RUKUN ISLAM DAN RUKUN IMAN

Diposting pada
RUKUN ISLAM DAN RUKUN IMAN
5 (100%) 18 votes

Sebagai umat Islam, sudah seharusnya mengenal dan memahami tentang rukun Islam dan rukun Iman. Karena sesungguhnya seseorang dikatakan muslim jika sudah memenuhi beberapa amalan dari rukun Islam, khususnya mengucap syahadat. Dapat dikatakan bahwa rukun Islam merupakan syarat-syarat menjadi seorang muslim. Selain rukun Islam, adapula rukun Iman yang terdiri dari 6 poin yang harus diyakini dan diImani seorang muslim. Kedua rukun tersebut adalah pilar-pilar penting dalam agama Islam yang harus diketahui, dipahami, dihayati serta diamalkan oleh setiap muslim.  Berikut adalah penjelasan lebih mendalam tentang rukun Islam dan rukun Iman.

A. Rukun Islam

Sebagai muslim, rukun Islam merupakan amalan-amalan untuk menjadi muslim yang sempurna. Dikatakan demikian karena rukun Islam banyak diwujudkan melalui gerakan dan perbuatan fisik. Tetapi meskipun brupa kegiatan fisik, pemahaman terhadap makna rukun Islam sendiri sangat penting. Berikut adalah 5 rukun Islam beserta penjelasannya:

1. Syahadat

Lebih tepatnya, amalan mengucap dua kalimat syahadat bagi seorang muslim adalah wajib. Dua kalimat syahadat yang wajib diketahui, diucapkan dan dipahami artinya. Karena sebagai bentuk persaksian bahwa seorang muslim yang menyatakan mantap menjadi seorang muslim atau masuk Islam pertama kali. Dua kalimat syahadat beserta artinya adalah sebagai berikut:

Kalimat pertama:

Ašyhadu ʾal lā ilāha illa l-Lāh

Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah

Kalimat kedua:

wa ʾašhadu ʾanna muḥammadar rasūlu l-Lāh

Artinya: Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.

Dari dua kalimat syahadat tersebut berarti bahwa muslim hanya boleh menyembah dan memiliki satu Tuhan Yang Maha Esa. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu yang dilakukan umatNya dan Nabi Muhammad adalah sebagai yang dimuliakannya.

2. Sholat

Amalan kedua dari rukun Islam adalah perbuatan atau kegiatan fisik yaitu mendirikan sholat. SebagaImana sudah diketahui bahwa sholat adalah tiang agama dan merupakan kegiatan wajib seorang muslim. Sholat yang dikerjakan muslim terdiri dari sholat wajib dan sholat sunnah. Sholat wajib bagi muslim adalah sholat 5 waktu yang terdiri atas sholat subuh, sholat dhuhur, sholat ashar, sholat magrib dan sholat isya’. Sedangkan sholat sunnah adalah sholat yang dikerjakan di luar waktu sholat wajib, contohnya: sholat tahajud, sholat tahiyatul masjid, sholat ied dan lain-lain. Sholat merupakan amalan utama yang akan dihisab pada saat Hari Akhir. Maka dalam keadaan apapun, seorang muslim wajib melaksanakan sholat. Allah sudah memberikan keringanan untuk pelaksanaan sholat bagi yang tidak mampu, sakit atau sedang dalam perjalanan. Sholat untuk orang-orang tersebut dapat dilakukan dengan posisi duduk, posisi tidur, ataupun meringkas rakaat sholat di waktu sesuai ketentuan.

READ  7 Tips Menghilangkan Kesedihan dalam Islam

3. Puasa

Puasa adalah aktivitas menahan nafsu, baik nafsu makan dan minum dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Puasa memiliki banyak manfaat, baik untuk kesehatan ataupun Iman kita. Untuk kesehatan, puasa bisa membuat semua organ dalam kita sehat. Puasa sama dengan mengistirahatkan lambung atau organ pencernaan kita karena tidak adanya proses makan dan minum dari sahur sampai berbuka puasa. Hubungan puasa dengan Iman adalah puasa dapat mempertebal keImanan seorang muslim. Dengan sikap tawadu’, muslim mengerjakan puasa untuk hanya mengharapkan keridhoan Allah SWT. Sama halnya dengan sholat, puasa juga ada yang wajib dan sunnah. Puasa wajib umat Islam adalah puasa ramadhan, puasa selama satu bulan penuh. Puasa sunnah adalah puasa yg dikerjakan di luar bulan ramadhan, contohnya: puasa rajab, puasa sya’ban, dan lain-lain.

