Pentingnya Sholat, Beserta Seluk Beluknya

Pentingnya Sholat, Beserta Seluk Beluknya
5 (100%) 4 votes

Sholat merupakan salah satu rukun Islam yang kedua setelah syahadat. Sholat diwajibkan bagi umat Islam karena nantinya amalan sholat inilah yang akan dihisab pertama kali pada saat hari kebangkitan kubur. Sholat sendiri berarti adalah doa, jadi dengan mengerjakan sholat wajib maupun sunnah kita sudah berdoa, Lillahi Ta’ala. Sama seperti wudlu, sholat juga mempunyai syarat-syarat dan rukun yang harus dijalankan untuk kesempurnaan ibadah.

A.     Hukum Dan Syarat Sah Sholat

Mendirikan sholat adalah mencegah kepada hal yang keji dan mungkar. Berdasarkan istilah, sholat mempunyai pengertian serangkaian kegiatan ibadah khusus yang dimulai dengan takbiratul ihram sampai diakhiri dengan salam. Ada beberapa hukum salat yang wajib muslim ketahui berikut syarat sah sholat, yaitu:

1. Fardu

Sholat fardu adalah sholat yang wajib dikerjakan. Dalam pelaksanaannya, sholat fardlu terbagi menjadi dua yaitu:

  • Fardu ain

Merupakan kewajiban yang berkaitan langsung dengan diri sendiri dan tidak boleh ditinggalkan atau diwakilkan, contohnya: sholat 5 waktu dan sholat jumat (bagi kaum laki-laki).

  • Fardu kifayah

Merupakan kewajiban yang tidak berkaitan langsung dengan diri sendiri dan berubah menjadi sunnah apabila sudah ada yang melaksanakannya, contohnya: sholat jenazah.

2. Sholat Sunnah

Termasuk sholat-sholat yang dianjurkan atau disunnahkan tetapi tidak diwajibkan. Sholat sunnah ini terbagi lagi menjadi dua yaitu:

  • Sunnah muakkad

Sholat sunnah yang dianjurkan dengan penekanan mendekati wajib, contohnya: sholat dua hari raya, sholat sunnah witir, dll.

  • Sunnah ghairu muakkad
READ  7 Keutamaan Di Balik Makan Sahur

Sholat sunnah yang dianjurkan tetapi tidak terdapat penekanan dalam pelaksanaannya, contohnya: sholat sunnah rawatib, sholat gerhana, dll.

Setelah mengetahui hukum sholat maka ada baiknya sebagai muslim mengetahui syarat-syarat sholat. Berikut adalah syarat-syarat sholat dalam Islam:

  1. Islam

Sholat adalah keistimewaan bagi kaum Islam. Jadi, hanya kaum muslim saja yang mempunyai kewajiban sholat selain beragama Islam tidak perlu menunaikannya.

  1. Baligh (dewasa)

Baligh atau dewasa yang dimaksud disini adalah jika laki-laki maka sudah pernah mengalami mimpi basah. Perempuan baligh ditandai dengan sudah megalami menstruasi. Baik laki-laki maupun perempuan yang mengalami tanda-tanda baligh tersebut berkisar antara umur 12 tahun sampai 15 tahun. dengan demikian, laki-laki dan perempuan tersebut wajib menjalankan ibadah sholat.

  1. Berakal

Dikarenakan sholat adalah hubungan manusia dengan Allah SWT maka yang wajib melaksanakan sholat adalah manusia yang sehat pikirannya. Jika memiliki kelainan akal atau tidak berakal sehat maka tidak wajib menjalankan sholat.

  1. Suci Dari Hadast Dan Najis

Untuk suci dari hadast bisa dilakukan dengan mandi biasa atau mandi wajib sedangkan suci dari najis bisa dilakukan dengan pembersihan percikan air, mandi sampai menggosokkan ke tanah sebanyak 7 kali, tergantung jenis najisnya.

  1. Memakai Pakaian Suci Dan Menutup Aurat

Sholat sama dengan berdoa sama dengan mengadu sama dengan ikhtiyar muslim menemui PenciptaNya meskipun tidak langsung bertatap muka. Jadi, ikhtiyar tersebut termasuk memakai pakaian suci nan menutup aurat.

  1. Berada di Tempat Suci

Maksud dari syarat sholat ini adalah tempat yang semestinya memenuhi syarat dalam hal kebersihan dan kesucian untuk beribadah. Jangan sholat di tempat yang dilarang untuk sholat, contohnya: kamar mandio, kuburan, kandang atau tempat lain yang tidak higienis.

  1. Mengetahui Masuknya Waktu Sholat

Ini bertujuan untuk mencegah sholatnya seorang muslim tidak sah dikarenakan belum masuk waktu sholat sudah menunaikan ibadah sholat.

  1. Menghadap Kiblat

Sesuai ketentuan di surat al baqarah ayat 150 bahwa untuk sholat muslim harus menghadap kiblat (arah Masjidil Haram).

B. Tata Cara Sholat Sesuai Rukun-Rukun Sholat

Tata cara sholat berkaitan erat dengan rukun sholat. rukun sholat adalah setiap perkataan atau perbuatan yang membentuk hakikat sholat. Jika salah satu rukun tidak terlaksana, sholat dianggap tidak syar’i dan tidak dapat diganti dengan sujud sahwi. Untuk pelaksanaan sholat yang benar dan runtut adalah sebagai berikut:

  1. Berdiri Bagi yang Mampu

Allah benar-benar meringankan umatNya untuk beribadah. dalam sholat terdapat beberapa hal berkaitan dengan rukun sholat ini yaitu tentang berdiri bagi yang mampu, jika berdiri tidak mampu dapat dengan keadaan duduk. namun jika berdiri dan duduk tetepa tidak sanggup maka dengan tidur menyamping.

  1. Takbiratul Ihram

Yang dimaksud dengan rukun shalat ini adalah ucapan takbir, Allahu Akbar.

  1. Membaca Al Fatihah di Setiap Rakaat

Al fatihah di setiap rakaat sholat adalah wajib dan jika tidak terpenuhi sholatnya tidak sah.

  1. Ruku’ dan Thuma’ninah

Membungkukkan badan dan tangan berada di lutut adalah posisi benar untuk ruku’. Thuma’ninah dalam ruku’ berisi bacaan dalam ruku’.

  1. I’tidal

Posisi ini setelah kita melakukan ruku’, juga berarti berhenti sejenak sebelum melakukan rukun sholat selanjutnya.

  1. Sujud dan Thuma’ninah

Sujud yang benar adalah menggabungkan kerjasama beberapa anggota tubuh kita yaitu tujuh bagian anggota badan: Telapak tangan kanan dan kiri, Lutut kanan dan kiri, Ujung kaki kanan dan kiri, dan Dahi sekaligus dengan hidung.

  1. Duduk di Antara Dua Sujud dan Thuma’ninah

Hakikat tuma’ninah itu ialah bahwa orang yang ruku’, sujud, duduk atau berdiri itu berdiam sejenak, sekadar waktu yang cukup untuk membaca: Subhanna Rabiyal Azhiimi wabihamdih satu kali setelah semua anggota tubuhnya berdiam.

  1. Tasyahud Akhir dan Duduk Tasyahud

Rukun ini merupakan bentuk penghormatan kita kepada Allah dengan cara mengucap doa tasyahud akhir, sholawat dan kalimat yang baik. doanya adalah sebagai berikut: At tahiyaatu lillah wash sholaatu wath thoyyibaat. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rohmatullahi wa barokaatuh. Assalaamu ‘alaina wa ‘ala ‘ibadillahish sholihiin. Asy-hadu an laa ilaha illallah, wa asy-hadu anna muhammadan ‘abduhu wa rosuluh.

  1. Salam

Yang terdapat dalam rukun sholat adalah salam yang pertama dilakukan dengan menoleh ke kanan. Dengan mengucap salam berarti sudah tuntas rukun-rukun sholat tersebut.

READ  7 Makna Hujan dalam Islam

C. Macam-Macam Sholat Wajib Dan Sholat Sunnah

Sholat ada dua macam yaitu sholat wajib dan sholat sunnah, berikut contoh dari macam-macam sholat yang wajib diketahui muslim:

  1. Macam-Macam Sholat Wajib

  • Sholat Isya

Sholat ini dikerjakan sebanyak empat rakaat dengan dua tasyahud sekali salam dan waktu pelaksanaannya menjelang malam sekitar pukul 19:00 sampai menjelang fajar.

  • Sholat Subuh

Berjumlah rakaat sebanyak 2 rakaat dalam satu kali salam, sholat subuh ini dikerjakan sekitar pukul 4:15.

  • Sholat Dhuhur

Sholat ini dikerjakan sebanyak empat rakaat dengan dua tasyahud sekali salam dan waktu pelaksanaannya pukul 12:00.

  • Sholat Ashar

Dengan pelaksanaan waktunya setelah matahari tergelincir sekitar pukul 15:15, sholat ashar terdiri dari 4 rakaat dengan dua tasyahud dan sekali salam.

  • Sholat Magrib

Bilangan rakaat tiga membuat sholat magrib berbeda dengan lainnya karena berbilangan rakaat ganjil dengan dua tasyahud dan satu kali salam. Dapat dikerjakan saat memasuki waktu magrib sekitar pukul 18:00.

  1. Macam-macam sholat sunnah

  • Sholat sunnah tahajud

Sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu sepertiga malam.

  • Sholat sunnah dhuha

Sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu pagi hari antara pukul 07:00-09:00.

  • Sholat sunnah hajat

Sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu kita mempunyai hajat tertentu kepada Allah swt.

  • Sholat sunnah istikharah

Sholat sunnah yang dikerjakan untuk meminta petunjuk Allah atas pilihan yang dihadapi.

  • Sholat sunnah taubat

Sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu seseorang ingin bertaubat atas segala perbuatan dosanya.

  • Sholat sunnah tasbih

Sholat sunnah yang dikerjakan bertujuan untuk mengagungkan maha suci allah.

  • Sholat sunnah rawatib

Sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu sebelum dan sesudah sholat fardu.

  • Sholat sunnah istisqho

Sholat sunnah yang dikerjakan untuk meminta rahmat allah yaitu hujan.

  • Sholat sunnah witir
READ  Cara Melaksanakan Shalat Idul Fitri

Sholat sunnah yang dikerjakan setelah sholat isya sampai sebelum fajar.

  • Sholat sunnah tarawih

Sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu datangnya bulan ramadhan.

  • Sholat sunnah tahiyatul masjid

Sholat sunnah yang dikerjakan sebagai penghormatan kepada masjid, tempat beribadah yang suci.

  • Sholat sunnah hari raya

Sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu Hari raya idul fitri dan idul adha.

Sebagai muslim, kita wajib menjaga sholat wajib maupun sholat sunnah kita karena sholat adalah tiang agama.