Penyebab Efek Rumah Kaca yang Terlupakan

Penyebab Efek Rumah Kaca yang Terlupakan
5 (100%) 1 vote

Apa Itu efek rumah kaca?

Mungkin salah satu diantara kalian ada yang mengetahui, pengertian dari istilah efek rumah kaca ini. Atau mungkin ada yang baru dengar? Istilah ini sudah diajarkan sejak kita dibangku SD kalau Anda generasi 2000, generasi millenial dimana para remaja saat ini mengangkat sekali tema-tema yang berbau kekinian dan modern.

Efek rumah kaca merupakan istilah dari efek yang dihasilkan oleh rumah kaca untuk menggambarkan kondisi bumi dimana sinar matahari terperangkap di atmosfer bumi. Dimana dalam kondisi ini adalah meningkatnya jumlah karbondioksida dan gas-gas lainnya yang terperangkap didalam atmosfer dan tidak dapat kembali ke luar angkasa.

Namun siapa sangka, bahwa efek rumah kaca ini akan membawa dampak buruk bila terjadi terus-menerus. Sebab, atmosfer lama-lama akan menipis dan suhu di bumi menjadi tidak stabil. Pasalnya, atmosfer yang akan melindungi bumi menipis dan akan menyebabkan perubahan suhu yang drastis dan menjadi panas.

Pada keadaan normal, siang hari suhu udara akan panas dan pada malam hari suhu udara menjadi dingin. Namun, kini suhu udara pada malam hari terjadi peningkatan. Inilah salah satu dampak dari efek rumah kaca yang saat ini kita rasakan. Mengapa suhu pada malam hari kini tidak sedingin dulu atau mengalami peningkatan pada suhunya?

Itu karena, adanya efek rumah kaca ini maka sebagian panas yang harusnya dipantulkan oleh permukaan bumi, akan diperangkap oleh gas-gas rumah kaca di atmosfer tersebut. itulah sebabnya kini bumi menjadi terus menghangat selama bertahun-tahun kemudian. Dan bila ini akan terus dibiarkan, maka bumi tidak akan mampu dalam kondisi yang stabil, dan membuat ketidaknyamanan penghuninya.

READ  Hukum Newton 1 2 3, Bunyi, Rumus, dan Contohnya

Inilah beberapa penyebab efek rumah kaca yang kerap kali terlupakan :

1. Penebangan dan pembakaran hutan

Mungkin untuk sebagian orang yang tidak peduli dengan lingkungan, atau mereka yang hanya memenuhi hasrat keegoisan mereka untuk kepentingan pribadi, penebangan pohon menjadi salah satu contohnya. Hal ini menyebabkan meningkatnya gas-gas karbondioksa dan mengganggu konsentrasi udara dibumi.

Semakin sedikit oksigen yang dikeluarkan, yang notabenenya seharusnya oksigen itu seharusnya dibutuhkan, ini malah dikurangi atau dihilangkan. Contoh kepentingan penebangan seperti  pembuatan jalan dan peladangan.

2. Penggunaan bahan bakar fosil

Salah satu penggunaan bahan bakar fosil adalah menggunakan bbm, atau bensin yang sering kita gunakan sebagai bahan bakar berkendara. Asap yang dikeluarkan oleh bahan bakar ini akan mengeluarkan CO2. Karbondioksida ini banyak ditemukan karena penggunaan kendaraan semakin banyak.

3. Berbagai Macam Limbah

Limbah yang sering dijumpai adalah limbah rumah tangga. Penyebab terjadinya limbah adalah penggunaan bahan baku yang banyak, pemakaian yang banyak dan jumlah manusia yang banyak. Limbah sendiri menghasilkan gas methana dan juga karbondioksida yang biasanya dihasilkan oleh bakteri pengurai sampah.

Salah satu penyebab efek rumah kaca lainnya adalah pembakaran sampah yang menyebabkan timbulnya asap yang kemudian akan menyebabkan karbondioksida dalam jumlah banyak. Sebagai manusia biasa, tentunya kita hanya bisa mengantisipasi dan mencegah agar tidak semakin banyak efek rumah kaca yang dapat memperburuk keadaan.

Hal ini juga menyebabkan tuntutan pemikiran manusia agar selalu mencari inovasi terbaru agar masalah yang diakibatkan oleh efek rumah kaca terselesaikan, minimal akan terjadi pengurangan. Mari kita jaga bumi kita dengan mengurangi dampak buruk dari efek rumah kaca. Semoga bermanfaat.

Tags: