Pengertian: Kambium Pada Tumbuhan, Jenis dan Contohnya

Diposting pada
Rate this post

Pengertian Kambium

Pada satu tumbuhan terdapat begitu banyak bagian-bagian. Mulai dari bagian tumbuhan yang cukup besar dan dapat dilihat tanpa mengunakan alat bantu sampai dengan bagian-bagian tak kasat mata yang membutuhkan bantuan alat untuk dapat melihatnya.

Nah, bicara soal bagian dari tumbuhan, kambium adalah salah satunya. Apa itu yang dimaksud dengan kambium? Kambium merupakan lapisan jaringan meristematik yang terdapat pada tumbuhan dengan sel-sel yang aktif membelah serta bertanggung jawab atas pertumbuhan sekunder dari tumbuhan. Kambium sendiri letaknya berada di bagian batang serta akar.

Jenis tumbuhan yang mudah ditemukan adanya cambium adalah tumbuhan dikotil serta gymnospermae. Sementara pada jenis tumbuhan monokotil tidak dapat dijumpai. Oleh sebab itulah pada batang tumbuhan monokotil tidak bisa mengalami pertumbuhan sampai besar alias tidak mengalami pertumbuhan menebal sekunder.

Kambium Tumbuhan

Kambium pada tumbuhan bentuknya berupa lendir di bagian kulit tumbuhan maupun bagian batangnya. Kambium yang terdapat pada batang berkayu di tumbuhan punya fungsi sebagai media untuk lewatnya zat hara dari tanah menuju ke daun.

Kambium merupakan lapisan sel yang aktif membagi antara xylem alias kayu dengan floem alias kulit kayu jaringan tumbuhan yang berfungsi untuk pertumbuhan sekunder batang serta akar. Pertumbuhan sekunder tersebut sendiri terjadi pasca musim pertama tumbuhan berkembang serta menghasilkan peningkatan ketebalan.

Pada sebagian besar tumbuhan, daerah kambium bentuknya berupa silinder berlapis serta pada penampang melintang bentuknya berupa cincin yang kontinu. Ketika kambium aktif, ada beberapa lapisan sel. Akan tetapi ketika kambium dalam kondisi istirahat atau dorman, hanya terdapat satu lapisan sel pada tumbuhan.

Lapisan sel tersebut sendiri dianggap memiliki muka dua lantaran bisa membuat turunan pada dua arah. Pasca membela secara periklinal, sel yang terdapat di bagian dalam mengalami perkembangan jadi sel xylem. Sedangkan sel yang ada di bagian luar tetap aktif jadi kambium. Lain lagi, sel telur berkembang jadi floem serta sel yang ada di dalam tetap berlaku sebagai sel kambium.

READ  Gelombang Bunyi, Pengertian, Intensitas dan Taraf, Karakteristik, dan Sumbernya

Kambium pada tumbuhan dapat membentuk jari-jari empuler paru pada beberapa saat tertentu yang selanjutnya bisa djumpai baik pada xylem ataupun floem. Bentuk kambium tidak semuanya silinder. Ada beberapa tumbuhan yang memiliki bentuk kambium tidak silinder penuh.

Contoh Kambium

Contohnya pada kaktus sukulen, kemudian beberapa Eiphorboaaceae ataupun pada beberapa tumbuhan dikotil, seperti papaya, yang mana hanya sedikit kayu yang terbetuk, jadi tumbuhan terlihat seolah seperti tumbuhan obat.

Dalam hal ini kambium terlihat layaknya sejumlah pita yang kecil berbatas dengan berkas ikatan pembuluh asal. Pergerakan kambium yang terbatas menjadikan berkas itu pada akhirnya membentuk tiang berkayu ataupun membentuk jala berkayu.

Secara garis besar, kambium memiliki tiga fungsi yaitu untuk membentuk xylem dan floem, memboyong hasil fotosintesis dari daun menuju ke semua bagian tumbuhan, serta satu lagi adalah fungsi untuk membawa air dari akar ke daun yang nantinya digunakan untuk fotosintesis.