4. Zakat

Zakat adalah memberikan sebagian harta kita kepada orang yang membutuhkan sebesar 2,5 % lewat badan amil zakat. Karena sesungguhnya di dalam harta kita terdapat hak milik orang lain. Fungsi zakat secara umum adalah untuk membersihkan harta kita. Ada 2 macam zakat, yaitu zakat fitrah dan zakat mal. Zakat fitrah adalah zakat wajib yang dikeluarkan beberapa hari sebelum hari raya Idul Fitri, dapat berupa uang atau beras. Zakat mal merupakan zakat hasil niaga. Perhitungan zakat mal berbeda dengan zakat fitrah karena terdapat kurun waktu sekitar satu tahun umur benda tersebut baru dikeluarkan zakatnya. Zakat juga merupakan alat memperbaiki ekonomi dan dapat mengurangi angka kemiskinan.

5. Haji

Rukun Islam kelima adalah menunaikan ibadah haji jika mampu. Mampu yang dimaksudkan adalah mampu secara moril maupun materiil. Cukup uaang untuk perjalanan haji di Mekah dan cukup harta untuk keluarga yang ditinggalkan selama berhaji. Ibadah haji adalah suatu bentuk ibadah mengunjungi dan melakukan kegiatan sesuai rukun haji dengan didahului terpenuhinya syarat berhaji.

READ  8 Bahaya Memutuskan Silaturrahmi

Rukun Islam wajib dipenuhi muslim untuk menjadi muslim sejati, kecuali untuk berhaji adalah untuk mereka yang mampu melaksanakannya. Yang wajib mengamalkan rukun Islam adalah muslim yang sudah baligh, muslim dengan sifat mumayyiz (dapat membedakan benar dan slah) serta muslim yang berakal.

A. Rukun Iman

Ada perbuatan fisik pasti juga ada penghayatannya. Demikian juga ada rukun Islam tentu ada rukun Iman. Keduanya saling berkaitan dan satu kesatuan. Rukun Iman merupakan penghayatan dan pengamalan dari rukun Islam.  Sebelum menuju pengertian rukun Iman maka perlu diketahui terlbih dahulu pengertian Iman. Iman adalah percaya, yang berarti juga menyakini sesuatu. Rukun Iman berdasarkan pengertian Iman adalah 6 tiang pondasi yang harus diamalkan untuk keImanan yang kuat. Karena apabila mengabaikan 6 unsur rukun Iman maka akan sangat mudah diguncang hatinya dengan berbagai masalah dan kegelisahan. Di bawah ini akan dijelaskan secara lengkap tentang rukun Iman dan unsur-unsurnya.

1. Iman kepada Allah

Allah sebagai yang tertinggi dari segala hal di muka bumi wajib kita Imani keberadaannya. Mengakui keesaan Allah SWT serta menyakini bahwa tidak ada dzat manapun yang mampu menjadi pesaingNya maupun sekutuNya. Terdapat dua cara untuk berIman kepada Allah SWT yaitu rububuiah dan uluhiah. Rububuiah berarti menyakini bahwa tiada yang mampu mencipta, menguasai dan mengatur alam semesta kecuali Allah. Uluhiah adalah menyakini bahwa tidak ada dzat yang berhak disembah kecuali Allah dan tidak mengakui Tuhan lain selain Allah.

