikroorganisme atau dapat disebut sebagai mikroba merupakan organisme yang sangat kecil sehingga dalam mengamati membutuhkan bantuan sarana. Mikroorganisme juga disebut sebagai organisme Mikroskopis yang memiliki sel tunggal (uniseluler) atau multiseluler. Ilmu yang mempelajari mengenai mikroorganisme disebut Mikrobiologi, sedangkan orang yang bekerja pada bidang tersebut adalah Mikrobiolog.

Mikoroorganisme mencakup semua prokariota, prostista dan ganggang mikroskopis. Ada beberapa yang menggangap jamur  kecil dan tidak berbentuk hifa merupakan mikroorganisme meskipun banyak pula yang tidak menyetujui hal tersebut. Lebih banyak orang yang menganggap bahwa yang dapat dikatakan sebagai mikroorganisme adalah semua organisme yang sangat kecil yang mana dapat dibudidayakan dalam cawan petri atau inkubator yang ada di laboratorium serta mampu mereproduksi dirinya sendiri yang biasanya melalui mitosis.

Mikroorganisme berbeda dengan sel Makroorganisme karena Makroorganisme tidak bisa hidup secara bebas di alam melainkan menjadi bagian dari struktur multiseluler yang dapat membentuk jaringan, organ serta sistem organ. Sedangkan hampir sebagian mikroorganisme dapat menjalankan proses dengan hidup secara mandiri, dapat juga menghasilkan energi sendiri dan dapat bereproduksi secara independen tanpa adanya bantuan dari sel yang lainnya.

Menurut Fardiaz (1989) semua mikroorganisme yang dapat tumbuh pada bahan – bahan tertentu memerlukan bahan organik sebagai pertumbuhan dan proses dari metabolisme. Mikroorganisme yang tumbuh serta berkembang dalam suatu material dapat menyebabkan perubahan dalam kompisisi fisik dan kimia, seperti perubahan warna, bau asam dan kekeruhan.

Sementara itu menurut Darwis (1992), Mikroorganisme merupakan makhluk hidup yang sangat kecil yang diklasifikasikan kedalam kelas prostista yang mana terdiri dari bakteri, jamur, algae dan juga protozoa.

READ  Lichenes – Lumut Kerak

Mikroorganisme Lokal

Mikroorganisme Lokal atau MOL merupakan mikroorganimse yang biasanya digunakan untuk starter dalam pembuatan pupuk organik yang padat dan juga cair. Bahan utama dari MOL ini adalah terdiri dari beberapa komponen yakni karbohidrat, glukosa dan juga sumber mikroorganisme. Sedangkan bahan dasar yang digunakan untuk fermentasi larutan dari MOL biasanya berasal dari pertanian, perkebunan dan juga sampah organik dari rumah tangga. Karbohidrat ini digunakan sebagai nutrisi untuk mikroorganisme yang diperoleh dari sampah organik seperti singkong, gandum, rumput, air mencuci beras dan juga daun gliricidia.

Sumber gluko yang berasal drai gula merah cair, gula pasir merupakan sumber energi, sementara itu santan dan juga urine sapi digunakan sebagai mikroorganisme. Solusi dari MOL yang mana telah mengalami proses dari fermentasi dapat digunakan sebagai pengurai serta pupuk cair yang biasanya untuk meningkatkan kesuburan dari tanah dan sumber nutrisi pula bagi tanaman.

Jenis – jenis Mikroorganisme

  1. Jamur

Jamur yang dimaksud disini merupakan jenis jamur dari kategori jamur yang biasanya tidak menyebabkan penyakit, akan tetapi dapat menyebabkan kerusakan pada makanan. Seperti, jamur yang dapat ditemukan pada permukaan daging. Dagingnya dapat dibuang pada bagian jamurnya tanpa membuang semua dagingnya.

  1. Bakteri

Bakteri adalah kelompok dari organisme yang mana tidak memiliki  membran dari inti sel. Bakteri merupakan milik dari prokariota dan domain yang sangat kecil (mikroskopik) dan juga memiliki peran besar dalam kehidupan yang ada di bumi. Bakteri biasanya dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Misalnya adalah  Eccerecia Coli, Salmonella, Difteri Bacilus dan Staphylococcus.

  1. Parasit

Parasit merupakan hewan mikroskopis yang dapat mengurangi produktivitas dari hewan inang. Parasit dapat menginfeksi manusia dan hewan seperti contohnya menyerang kulit pada manusia. Parasitoid merupakan parasit yang berasal dari organisme lain yang menggunakan jaringan sebagai kebutuhan dari gizi meraka sampai orang – orang yang menunggang meninggal karena kehilangan nutrisi serta jaringan yang dibutuhkan. Parasitoid ini biasanya disebut sebagai Necrotroph.

  1. Virus

Virus adalah parasit dari mikroskopik yang dapat menginfeksi sel – sel yang ada dalam organisme biologis. Virus ini adalah parasit obligat yang hanya dapat bereproduksi dengan menyerang material serta memanfaatkan sel – sel hidup sebab mereka tidak memiliki mesin seluler untuk bereproduksi sendiri. Sejumlah kecil pada asam nukleat (DNA dan RNA) yang dikelilingi beberapa bentuk dari bahan pelindung terdiri dari lipid, protein, glikoprotein atau dapat pula kombinasi dari ketiganya. Istilah virus biasanya merujuk kepada partikel – partikel yang dapat menginfeksi sel – sel dari eukariota atau organisme multisel dan banyak jenis dari organisme sel tunggal, yang mana sementara istilah bakteriofag atau fage digunakan untuk jenis yang dapat menyerang jenis – jenis sel dari prokariota  atau bakteri dan juga organisme lain yang tidak memiliki inti sel. Contohnya adalah Aids-Hiv.

  1. Fungi

Fungi adalah nama dari regnum sekelompok besar makhluk hidup eukariotik heterotrog yang dapat mencerna makanannya di luar tubuh lalu dapat menyerap molekul nutrisi dalam sel – selnya. Fungi ini biasanya memiliki banyak macam – macam bentuk. Sebagian besar dari anggota Fungi adalah sebagai jamut, khamir, kapang ataupun ragi. Fungi biasanya memperbanyak diri secara seksual dan juga aseksual. Secara seksual ini dengan cara yaitu dua hifa dari jamur berbeda akan melebut lalu membentuk zigot lalu zigotnya tubuh menjadi tubuh buah. Sementara itu secara aseksual yaitu dengan cara membentuk spora, bertunas atau melakukan fragmentasi hifa.

  1. Ragi

Ragi atau juga Fermen merupakan zat yang dapat menyebabkan fermentasi. Ragi ini biasanya mengandung mikroorganisme yang dapat memfermentasi dan juga media kultur untuk mikroorganisme. Medium kultur ini dalam bentuk butiran kecil atau juga dapat nutrisi cair. Ragi ini digunakan dalam industri makanan untuk membuat makanan dan minuman fermentasi seperti contohnya acar, tape, tempe, roti dan juga bir.

READ  Reproduksi pada Tumbuhan Angiospermae