Sistem Periodik Unsur

Diposting pada
Sistem Periodik Unsur
5 (100%) 2 votes

Apa itu Sistem Periodik Unsur?

Berikut yang akan kami ulas adalah mengenai sistem periodik unsur, kami mengambil konten ini melalui buku yang dibuat secara internal di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, buku ini adalah buku edisi pertama mata kuliah Kimia 1, Departemen Kimia Fakultas Sains Intitut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia. Namun, tidak sepenuhnya konten ini kami ambil dari buku ini.

Sistem periodik unsur adalah susunan unsur-unsur berdasarkan urutan nomor atom dan kemiripan sifat unsur-unsur tersebut. Di buku ini, sistem periodik unsur termuat pada bab 1.6 dimana dinyatakan bahwa, pada tahun 1789 Lavoisier mencatat adanya 25 unsur, tetapi kini telah dikenal 105 unsur.

Berdasar pada unsur-unsur yang mempunyai sifat mirip, maka untuk mempelajari kelakuan setiap unsur perlu suatu klasifikasi unsur. Pada awalnya para ahli menggolongkan klasifikasi unsur dalam dua golongan/kelompok, yaitu unsur logam dan unsur non logam, tetapi kemudian diklasifikasikan berdasar pada berat logam, tetapi kemudian diklasifikasikan berdasar pada berat atom dan sifat unsur tersebut.

Pada tahun 1865, John Newlands menyusun berdasar bertambahnya berat atom, daftar tersebut ada pada tabel 1.2

Tabel 1.2 Tabel periodik unsur berdasarkan berat atom yang diusulkan oleh John Newlands 

H Li Be B C N O
f             F Na Mg Al Si P S
Cl K Ca Cr Ti Mn Fe

Sebagian dari sifat unsur diatas terlihat keimiripannya dalam sistem periodik unsur, yakni unsur kedelapan (F) mirip unsur pertama (H), demikian juga unsur kesembilan (Na) mirip unsur kedua (Li) dan seterusnya. Daftar ini dikenal sebagai hukum Oktaf. Didalam suatu sistem periodik pasti terdapat Nomer atom, Lambang kima, Nama, Massa atom, dan Fasa.

READ  Pengertian Korosi, Rumus, dan Penyebabnya

Sifat-sifat sistem periodik, yaitu :

  1. Jari-jari atom

Ditentukan, berdasarkan pada perhitungan dari setengah jarak antar atom dwi atomik. Terlihat bahwa untuk unsur-unsur segolongan, dari atas kebawah akan mempunyai jari-jari atom yang makin besar sedang untuk unsur-unsur seperioda, dari kiri ke kanan memiliki jari-jari atom makin kecil.

  1. Sifat Logam

Didalam sistem periodik unsur sesuai apa yang sudah kami jabarkan diatas, bahwa berdasarkan sifat, unsur-unsur dapat dikelompokkan menjadi logam, nonlogam, dan metalloid. Untuk unsur logam sendiri memiliki konduktor panas dan listrik yang baik, nonlogam memiliki sifat nonkonduktor atau kebalikan dari konduktor. Dan metalloid adalah unsur yang berada pada “tangga” yang membatasi unsur logam dan non logam.

  1. Energi ionisasi

Energi ionisasi adalah energi yang dibutuhkan oleh sebuah atom atau ion dalam fase gas untuk melepaskan sebuah elektronnya. Dalam satu periode, dari kiri ke kanan, energi ionisasi pertama cenderung semakin besar, sebagaimana pertambahan muatan inti efektif sehingga tarikan oleh inti bertambah.

Nah, itulah beberapa ulasan mengenai sistem periodik unsur. Didalam mata kuliah Kimia biasanya kalian semua akan menerima materi ini pada awal semester atau biasa yang mata kuliah Kimia 1. Apabila kalian berkenan, silahkan share. Dan semoga bermanfaat.