2. Iman kepada Malaikat

Malaikat adalah makhluk ciptaan Allah yang diciptakan dari cahaya, yang memliki sifat patuh serta taat kepada Allah SWT. Malaikat tidak memiliki nafsu apapun namun Malaikat selalu berdzikir kepada Allah SWT. Jumlah malaikat yang wajib kita ketahui dan hafalkan ada 10. Berikut nama-nama Malaikt beserta tugasnya:

  • Malaikat Jibril, memiliki tugas menyampaikan wahyu dari Allah kepada para Nabi atau rasul Nya.
  • Malaikat Mikail, memiliki tugas untuk menurunkan hujan dan memberikan rezeki kepada setiap makhluk Allah.
  • Malaikat Isrofil, memiliki tugas meniup sangkakala di hari penghabisan.
  • Malaikat Izroil, memiliki tugas untuk mencabut nyawa.
  • Malaikat Rakib, memiliki tugas mencatat amal baik manusia.
  • Malaikat Atid, memiliki tugas mencatat amal buruk manusia.
  • Malaikat Mungkar, memiliki tugas untuk menanyai roh dalam kubur.
  • Malaikat Nakir, memiliki tugas untuk menanyai roh dalam kubur.
  • Malaikat Malik, memiliki tugas untuk menjaga pintu gerbang neraka.
  • Malaikat Ridwan, memiliki tugas untuk menjaga pintu gerbang surga.
READ  Hal-Hal yang Membatalkan Puasa

Cara mengImani Malaikat adalah dengan menghafalkan dan memahami nama beserta tugas-tugasnya.

3. Iman kepada Kitab-kitab Allah

MengImani kitab-kitab Allah merupakan rukun Iman yang ketiga. Ada 4 kitab yang wajib kita ketahui sebagai bentuk cara mengImani dan mengamalkan rukun Iman yang ketiga yaitu: kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa AS, kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS, kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa AS dan kitab Al-Quran merupakan kitab yang terakhir diturunkan dan merupakan yang paling sempurna dibandingkan kitab lain yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

4. Iman kepada Rasul Allah

Salah satu cara mengImani nabi dan rasul Allah dengan cara mempercayai bahwa Allah telah mengutus manusia dengan segala kelebihannya dibandingkan umat lain di muka bumi. Berikut adalah ke 25 nabi dan rasul yang wajib muslim ketahui: Nabi Adam As., Nabi Idris As., Nabi Nuh As., Nabi Zulkifli As., Nabi Daud As., Nabi SulaIman As., Nabi Ilyas As., Nabi Ilyasa As., Nabi Yunus As., Nabi Hud As., Nabi Sholeh As., Nabi Ibrahim As., Nabi Luth As., Nabi Ismail As., Nabi Ishak As., Nabi Yakub As., Nabi Yusuf As., Nabi Ayub As., Nabi Sueb As., Nabi Musa As., Nabi Harun As., Nabi Zakariya As., Nabi Yahya As., Nabi Isa As., Nabi Muhammad SAW.

5. Iman kepada Hari Akhir

Hari akhir adalah hari kiamat dImana semua akan hancur berkeping-keping, tidak ada yang mampu lolos dari hari kiamat. Dengan menanamkan keyakinan bahwa hari akhir benar-benar ada dan terjadi akan membuat muslim lebih meningkatkan ketaqwaan ke pada Allah SWT. Di mana akan ada hari kebangkitan setelah hari kiamat dan dihisabnya semua amalan di dunia.

6. Iman kepada Qodho dan Qodhar

Qodho merupakan suatu keputusan atau nasib seseorang yang bersifat tetap dan tidak bisa diubah lagi, seperti hari kematian. Sedangkan qodar adalah takdir atau nasib seseorang yang masih bisa diperkirakan diubah ke arah yang lebih baik dengan seijin Allah SWT.  MengImani qodho dan qodhar maka sama dengan mengImani 4 hal yaitu percaya pada yg sudah terjadi atau belum terjadi, menyakini Allah telah menuliskan segala ketentuan makhluk hidup di lauh Al-Mahfudz, tidak ada segala sesuatu yang diam atau bergerak tanpa izin Allah dan semua adalah ciptaan Allah.

Demikian ulasan tentang rukun Islam dan rukun Iman yang dapat mempengaruhi keImanan dan ketakwaan muslim kepada Allah SWT.