Sistem Reproduksi Manusia

Sistem Reproduksi Manusia
5 (100%) 2 votes

Manusia

Daftar Isi :

READ  Fluida Statis, Pengertian, Jenis-jenis, dan Contohnya dalam Kehidupan

Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menciptakan spesies-spesies yang sangat beragam di dunia ini, termasuk di antaranya manusia. Seperti halnya spesies-spesies lain, manusia juga dianugerahi sistem reproduksi agar bisa menghasilkan keturunan dan melanjutkan eksistensinya. Lalu, bagaimanakah sistem reproduksi manusia itu? Pria dan wanita memiliki sistem reproduksi yang berbeda, disesuaikan juga dengan perannya di dalam kehidupan biologis. Simak bahasan selengkapnya berikut ini.

Sistem Reproduksi Laki-laki

Sumber: toppr.com

  1. Testis: Laki-laki memiliki dua testis yang terletak di dalam kantong kulit yang dikenal sebagai skrotum. Skrotum terletak di luar rongga panggul.

  2. Saluran sperma/sperma duct: Ini adalah saluran tipis yang membawa sperma keluar dari testis.

  3. Kelenjar prostat/prostate gland: Kelenjar ini adalah kelenjar pelengkap pada pria yang menuangkan sekresi ke dalam saluran sperma bersama dengan cairan mani dari testis untuk disalurkan ke penis.

  4. Uretra: Berfungsi sebagai jalur keluar cairan mani dan urin pada pria. Uretra pada laki-laki lebih panjang daripada perempuan.

  5. Penis: Organ yang terletak di luar tubuh dan berfungsi untuk menyalurkan air seni dan cairan mani berisi sperma.

Testis sendiri adalah organ utama reproduksi pria. Testis ini bertanggung jawab untuk memproduksi gamet jantan yang dikenal sebagai sperma dengan proses yang disebut spermatogenesis. Ini terjadi pada tubulus seminiferus testis. Testis juga bertanggung jawab untuk mensekresi testosteron—hormon reproduksi pria.

Sel laydig dari testis lah yang mensintesis testosteron. Hormon testosteron tidak hanya membantu dalam pembentukan sperma tetapi juga dalam pengembangan karakter seksual sekunder pada pria seperti pendalaman suara, rambut wajah dan rambut kemaluan selama masa pubertas.

Sistem Reproduksi Perempuan

Sumber: toppr.com

  1. Ovarium: Ovarium berjumlah dua dan menghasilkan gamet betina atau sel telur. Setiap ovarium melepaskan satu sel telur secara bergantian setiap bulannya. Ovulasi adalah proses pelepasan sel telur dari salah satu ovarium.

  2. Saluran tuba/tuba fallopi: Juga berjumlah dua, saluran tuba dikenal sebagai saluran telur, saluran ini muncul dari ovarium dan berakhir di fundus uterus. Fungsinya adalah untuk menyalurkan sel telur ke rahim. Tuba fallopi ini juga merupakan tempat di mana fertilisasi terjadi.

  3. Rahim: Ini adalah organ berotot besar yang hadir di rongga panggul. Rahim adalah wilayah dimana terjdi tindakan selama proses menstruasi. Jika terjadi kehamilan, rahim juga merupakan tempat pertumbuhan janin.

  4. Serviks/leher rahim: Adalah cincin otot melingkar di ujung bawah rahim yang melebar pada saat persalinan bayi.

  5. Vagina: Merupakan struktur seperti tabung berotot yang hadir di ujung bawah serviks dan mengarah ke luar tubuh wanita. Vagina berfungsi sebagai jalur bagi penis untuk menyalurkan sperma yang kemudian berenang menuju saluran tuba.

  6. Uretra: Pada wanita, uretra lebih pendek karena hanya berfungsi untuk menyalurkan air seni saja.

Telur terbentuk di bawah pengaruh hormon seks wanita, estrogen dan progesteron. Proses ini dikenal sebagai oogenesis.

READ  Elektroskop, Pengertian, Bagian, dan Cara Kerjanya

Tags: