Pengertian Pemanasan Global dan Penyebabnya

Pengertian Pemanasan Global dan Penyebabnya
5 (100%) 7 votes

Pengertian Pemanasan Global

Pemanasan Global adalah kondisi ketika terjadinya peningkatan suhu bumi di atas rata-rata yang disebabkan oleh efek gas rumah kaca yang berlebih. Pemanasan global yang disebabkan oleh berbagai sumber akan berdampak pada menurunnya kualitas hidup manusia. Pemanasan global memang tidak dapat dipisahkan dari pencemaran udara.

Selama 50 tahun terakhir ini, pemanasan global diyakini disebabkan oleh ulah manusia, baik itu peningkatan karbon dioksida, gas rumah kaca, pembakaran bahan bakar fosil, pembukaan lahan pertanian dan aktifitas lainnya yang menjadi sumber utama pemanasan suhu bumi.

Hingga saat ini, suhu bumi telah meningkat sebanyak 0,4 hingga 0,8 oC dalam 100 tahun terakhir dan peningkatan suhu bumi akan terus meningkat mencapai 1,4 hingga 5,8 oC pada tahun 2100.

Penyebab Pemanasan Global

  1. Bahan Bakar Fosil dan Emisi Gas Rumah Kaca

Bahan bakar fosil menyebabkan pencemaran tanah dari tumpahan minyak di tempat pengeboran. Sejak revolusi industri pada tahun 1700-an, manusia menggunakan bahan bakar fosil, batubara, minyak, dan gas secara tidak terkendali untuk menjalankan mobil, truk, dan pabrik-pabrik yang menyebabkan pencemaran udara.

Efek rumah kaca memang tidak selalu memberikan dampak negatif. Gas rumah kaca merupakan hal baik yang dibutuhkan oleh makhluk hidup di bumi karena tanpa gas rumah kaca, maka suhu bumi akan terlalu dingin dan tidak mungkin sanggup ditempati, bahkan tidak akan adanya kehidupan. Namun, gas rumah kaca yang berlebih akan menyebabkan bumi menjadi terlalu panas hingga melampaui ambang batas daya tahan hidup manusia dan berbagai makhluk hidup lainnya.

  1. Gas Metana

Gas metana biasanya dihasilkan pada tempat peternakan. Dibandingkan dengan industri minyak, peternakan sapi lebih banyak menghasilkan metana yaitu sekitar 20% emisi gas metana AS yang dihasilkan dari sendawa dan kentut ternak.

READ  Pemberontakan Oleh Gerakan Aceh Merdeka
  1. Karbon Dioksida

Dibandingkan dengan 800.000 tahun yang lalu, saat ini, ada lebih banyak karbon dioksida yang berada di atmosfer bumi. Amerika yang hanya memiliki 4% populasi dunia, namun tetap memproduksi karbon dioksida hingga 25% dari pembakaran bahan bakar fosil, yang sejauh ini menempati urutan pertama dari negara lain.

  1. Perubahan Iklim

Perubahan iklim dunia membuat gletser, es di sungai dan di danau lebih cepat mencair dibandingkan sebelumnya. Perubahan iklim juga menyebabkan penyebaran tanaman dan hewan tidak sesuai lagi dengan data historis dan beberapa pohon bahkan berbunga lebih awal.

  1. Gelombang Panas

Pada tahun 1990-an, sekitar 600.000 kematian terjadi di seluruh dunia karena bencana alam terkait dengan cuaca, dan di negara berkembang kematian mencapaii 95%. Gelombang panas menyebabkan meningkatnya resiko manusia terkena penyakit yang berkaitan dengan panas dan paling banyak terjadi  pada penderita diabetes yang sudah lanjut usia atau sangat muda. Gelombang panas tahun 2014 adalah tanun paling panas di dunia dan melebihi rekor yang ditetapkan pada tahun 2010.

Pemanasan global memang serung dikaitkan dengan suhu panas, namun ternyata juga bisa menyebabkan sebaliknya. Hutan hujan Amazon berubah menjadi gurun dan gurun sahara Arab menjadi lebih hijau dan ramah lingkungan.