Penggunaan Do, Does dan Did dalam Bahasa Inggris

Penggunaan Do, Does dan Did dalam Bahasa Inggris
5 (100%) 1 vote

Penggunaan Do, Does dan Did dalam Bahasa Inggris

Penggunaan dari Do, Does dan Did mungkin kadang masih membingungkan untuk orang yang masih belajar bahasa Inggris. Ketiga kata tersebut merupakan kata – kata yang sangat sering digunakan dan juga bagian yang mendasar pada bahasa Inggris yang harus dipahami. Ketiga kata Do, Does dan juga Did sebenarnya memiliki arti yang sama yakni melakukan atau melaksanakan suatu pekerjaan. Namun, meskipun memiliki arti yang sama ketiga kata tersebut memiliki perbedaan terutama dalam hal penggunaannya dalam kalimat berbahasa Inggris. Do, Does dan Did biasanya digunakan untuk membuat kalimat simple present tense yang merupakan rumus yang paling dasar dalam grammar karena hanya Subject + Verb 1 saja. Oleh karena hal tersebut, di bawah ini akan dijelaskan mengenai penggunaan dari Do, Does dan juga Did agar tidak salah dalam penggunaannya.

Memahami Penggunaan Kata “Do” dan “Does”

Untuk mengenal serta memahami penggunaan dari kata Do, Does dan juga Did sebaiknya kita membahas terlebih dahulu mengenai Do dan Does karena kedua kata tersebut merupakan sama – sama verb pertama. “Do” merupakan sebuah bare infinitive, sedangkan “Does” merupakan additional infinitive yang terdiri dari “do” + “es”. Atau secara singkat dikatakan bahwa penggunaan “do” dan “does” dilihat dari subjecy yang akan digunakan. Apabila pada kata He, She, It dan juga semua subject tunggal kecuali I diikuti dengan Verb maka harus ditambahkan akhiran “-s” atau “-es” pada akhir huruf kata kerjanya. Secara garis besar Do dan juga Does sama konsepnya dengan hal tersebut.

READ  Kupas Tuntas Materi Procedure Text Bahasa Inggris

Jadi, pada kata “Do” digunakan untuk subject They, We, I, You dan subject jamak lainnya seperti The Girls, The women, The Kids dan lain sebagainnya. Sedangkan untuk kata “Does digunakan untuk subject He, She, It dan subject tunggal sepert A Little Boy, A Lady, dan juga lain sebagainya.

Dari segi Tenses, kata “Do” dipakai pada simple present tense, simple past Future dan juga Simple Future Tense. Sedangkan Does hanya dipakai pada kalimat Simple Present Tense saja. Kata “Do” juga sering digunakan untuk menekankan pada kata kerja yang digunakan. Contohnya pada kalimat “I do Fall in love with him” yang mana dapat diartikan sebagai “Aku benar – benar jatuh cinta kepadanya”.

Kemudian, penggunaan kata Do dan Does yang diikuti oleh “Not” dapat digunakan untuk menyatakan sebuah kalimat yang negatif pada kalimat simple present tense, seperti contohnya adalah kalimat “They do not come to the Meeting” atau kalimat “She does not teach English Everyday”.

Dibawah ini adalah contoh – contoh dari penggunaan kata kerja “Do” :

  • I do my homework (Saya mengerjakan PR saya)
  • Do you work everyday? (apakah kamu bekerja setiap hari?)
  • They do the job together (mereka bekerja bersama)
  • Do I have to go to the meeting today? (apakah aku harus pergi ke pertemuan hari ini?)
  • I do Some duties in this weekend ( aku mengerjakan tugas minggu ini)
  • I do not know where your wallet is (aku tidak tahu dimana dompetmu)
  • I do not want to lose you again (aku tidak mau kehilanganmu lagi)
  • Do we spend our holiday every weekend? (apakah kami menghabiskan waktu liburan kami setiap minggu?)
  • They do not buy a meat on Sunday ( Mereka tidak membeli daging di hari Minggu)
READ  Pembahasan Lengkap Tentang Gratitude & Apology

Dibawah ini adalah contoh – contoh dari penggunaan kata kerja “Does” :

  • He does the exercises regulary (Dia berolahraga secara teratur)
  • The little baby does some bubbling funnily (Bayi itu melucu)
  • She does not teach English everyday (dia tidak mengajar bahasa inggris setiap hari)
  • Does she bring her wallet to her office? (apakah dia membawa dompetnya ke kantor?)
  • Does he drink milk every night? (apakah dia minum susu setiap malam?)
  • The Headmaster does not come and see us in our class during the lesson (Kepala sekolah tidak datang dan melihat kami di kelas kami saat pelajaran berlangsung)
  • Does the printer always broken like this? (apakah printernya selalu rusak seperti ini?)

Memahami Penggunaan Kata “Did”

Kata kerja Did sebenarnya mempunyai arti yang sama dengan kata Do dan juga Does, yang membedakan dari kedua kata tersbeut adalah digunakan dalam kalimat lampau atau menyatakan sesuatu yang dilakukan di masa lalu. Subject apa saja dapat digunakan pada kata kerja Did tanpa perlu menambahkan akhiran “-s” atau “-es”. Sementara itu untuk kalimat negatifnya kata Did itu juga digunakan untuk mengekspresikan kalimat negative, misalnya adalah “We did not read the book”.

Dibawah ini adalah contoh – contoh dari penggunaan kata kerja “Did” :

  • Did the girl see her kids? (apakah gadis itu melihat anak – anaknya?)
  • Maya did not agree with her mom (maya tidak setuju dengan ibunya)
  • She did the job quickly last morning (dia melakukan pekerjaannya dengan cepat tadi pagi)
  • She did not want to study Math yesterday (dia tidak ingin belajar matematika kemarin)
  • Did you go to Malang last year? (apakah kamu pergi ke Malang tahun lalu?)
  • They did some exercises yesterday (mereka melakukan beberapa latihan kemarin)
  • Tian did finish homework last night (tian menyelesaikan PR tadi malam)
READ  Simple Present Tense : Pengertian, Rumus dan Contohnya