Syarat Dan Tata Cara Berwudlu

Syarat Dan Tata Cara Berwudlu
5 (100%) 10 votes

Ada beberapa hal yang harus dipenuhi oleh seorang muslim sebelum melaksanakan ibadah sholat. selain mandi dan berpakaian yang bebas dari najis ataupun hadast, muslim juga diwajibkan untuk mengambil wudlu. namun perlu juga digarisbawahi bahwa wudlu dan mandi wajib berbeda diakrenakan masing-masing kegiatan tersebut mempunyai syarat dan rukun sendiri-sendiri.

A. Wudlu

Wudlu adalah salah satu cara menyucikan anggota tubuh dengan air, sebelum melaksanakan sholat. Selain dengan air, media lain untuk berwudlu adalah debu, atau lebih dikenal dengan sebutan bertayammum. Macam-macam air yang dapat digunakan berwudlu adalah air hujan, air sumur, air terjun/laut/sungai, lelehan salju atau es batu, air dalam tangki besar ataupun kolam. Sedangkan air yang tidak boleh digunakan berwudlu adalah sebagai berikut:

  1. Air bekas wudlu
  2. Air sari buah atau pohon, air sisa minum binatang haram
  3. Air sisa dari orang yang mabuk karena minuman keras
  4. Air dengan jumlah sedikit, seperti: urin, darah, atau yang terdapat binatang mati di dalamnya
  5. Air yang sudah berubah warna, rasa dan bau yang pekat
  6. Air yang bernajis

Hukum berwudlu adalah wajib bukan, jika akan beribadah sholat, waktu menyentuh Al Quran dan saat thawaf di Ka’bah. Hukum wudlu akan bersifat sunnah, jika akan mengerjakan beberapa hal-hal seperti berikut ini:

  1. Melakukan wudlu setiap akan sholat
  2. Sebelum mandi wajib
  3. Ketika marah
  4. Ketika melantunkan azan dan iqomat
  5. Menyentuh kita-kitab syar’i
READ  Pengertian Bulan Ramadhan

B. Syarat Dan Pembatal Wudlu

Syarat berwudlu merupakan hal-hal yang harus dipenuhi sebelum melakukan wudlu. Berikut adalah syarat-syarat wudlu:

  1. Beragama Islam

Syarat mutlak orang berwudlu adalah beragama Islam, jika non Islam maka wudlunya tidak sah.

  1. Mumayiz

Orang yang berakal adalah syarat selanjutnya. Berakal dalam artian bisa membedakan hal baik dan hal buruk. Usia untuk muslim mumayiz adalah sekitar 7 tahun atau jika anak tersebut sudah mengetahui sesuatu yang baik dan yang buruk serta melakukan hal-hal secara mandiri sendiri.

  1. Tidak Berhadast Besar

Penyebab orang berhadast besar adalah bersetubuh atau senggama, mimpi basah, haid, nifas, wiladah. Dengan keadaan demikian, orang tersebut harus mandi wajib terlebih dahulu kemudian berwudlu

  1. Memakai Air Yang Suci Dan Mensucikan

Berwudlu tentunya membutuhkn air, air yang suci dan mensucikan. air suci tersebut sering disebut air mutlaq. Contoh-contoh air suci mensucikan atara lain: air hujan, embun air laut, air zam-zam, air sungai, air sumur. Bedakan dengan contoh air berikut: air kopi, sirup, dll, sama-sama air suci tapi tidak mensucikan.

  1. Kulit Tidak Terhalang Suatu Zat Sehingga Air Dapat Langsung Bersentuhan Dengan Kulit

Syarat ini harus terpenuhi agar wudlunya sah. bila anggota tubuh kita terkena hal-hal yang membuatnya menghalangi aliran air wudlu maka wudlu kita tidak sah. Hal-hal yang mengahalangi air wudlu adalah getah, cat, tatoo, atau benda lain yang tidak bisa tembus oleh air.

Selain syarat wudlu tentunya juga ada hal-hal yang membatalkan wudlu kita, meskipun secara tidak sengaja, wudlunya harus diulang kembali. Berikut adalah hal-hal yang menjadi pembatal wudlu adalah sebagai berikut:

  1. Keluarnya sesuatu dari dua jalan kemaluan seperti buang air kecil atau air besar, kemtut, bahkan air mani. jika keluar air mani maka diwajibkan mandi wajib.
  2. Hilang akal disebabkan gila, tidur/ketiduran, mabuk, pingsan.
  3. Tersentuhnya kulit antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya tanpa penutup kain.
  4. Tersentuhnya kemaluan (kubul atau dubur) dengan telapak tangan atau jari tanpa penutup, meskipun kemaluannya sendiri.
READ  Hukum Pernikahan Dalam Islam

C. Tata Cara Berwudlu Sesuai Rukun Wudlu

Setelah mengetahui dan memahami syarat serta hal-hal yang membatalkan wudlu, selanjutnya adalah tata cara berwudlu sesuai rukun wudlu. Urutan tata cara berwudlu yang benar adalah:

  1. Niat

Niat adalah menyengaja mengerjakan suatu perbuatan. Niat berwudlu adalah menyengaja mengerjakan wudlu karena semata-mata Allah Ta’ala.

  1. Berkumur

Tujuan berkumur di rukun wudlu adalah membersihkan gigi agar tidak ada makanan yang tersisa di gigi. Kegiatan rukun wudlu ini dilakukan sebanyak tiga kali.

  1. Membersihkan Hidung

Untuk membersihkan hidung, ini adalah sunnahkan untuk dilakukan sebanyak tiga kali, bertujuan untuk membersihkan debu atau kotoran dalam hidung.

  1. Mencuci Muka

Image result for wudhu

Mencuci muka ini dimulai dari tempat tumbuhnya rambut kepala hingga bawah dagu dan dari teliga kanan sampai telinga kiri. mencuci muka ini juga dilakukan sebanyak tiga kali. Lalu sambil membaca niat berwudlu. berikut adalah bacaan niat wudlu: “Nawaitul whudu-a lirof’il hadatsii ashghori fardhon lillaahi ta’alaa”, yang berarti bahwa saya niat wudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu (wajib) karena Allah ta’ala.

  1. Mencuci Kedua Belah Tangan

Cara mencuci kedua belah tangan adalah menyiramkan air dari tangan sampai ke siku sebanyak tiga kali.

  1. Mengusap kepala

Mengusap kepala sampai ke belakang sebanyak 1 kali yaitu dengan cara membasahi kedua telapak tangan kemudian menjalankan tangan tersebut mulai dari depan kepala sampai ke belakang tengkuk.  Perlu dipahami bahwa mengusap kepala berbeda dengan mengusap dahi atau sebagian kepala.

  1. Membersihkan Kedua Telinga

Cara membersihkan telinga adalah dengan memasukkan jari telunjuk ke dalam telinga kemudian si ibu jari mengusap kedua daun telinga hingga tiga kali.

  1. Membasuh Kedua Kaki

Membasuh kakinya harus sampai mata kaki sebanyak tiga kali, dengan membasuh kaki kanan terlebih dahulu. basuhlah kedua kaki dengan menggosok-gosokkan jari kelingking kaki pada sela-sela jari kaki dan pastikan lipatan kulit di tumit terkena air wudlu. Membasuh kaki yang tidak sempurna akan terkena ancaman neraka.

  1. Wudlu Secara Tertib

Semua rukun wudlu harus dikerjakan secara runtut dan selalu diingat untuk mendahulukan yang kanan dari pada yang kiri.

  1. Membaca Doa Setelah Wudlu

Disunnahkan membaca doa wudlu menghadap kiblat dengan mengangkat kedua tangan. Berikut adalah lafaz doa setelah wudlu: ” Asyhadu Alla Ila Haillallaah Wahdahu Laa Syariika Lahu Wa Asyhadu Anna Muhammadan Abduhu Wa Rasuuluhu, Alloohummaj’alni Minattawwaabiina’ Waj’alni Minal Mu Tathahhiriina Waj’alni Min Ibadi Kash Shaalihiina”

READ  Cara Melaksanakan Shalat Idul Fitri

artinya:

“Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah dan tidak ada yang menyekutukan bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan-Nya. Jadikanlah aku (Ya Allah) orang yang ahli taubat, dan (jadikanlah) aku orang yang suci dan (jadikanlah) aku dari golongan orang-orang yang shaleh”.

Berwudlu adalah termasuk kegiatan membersihkan anggota tubuh kita sebelum melaksanakan ibadah. Sudah sepantasnya untuk berdoa atau beribadah kepada Sang Pencipta kita harus berhias diri, termasuk dengan mandi dan berwudlu. sebagai umat Islam, tata cara berwudlu dan syarat sahnya sudah hafal di luar kepala dikarenakan muslim selalu berwudlu setiap akan mengerjakan kewajiban diri yaitu sholat 5 waktu. Dianjurkan pula kepada umat Islam untuk selalu mengambil wudlu setiap akan bepergian atau melakukan aktivitas lain.