Pengertian: Medan Magnet, Visualisasi, Pengukuran dan Rumus, Lengkap

Diposting pada
Rate this post

Pengertian Medan Magnet

Medan magnet adalah sebuah gambaran yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana gaya magnet terdistribusi di antara suatu benda bermagnet ataupun di sekitar benda bermagnet. Magnet memiliki dua kutub, dimana ketika dua buah magnet didekatkan, maka akan terjadi gaya tarik-menarik ataupun tolak-menolak. Kedua gaya tersebut memiliki batas jangkauan di sekitar magnet tersebut. Nah, medan magnet, dapat mendeskripsikan bagaimana gaya yang tidak terlihat tersebut.

Visualisasi Medan Magnet

Ada dua cara menggambarkan medan magnet, yaitu sebagai berikut:

  • Mendeskripsikan secara matematik sebagai vektor. Setiap vektor memiliki setiap titik yang berbentuk panah yang mana panah tersebut memiliki arah dan besaran bergantung pada besarnya gaya magnetik pada titik tersebut.

Sumber: studiobelajar.com

  • Mengilustrasikannya dengan menggunakan garis. Setiap vektor disambungkan dengan sebuah garis yang tidak terputus. Garis tersebut bisa Anda buat sebanyak mungkin. Ini adalah cara yang paling sering dipakai untuk menggambarkan medan magnet.

Sumber: studiobelajar.com 

Garis-garis medan magnet memiliki beberapa karakteristik, sebagai berikut:

  • Setiap garis tidak pernah berpotongan satu dengan yang lain.
  • Garis akan semakin rapat di wilayah yang medan magnetnya semakin besar, yang berarti semakin rapat garis-garis medan magnet, maka semakin besar gaya magnet yang ada di wilayah itu.
  • Setiap garis tidak bermulai ataupun berhenti dari manapun. Garis-garis medan magnet membentuk suatu lingkaran tertutup dan tetap menyambung di dalam material magnet.
  • Arah medan magnet digambarkan dengan panah pada setiap garisnya. Tanda panah tidak selalu digambarkan pada garis-garis medan magnet, namun medan magnet tetap akan selalu memiliki arah dari kutub Utara ke Selatan.
  • Garis-garis medan magnet dapat divisualisasikan secara nyata. Cara yang sangat mudah adalah dengan menaburkan bubuk pasir besi di sekitar magnet yang akan menghasilkan karakteristik yang sama seperti pada garis-garis medan magnet.
READ  Pengertian Kapasitor: Rumus, Jenis dan Penjelasannya

Sumber: studiobelajar.com 

Pengukuran dan Rumus Medan Magnet

Medan magnet adalah besaran vektor, sehingga ada dua aspek untuk mengukurnya yaitu besar dan arah medan magnet. Arah medan magnet dapat diukur dengan menggunakan kompas magnet. Ketika kompas magnet diletakkan di sekitar medan magnet, maka arah jarum kompas akan mengikuti arah medan magnet di titik tersebut.

Besarnya medan magnet dilambangkan dengan B, dengan satuan dalam tesla (T). Tesla adalah ukuran seberapa besar gaya medan magnet. Misalnya, sebuah kulkas kecil yang ada di dapur Anda memproduksi medan magnet sebesar 0,001  T.

Ada satu cara untuk membuat magnet tanpa harus menggunakan magnet, yaitu dengan cara mengalirkan arus listrik. Jika arus listrik dialirkan melalui kabel (misalnya dengan menyambungkannya ke baterai), maka akan terjadi dua fenomena. Semakin besar arus yang mengalir dalam kabel, maka akan semakin besar medan magnet yang dihasilkan. Begitu juga sebaliknya.

Sesuai dengan hukum Ampere, untuk mengetahui besarnya medan magnet yang dihasilkan dapat menggunakan rumus:

Dengan:

I = besar arus listrik

r = jarak dari kabel

  = kosntanta permeabilitas

Untuk mengetahui arahnya medan magnet dapat digunakan prinsip tangan kanan. Ibu jari sebagai arah aliran listrik dan jari-jari yang lain menunjukkan arah medan magnet yang terdapat di sekitar kabel.

Sumber: studiobelajar.com