Pengertian Kalimat yang Perlu Dipelajari dan Dimengerti

Diposting pada
Pengertian Kalimat yang Perlu Dipelajari dan Dimengerti
5 (100%) 1 vote

Siapa yang tidak tahu dan kenal dengan kalimat?! Tentu semua mengetahui karena semua menggunakannya dalam berbahasa. Sebelum kenal kalimat tentunya kita mengenal huruf dan setelah mengenal huruf kita mengenal kata baru pada akhirnya kita mengenal yang namanya kalimat. Lumayan panjang rentetan tentang sebuah kalimat tersebut. Tapi di sini, penulis mencoba menjabarkan kalimat itu apa beserta yang berhubungan dengan kalimat.

A. Pengertian Kalimat Menurut Para Ahli

Sub bab ini membahas pengertian kalimat dari banyak ahli bahasa, hal ini berguna untuk menyempurnakan pengertian dari kalimat. Jadi, pengertian kalimat dari ahli satu yang berbeda dengan ahli lainnya bukan berarti saah, melainkan menyempurnakan dari pengertian yang sudah ada. Atau mungkin sama maksud dari pengertian kalimat Cuma berbeda kata jyang dipakai agar mudah dipahami. Banyak sekali definisi tentang kalimat berdasarkan para ahli, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kesatuan ujar yang mengungkapkan suatu konsep pikiran dan perasaan merupakan definisi dari kalimat. Kamus Besar Bahasa Indonesia mengungkapkan bahwa ujaran yang keluar dari pikiran dan perasaan kita adalah merupakan kalimat. Dimana kalimat tersebut memiliki jabatan dan fungsi masing-masing dalam ujaran.

READ  Mengetahui Lebih Dalam Mengenai Kalimat Efektif, Ciri-Ciri, dan Syaratnya

2. Menurut Sutan Takdir Alisyahbana

Kalimat adalah satuan terkecil dari resepsi lengkap. Resepsi lengkap yang dimaksudkan Alisyahbana dapat berupa paragraf, teks (wacana), maupun kumpulan teks yang dalam ppenggunaannya merupakan satu kesatuan utuh tidak terpisahkan dari bagian resepsi tersebut.

3. Menurut Gorys Keraf

Kalimat yaitu satuan gramatik yang ditandai kesenyapan awal dan kesenyapan akhir ketika sebuah kalimat selesai. Satuan gramatik dalam kalimat menurut Gorys Keraf adalah jabatan kata yang ada dalam kalimat tersebut. Dalam satu kalimat pasti terdapat subjek, predikat, objek dan keterangan yang saling terkait untuk menghasilkan makna kalimat seutuhnya.

4. Menurut Slamet Muljana

Kalimat adalah keseluruhan pemakaian kata yang mempunyai lagu yang disusun berdasarkan sistem bahasa yang berlaku, yang mungkin dipakai satu kata atau lebih. Berdasarkan Slamet Muljana, kalimat merupakan kumpulan kata-kata yang penggunaannya bisa dengan berlagu kata. Hampir sama seperti cara kita berpantun yang kata akhirnya selalu dibuat akhiran sama.

5. Menurut J.S. Badudu

Kalimat merupakan bentuk utuh sebagai satu kesatuan dari dimensi bentuk dan dimensi isi. Dimensi bentuk adalah struktur kalimat yang setidak-tidaknya mengandung subjek dan predikat dan atau perluasannya ditambahkan objek dan keterangan sebagai penjelas kalimat. Dimensi isi yang dimaksudkan adalah makna kalimat yang merupakan kumpulan kata-kata. Jika satu kata, maknanya hanya terbatas kata tersebut tetapi bila dua kata atau lebih memiliki makna kata yang lebih besar.

6. Menurut Dardjowidojo

Kalimat merupakan bagian terkecil dari suatu ujaran atau teks yang menggunakan pikiran utuh secara ketatabahasaan. Dardjowidojo mempunyai pendapat bahwa kalimat itu merupakan maksud pemikiran yang sudah dirangkai sedemikian rupa sehingga menjadi suatu ujaran utuh dengan tetap berpedoman pada ketatabahasaan dalam penggunaannya.

7. Menurut Kridalaksana

Kridalaksana mendefinisikan kalimat dalam beberapa pengertian. Salah satunya adalah klausa bebas yang menjadi bagian kognitif percakapan. Klausa dipandang sama dan memiliki fungsi yang sama dengan kalimat. Atau dengan kata lain klausa itu adalah kalimat, dalam nama lainnya. Poin kognitif percakapan yang diutarakan oleh Kridalaksana adalah dalam setiap percakapan kita selalu menggunakan rangkaian beberapa kata dan kalimat yang saling bertautan satu sama lainnya.

READ  Berbagai Contoh Daftar Pustaka yang Bisa Digunakan Untuk Karya Ilmiah

8. Menurut M. Ramlan

Kalimat adalah suatu gramatikal yang dibatasi oleh adanya jeda panjang dengan disertai tanda akhir turun atau naik. Jeda panjang dengan tanda naik turun pada kalimat adalah intonasi pada kalimat yang menandakan kalimat tersebut merupakan kalimat bertanya atau kalimat berita. Untuk kalimat tanya maka pada akhir kalimat selalu berintonasi turun. Jika kalimatnya merupakan kalimat berita atau pernyataan maka kalimat akan berintonasi cenderung naik.

9. Menurut Arifin dan Tasai

Kalimat merupakan satuan bahasa terkecil baik dalam wujud lisan ataupun tulisan yang mengungkapkan pikiran yang utuh. Berbeda dengan ahli bahasa lainnya, Arifin dan Tasai mempunyai pendapat bahwa bukan hanya tulisan saja yang merupakan alat komunikasi atau bahasa dalam bertukar pikiran melainkan juga kalimat bentuk lisan yang terucap.

B. Unsur-Unsur Kalimat

Seperti yang kita sudah tahu dan pelajari dari bangku sekolah dasar bahwa kalimat tersusun dari beberapa kata yang masing-masing memiliki jabatan tersendiri baik sebagai subjek atau predikat atau objek ataupun keterangan. Unsur-unsur kalimat ini sering disebut dalam singkatan SPOK untuk memudahkan memngingat. Berikut paparan lengkap dari unsur-unsur kalimat tersebut.

1. Subjek (S)

Subjek merupakan pokok dari sebuah kalimat. Subjek adalah pelaku dari perbuatan (P). subjek biasanya terletak di awal kalimat sebelum subjek dan berupa kata benda.

2. Predikat (P)

Predikat adalah unsur yang menerangkan pekerjaan yang dilakukan oleh subjek. Predikat selalu dalam bentuk kata kerja intransitif maupun transitif atau kadang-kadang juga berupa kata sifat. Predikat terletak ditengah atau setelah subjek kalimat.

3. Objek (O)

Objek merupakan bagian penderita dalam suatu kalimat karena objek selalu dikenai perbuatan dari subjek. Letak objek adalah di belakang atau setelah predikat dan berbentuk kata benda.

READ  Resensi, Pengertian, Unsur-unsur, Jenis-jenis, Struktur Teks, dan Tujuannya

4. Keterangan (K)

Keterangan berfungsi sebagai pelengkap kalimat dan terletak diakhir kalimat. Keterangan terbagi menjadi tiga macam yaitu keterangan tempat, keterangan waktu dan keterangan cara.

C. Jenis-Jenis Kalimat

Jenis-jenis kalimat ini terbagi menjadi beberapa bagian lagi sesuai pengucapan, fungsi dan jumlag frasanya.

1. Jenis-jenis kalimat menurut pengucapannya

Berdasarkan pengucapannya, kalimat dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu

  • Kalimat langsung

Kalimat yang secara langsung diucapkan oleh seseorang. Ditandai dengan tanda petik pembuka dan penutup.

  • Kalimat tidak langsung

Kalimat tak langsung merupakan kalimat yang diparaprasekan kembali dari apa yang diucapkan oleh orang lain (kalimat langsung). Dengan kata lain, menceritakan kembali apa yang sudah diucapkan orang lain.

2. Jenis-jenis kalimat menurut jumlah frasanya

Berdasarkan banyaknya predikat atau unsur-unsur kalimat lainnya maka kalimat berdasarkan jumlah frasa ini dibedakan menjadibeberapa jenis lagi, sebagai berikut:

  • Kalimat tunggal

Jenis kalimat yang terdiri dari subjek dan predikat saja.

  • Kalimat majemuk setara

Jenis kalimat ini terdiri dari beberapa kalimat dasar yang memiliki kedudukan setara. Kalimat majemuk ini disusun dari beberapa kalimat tunggal.

  • Kalimat majemuk bertingkat

Kalimat majemuk yang terdiri atas duaatau lebih susunan kalimat tunggal yang memiliki kedudukan yang berbeda.

  • Kalimat majemuk campuran

Kalimat yang disusun dari gabungan kalimat majemuk setara dengan kalimat majemuk bertingkat.

3. Jenis-jenis kalimat menurut fungsinya

Dari fungsi kalimat, kalimat juga dipecah lagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Kalimat perintah

Kalimat yang berisi perintah kepada orang atau kumpulan orang yang diajak berbicara. Diharapkan orang diajak berbicara akan melaksanakan perintah tersebut.

  • Kalimat berita

Berita pasti berisi tentang informasi kepada khalayak umum. Atau dengan kata lain, kaalimat yang berisi tentang menceritakan sesuatu kepada seseorang.

  • Kalimat pernyataan

Kalimat ini merupakan kalimat yang digunakan untuk menyatakan sesuatu atau maksud.

  • Kalimat tanya

Kalimat tanya berfungsi untuk menanyakan ssesuatu kepada seseorang. Tentunya dengan harapan jawaban atas pertanyaan tersebut.

  • Kalimat seruan

Kalimat yang digunakan untuk memberikan seruan kepada seseorang.

Ulasan di atas adalah seputar pengertian kalimat, unsur-unsur dan jenis-jenis kalimatnya. Semoga dapat membantu menambah wawasan mengenai kalimat lebih lanjut.