Tips Menjaga Kesehatan Reproduksi Pria

Tips Menjaga Kesehatan Reproduksi Pria
5 (100%) 1 vote

 Sumber gambar: halodoc.com

Kesehatan Reproduksi

Menjaga kesehatan reproduksi tidak hanya berlaku pada wanita saja. Meskipun yang mengalami kehamilan dan menghasilkan keturunan adalah wanita, namun jelas semua itu karena juga adanya kontribusi pria. Kehamilan seorang wanita dapat terjadi karena kesuburan pria dan juga wanita itu sendiri.

Kesehatan Reproduksi Pria

Oleh sebab itu, menjadi keharusan juga untuk pria agar menjaga kesehatan reproduksinya sejak dini. Karena ada banyak faktor yang mempengaruhi kesuburan pria. Mulai dari gaya hidupnya, kemudian faktor lingkungan sampai dengan keadaan medis tertentu. Teruntuk para remaja, jika sejak dini kamu dapat menjaga kesehatan reproduksimu, resiko ganggungan kesuburan di kemudian hari dapat kamu hindai Boys.

Mulailai dari hal-hal kecil. Berikut ini beberapa tips menjaga kesehatan reproduksi pada pria:

  1. Hindari merokok dan minum minuman beralkohol

Rokok adalah sumber banyak penyakit serius, tak terkecuali penyakit yang berkaitan dengan organ reproduksi. Merokok dan minum minuman beralkohol hanya akan meningkatkan resiko penurunan produksi sperma maupun kualitasnya. Sehingga akan berakibat menurunnya tingkat kesuburan juga dan tentu hal itu erat kaitannya dengan sulitnya mendapatkan keturunan. Jadi, hindari betul sejak dini kebiasaan merokok serta minum minuman beralkohol.

  1. Jaga berat badan tetap ideal

Obesitas alias berat badan berlebih juga bisa menurunkan tingkat kesuburan pria, pun sebaliknya. Hal tersebut dikarenakan status gizi yang tidak ideal dalam tubuh pria akan mempengaruhi kualitas sperma, jadi tingkat kesuburannya. Jadi, jaga berat badan agar tetap ideal dengan cara konsumsi makanan sehat bergizi seimbang. Selain itu juga lengkapi dengan olahraga teratur.

READ  Besaran, Satuan, dan Dimensi dalam Ilmu Pengukuran Fisika
  1. Jaga testis agar selalu dalam keadaan sejuk

Kuantitas sperma bisa ditentukan dari suhu testis. Suhu terbaik untuk produksi sperma yang optimal adalah kurang lebih 34,5 derajat Celcius atau lebih rindah dibandingkan dengan anggota tubuh lainnya yang berada kurang lebih pada suhu 37 derajat Celcius. Untuk menjaga suhu testis supaya dalam keadaan selalu sejuk bisa dilakukan dengan cara membatasi mandi dengan air hangat, pakailah celana dalam yang nyaman dan tidak terlalu ketat. Kemudian apabila pekerjaan mengharuskan untuk banyak duduk maka seringlah untuk mengambil jeda sejenak hanya untuk berdiri dan berjalan ke tempat lain. Atau jika bekerja pada area yang suhunya cukup panas, ambil jeda beberapa waktu untuk berada di tempat yang sejuk.

  1. Khitan

Khitan atau sunat adalah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan alat reproduksi. Kulit penis dapat menjadi sarang bakteri. Bahkan ada setidaknya 42 jenis bakteri yang bisa berkembang biak pada kulit penis. Cara untuk menghindari perkembangbiakan bakteri tersebut, khitan adalah solusinya. Pasalnya, lipatan kulup pada penit yang tidak disunat punya resiko jadi tempat berkembang biaknya bakteri. Beberapa penelitian membuktikan bahwa bakteri pada organ reproduksi pria yang sudah disunat lebih sedikit ketimbang yang tidak disunat. Sunat juga dapat meminimialisir resiko penyakit reproduksi pria yang serius seperti HIV, kanker penis, infeksi saluran kencing sampai dengan infeksi HPV. Bahkan World Health Organization alias WHO merekomendasikan sunat menjadi satu langkah untuk mencegah terjadinya HIV.