Syarat Wanita Bekerja dan Berkarir dan Dampak Negatifnya

Rate this post

Wanita

Wanita pada masa sekarang ini lebih suka bekerja ataupun berkarir di luar rumah daripada fokus mengurus rumah dan keluarga. Pilihan tersebut bisa jadi karena berbagai faktor, terpaksa, karena kebutuhan, atau memang karena senang berada di luar rumah.

Padahal dalam Al-Qur’an dikatakan bahwa tempat terbaik bagi wanita adalah di rumahnya.

“Dan tinggallah kalian di dalam rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berdandan sebagaimana dandannya para jahiliyah dulu.” (Q.S. Al-Ahzab: 33)

Berdasarkan ayat tersebut, Ibnu Katsir berpendapat bahwa wanita tidak boleh keluar rumah kecuali ada keperluan atau ada hajat seperti ingin melaksanakan shalat berjamaah di mesjid selama memenuhi syarat-syaratnya serta mengikuti sebagaimana adabnya seorang wanita keluar rumah.

Syarat Wanita Bekerja dan Berkarir di Luar Rumah

Syaikh Shalih bin Fauzan bin ‘Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah, menjelaskan syarat wanita diperbolehkan bekerja di luar rumah berdasarkan kitab Tambihaat ‘ala Ahkam Takhtash bi Al-Mu’minaat halaman 12.

  1. Bagi istri yang sudah menikah mendapatkan izin dari suaminya, dan bagi wanita yang belum menikah mendapatkan izin dari orangtuanya.
  2. Pekerjaan yang dilakukan adalah pekerjaan yang halal, bukan pekerjaan yang syubhat dan haram.
  3. Pekerjaan yang dilakukan adalah pekerjaan yang dibutuhkan oleh dirinya dan dibutuhkan oleh masyarakat yang tidak mungkin digantikan oleh laki-laki.
  4. Boleh melakukan pekerjaan tersebut jika pekerjaan pokoknya di rumah sudah beres.
  5. Pekerjaan yang dikerjakannya berada di lingkungan wanita dan jauh dari interaksi dengan pria. Contohnya dengan menjadi pengajar untuk murid-murid perempuan atau sebagai dokter dan suster yang mengobati dan merawat pasien wanita.
  6. Pekerjaan tersebut tidak membuatnya pulang larut malam.
  7. Bekerja dengan memakai pakaian yang menutup aurat dan di lingkungan para muslimah yang juga menutup aurat.
  8. Tidak bersolek secara berlebihan dan tidak memakai wangi-wangian.
  9. Tidak bercampurnya laki-laki dan perempuan, apalagi sampai bebas mengobrol dan bertatap muka.
READ  Cara Melaksanakan Shalat Idul Fitri

Dampak Negatif Yang Mungkin Terjadi Pada Wanita Bekerja

Adalah suatu masalah ketika seorang wanita ingin kewajibannya disamakan dengan kewajiban para lelaki, bahkan melebihi kewajiban laki-laki, dan lebih masalah lagi ketika seorang wanita ingin bekerja dan berkarir di luar rumah karena ia ingin mencapai kesenangan dan kepuasan pribadinya.

Berbagai hal negatif bisa saja terjadi pada wanita yang bekerja dan berkarir di luar rumah. Berikut beberapa fenomena yang terlihat ketika wanita bekerja di luar rumah.

  1. Bercampurnya wanita dengan para lelaki yang bukan mahramnya dan dengan bebasnya mengobrol dan tertawa dengan yang diharamkan.
  2. Ketika tanpa sengaja aurat wanita terbuka atau memang banyak kita lihat yang memang pakaiannya memperlihatkan aurat, sehingga membuat lelaki yang bukan mahramnya bernafsu yang bisa menyeret kepada perselingkuhan dan perzinaan.
  3. Minyak wangi yang pasti dipakai wanita ketika berangkat kerja.
  4. Kurang maksimal dalam mengurus rumah tangga, melayani suami, dan memberi hak-hak anaknya.
  5. Merasa cepat lelah, yang pada akhirnya mempengaruhi jiwa dan tabiatnya sebagai wanita.

Semoga wanita muslimah yang bekerja di luar rumah dapat menjaga dan mempertahankan kehormatan diri dan keluarganya.

Tags: