Penyebab dan Tanda Kemunculan Tsunami

Penyebab dan Tanda Kemunculan Tsunami
5 (100%) 5 votes

Tsunami

Secara harfiah, tsunami berasal dari bahasa Jepang “tsu” yang berarti pelabuhan dan “nami” yang berarti  ombak besar. Sedangkan menurut BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana, 2011) pengertian tsunami adalah suatu rangkaian peristiwa yang bersamaan antara gelombang dan ombak di laut sehingga menyebabkan pergeseran lempeng di dasar laut yang disebabkan oleh gempa bumi.

Penyebab Terjadinya Tsunami

Bencana tsunami ini pada umumnya terjadi di wilayah sekitar batas patahan lempeng yang rentan terjadi gempa bumi. Dan juga, tsunami bukanlah sebuah bencana tunggal. Maksudnya ialah peristiwa tsunami tidak mungkin datang secara tiba- tiba tanpa ada penyebabnya. Apa sajakah penyebab terjadinya tsunami?

  1. Gempa Bumi di Bawah Laut

Salah satu penyebab tsunami yang paling sering terjadi adalah karena adanya gempa bumi di bawah laut. Gempa bumi ini dapat dikatakan sebagai salah satu jenis gempa tektonik yang dihasilkan dari pertemuan atau tumbukan dua buah lempeng tektonik jauh di bawah permukaan tanah. Namun, tidak semua gempa bumi dapat menyebabkan terjadinya tsunami.

Terdapat dua kriteria gempa yang biasanya menimbulkan tsunami. Pertama, gempa yang terjadi tergolong gempa dangkal. Gempa dangkal adalah gempa dengan kedalam pusat gempa antara 0- 30 kilometer. Kedua, kekuatan gempa yang dihasilkan lebih dari 6,5 skala ritcher. Apabila salah satu dari kedua kriteria tersebut tidak terpenuhi maka peluang terjadinya tsunami amatlah kecil atau bahkan tidak mungki terjadi sama sekali. Tsunami Desember 2004 yang terjadi di Sumatera, Kepulauan Andaman, India Selatan, sebagian Afrika, Thailand, dan Srilangka adalah salah satu contoh peristiwa tsunami yang diakibatkan oleh terjadinya gempa tektonik di bawah laut.

  1. Letusan Gunung Api Bawah Laut

Sama halnya seperti daratan, lautan pun memiliki serangkaian gunung berapi yang masih aktif hingga kini. Sebut saja Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Api Banua Wuhu di Pulau Sangihe Provinsi Sulawesi Utara, dan Gunung Mauna Kea di Kepulauna Hawaii adalah sebagian contoh gung berapi aktif yang ada di laut. Beberapa gunung ini dapat bererupsi sewaktu- waktu dan menciptakan gelombang tsunami.

READ  Koperasi, Pengertian, Jenis, Hak dan Kewajiban, Serta Prinsipnya

Salah satu peristiwa tsunami yang disebabkan oleh letusan gunung berapi terjadi ketika letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883 di Indonesia. Konon, letusan tersebut menyebabkan seluruh area di sekitar Selat Sunda tersapu bersih dan perubahan iklim dunia yang drastis. Selain letusan Gunung Krakatau, letusan Gunung Tambira di Nusa Tenggara Timur pada 1815 juga menimbulkan gelombang tsunami yang dahsyat.

  1. Adanya Longsor Bawah Laut

Selain disebabkan oleh gempa bumi dan letusan gunung berapi, tsunami juga disebabkan adanya peristiwa longsoran di bawah laut. Peristiwa ini dinamakan Tsunamic Submarine Landslide. Mengapa longsor dapat menimbulkan tsunami? Hal ini disebabkan adanya getaran yang amat kuat selama longsor berlangsung. Getaran inilah yang kemudian memicu gelombang pasang naik ke permukaan. Salah satu contohnya adalah peristiwa Tsunami yang terjadi di Pantai Anyer pada Desember 2018 silam. Tsunami ini ditenggarai terjadi akibat longsornya lereng Gunung Anak Krakatau.

  1. Hantaman Meteor

Selanjutnya, gelombang tsunami juga dapat terjadi akibat adanya meteor atau benda langit yang menghantam dasar lautan. Meskipun tsunami akibat hantaman meteor ini dimungkinkan terjadi, namun kemungkinannya amatlah kecil dan hingga saat ini belum dijumpai peristiwa tersebut.

Tanda Kemunculan Tsunami

Tsunami dapat dikategorikan sebagai salah satu bencana alam yang paling destruktif di Indonesia. Kerusakan yang ditimbulkannya tidak hanya berupa kerugian fisik tapi juga adanya korban jiwa. Selain karena faktor geografis atau faktor alam, faktor manusia yang masih minim akan edukasi mitigasi bencana juga turut andil di dalamnya. Dalam upaya mengurangi angka korban jiwa, sudah selayaknya masyarakat mendapatkan sosialisasi beberapa tanda kemunculan tsunami. Apa saja?

  1. Surutnya permukaan air laut secara tiba- tiba.

  2. Terdengar suara gemuruh dari kejauhan lautan.

  3. Tingkah hewan yang aneh, dalam hal ini adalah sekawanan burung yang terbang menuju tengah lautan.

  4. Munculnya awan mendung di langit, beberapa diantaranya sampai menimbulkan angin kencang atau bahkan angin tornado.

Tags: